Liputan6.com, Jakarta Cara menyimpan cabe biar awet di kulkas sebenarnya tidak sulit, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar cabai tetap segar lebih lama. Kondisi cabai perlu dijaga tetap kering, sementara penyimpanan dalam wadah yang tepat membantu melindunginya dari kelembapan berlebih yang dapat memicu pembusukan.
Jika disimpan dengan benar, cabai dapat bertahan selama berhari-hari hingga beberapa minggu di dalam kulkas. Selain membuat stok bumbu tetap siap digunakan, cara ini juga membantu mengurangi bahan makanan yang terbuang karena cabai cepat keriput, lembek, atau berjamur.
Mengacu pada pedoman USDA FoodKeeper, cabai utuh yang disimpan di laci sayur kulkas umumnya dapat bertahan sekitar 10 hingga 14 hari. Masa simpannya dapat lebih optimal jika cabai dalam kondisi kering dan terlindung dari kelembapan berlebih.
Advertisement
Kondisi penyimpanan yang kurang tepat justru dapat membuat cabe cepat keriput. Berikut cara menyimpan cabai di kulkas yang dirangkum Liputan6.com.
Cara Menyimpan Cabe Biar Awet di Kulkas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317079/original/061398400_1786002566-7.jpg)
Menyimpan cabe di lemari pendingin menjadi salah satu cara praktis untuk menjaga stok tetap segar dan siap digunakan. Agar tidak cepat lembek, keriput, atau berjamur, kondisi cabe sebelum disimpan serta wadah dan lokasi penyimpanannya perlu diperhatikan. Berikut cara menyimpan cabe biar awet di kulkas yang dapat dilakukan langkah demi langkah.
-
Pilih Cabe yang Segar dan Mulus: Mulailah dengan memilih cabe yang kondisinya masih prima. Pilih cabe dengan warna cerah, kulit mengilap, dan tekstur yang terasa padat ketika ditekan. Hindari cabe yang memiliki bercak hitam, kulit rusak, atau bagian yang sudah lembek. Tangkai yang masih hijau dan melekat kuat juga dapat menjadi salah satu tanda kesegaran. Tahap memilih cabai berkualitas penting karena cabe yang sejak awal sudah rusak akan lebih cepat mengalami penurunan kualitas saat disimpan.
-
Jangan Dicuci Dahulu: Sebaiknya jangan mencuci cabe sebelum disimpan karena air yang tertinggal di permukaan dapat meningkatkan kelembapan dan mempercepat pertumbuhan jamur. Jika terdapat kotoran, bersihkan permukaannya secara perlahan menggunakan tisu atau kain kering. Cabe dapat dicuci sesaat sebelum digunakan. Sarah Cooper, koki sekaligus pemilik The Carolina Chef, dikutip dari Southern Living menyatakan bahwa kelembapan dapat membuat cabai lebih cepat busuk.
-
Lepaskan Tangkai Cabe: Setelah memastikan cabe bersih dan kering, lepaskan bagian tangkainya sebelum disimpan. Langkah ini dapat membantu mengurangi bagian yang berpotensi menjadi tempat awal kerusakan, terutama jika tangkai sudah mulai layu atau rusak. Cara tersebut juga disebut dalam tips menyimpan cabai di kulkas agar kesegaran cabe lebih terjaga.
-
Pastikan Cabe Benar-benar Kering: Periksa kembali seluruh permukaan cabe sebelum memasukkannya ke wadah. Jika masih terdapat embun atau sisa air, keringkan dengan tisu dapur atau kain bersih. Cabe yang disimpan dalam kondisi kering akan lebih terlindung dari kelembapan berlebih selama berada di dalam kulkas.
-
Gunakan Wadah Beralas Tisu: Masukkan cabe ke dalam wadah tertutup atau kantong ziplock yang bersih dan kering. Lapisi bagian dasar wadah dengan tisu dapur untuk membantu menyerap kelembapan yang mungkin muncul selama penyimpanan. Jangan menjejalkan terlalu banyak cabe dalam satu wadah agar tidak mudah tertekan dan tetap memiliki ruang yang cukup. Jika menggunakan ziplock, keluarkan udara berlebih sebelum menutupnya.
-
Selipkan Bawang Putih: Beberapa metode penyimpanan rumahan juga menggunakan satu siung bawang putih kupas di antara cabe. Cara ini dipercaya membantu menjaga kondisi cabe selama penyimpanan, meski yang paling penting tetap memastikan cabe dan wadah berada dalam kondisi kering. Prinsip menjaga kelembapan tersebut sejalan dengan cara menyimpan bawang putih agar kualitas bumbu tetap terjaga.
-
Simpan di Laci Sayur (Crisper): Setelah wadah tertutup rapat, letakkan cabe di laci sayur atau crisper drawer. Area ini dirancang untuk menyimpan buah dan sayuran sehingga lebih sesuai dibandingkan pintu kulkas yang suhunya cenderung lebih sering berubah. Manfaatkan laci khusus sayuran dan hindari menempatkan cabe terlalu dekat dengan bagian kulkas yang berpotensi membuatnya membeku. Maddy Rotman, Kepala Keberlanjutan Imperfect Foods, dikutip dari AOL menjelaskan bahwa kelembapan berperan penting dalam menjaga kerenyahan cabai, tetapi terlalu banyak air justru dapat mempercepat penurunan kualitas.
Sebagaimana dikutip dari Chili Pepper Madness, cabe dapat disimpan pada suhu sekitar 4 hingga 7 derajat Celsius dan bertahan hingga dua atau tiga minggu, meski daya tahannya dapat berbeda berdasarkan jenis dan kondisi cabe. Cabe dengan daging yang lebih tebal cenderung lebih tahan dibandingkan jenis yang berdinding tipis.
Advertisement
Cara Menyimpan Cabe di Freezer agar Awet Berbulan-bulan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481638/original/044810300_1769140425-unnamed__14_.jpg)
Selain disimpan di laci sayur, freezer dapat dimanfaatkan untuk menyimpan cabe dalam jumlah lebih banyak dan jangka waktu lebih panjang. Pembekuan cocok bagi yang ingin memiliki stok cabe siap pakai tanpa harus sering membeli. Meski teksturnya akan berubah setelah dicairkan, cabe beku tetap praktis digunakan untuk berbagai masakan, terutama tumisan, sambal, dan olahan yang dimasak kembali.
-
Cuci lalu Keringkan Total: Berbeda dengan penyimpanan di laci sayur, cabe yang akan dibekukan boleh dicuci terlebih dahulu. Setelah itu, keringkan dengan tisu dapur atau kain bersih hingga tidak ada air yang tersisa di permukaannya. Cabe yang terlalu basah dapat saling menempel dan membentuk gumpalan ketika membeku, sehingga lebih sulit mengambilnya sesuai kebutuhan.
-
Buang Tangkai dan Potong Sesuai Kebutuhan: Lepaskan tangkai, kemudian tentukan apakah cabe akan dibekukan dalam kondisi utuh, dibelah, atau diiris. Jika biasanya digunakan untuk sambal atau tumisan, memotongnya terlebih dahulu dapat membuat proses memasak menjadi lebih praktis. Sebaliknya, cabe dapat dibiarkan utuh jika ingin mempertahankan bentuknya selama penyimpanan.
-
Bekukan Satu Lapis di Loyang: Untuk mencegah potongan cabe menyatu, susun dalam satu lapisan di atas loyang atau nampan yang bersih. Pastikan potongan tidak saling bertumpuk, kemudian masukkan ke freezer hingga membeku dan cukup padat. Ann Ziata, sommelier sekaligus mantan koki di Institute of Culinary Education, dikutip dari AOL merekomendasikan penyusunan cabai dalam satu lapisan sebelum dibekukan hingga padat.
-
Pindahkan ke Kantong Kedap Udara: Setelah cabe membeku, pindahkan ke kantong khusus freezer atau wadah kedap udara. Keluarkan udara sebanyak mungkin sebelum kantong ditutup untuk membantu mengurangi risiko freezer burn, yaitu perubahan kualitas pada makanan akibat paparan udara selama pembekuan. Dilansir dari MasterClass, cabe dapat dibekukan dalam kondisi utuh maupun teriris dan dapat bertahan sekitar enam bulan dalam penyimpanan yang tepat.
-
Beri Label Tanggal: Jangan lupa mencantumkan tanggal saat cabe mulai dibekukan. Catatan sederhana ini membantu mengatur stok sehingga cabe yang lebih dahulu disimpan dapat digunakan terlebih dahulu. Merujuk Saveur, berbagai jenis cabe dapat dibekukan hingga sekitar satu tahun dengan rasa dan tingkat kepedasan yang tetap terjaga, meski teksturnya cenderung menjadi lebih lunak setelah dicairkan.
-
Olah Langsung dari Kondisi Beku: Cabe beku tidak harus dicairkan sepenuhnya sebelum dimasak. Keluarkan secukupnya dari freezer, kemudian langsung masukkan ke masakan yang sedang dipanaskan. Cara ini membantu mengurangi waktu cabe berada pada suhu ruang dan cocok untuk berbagai hidangan seperti tumisan atau sambal.
Berdasarkan panduan PepperGeek, penggunaan vacuum sealer dapat membantu memperpanjang masa simpan karena udara dikeluarkan dari kemasan sehingga risiko freezer burn dapat diminimalkan.[4]https://peppergeek.com/preserving-chillies/ Jika tidak ingin seluruh stok dibekukan, sebagian cabe juga dapat diolah terlebih dahulu menjadi cabai giling, diawetkan dengan cara mengeringkan cabai, atau disimpan sebagai cabai kering dalam toples kedap udara.
Kesalahan yang Bikin Cabe Cepat Busuk di Kulkas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3580165/original/072892200_1632314606-chile-3362389_640.jpg)
Sudah disimpan di kulkas bukan berarti cabe otomatis akan tahan lama. Kesalahan kecil, seperti memasukkan cabe dalam keadaan basah atau menumpuknya terlalu padat, justru dapat mempercepat kerusakan. Karena itu, memahami hal-hal yang sebaiknya dihindari akan membuat cara menyimpan cabe biar awet di kulkas menjadi lebih efektif.
Cabe membutuhkan kondisi penyimpanan yang sejuk dan kelembapan yang sesuai agar kualitasnya tetap terjaga. Salah satu sumber menyebutkan bahwa cabe cenderung bertahan lebih baik pada kelembapan relatif sekitar 90 hingga 95 persen di suhu yang stabil.[5]https://plantlyze.com/blog/pepper-storage-tips Pengaturan wadah dan lokasi penyimpanan pun menjadi penting, sejalan dengan tips menyimpan sayuran di kulkas pada umumnya.
-
Menyimpan dalam Keadaan Basah: Sisa air pada permukaan cabe dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur. Karena itu, pastikan cabe benar-benar kering sebelum dimasukkan ke wadah penyimpanan.
-
Membiarkan Tangkai Menempel: Tangkai yang mulai rusak dapat menjadi salah satu bagian pertama yang mengalami pembusukan. Jika kondisinya sudah tidak baik, kerusakan tersebut dapat memengaruhi cabe di sekitarnya. Lepaskan tangkai dan singkirkan cabe yang sudah menunjukkan tanda kerusakan sebelum disimpan.
-
Menjejalkan Terlalu Padat: Hindari memasukkan terlalu banyak cabe ke dalam satu wadah atau kantong. Tumpukan yang terlalu rapat dapat membuat sirkulasi udara buruk dan kelembapan terperangkap di antara cabe, sehingga permukaannya lebih mudah lembap dan berjamur.
-
Menaruh di Pintu Kulkas: Pintu kulkas mengalami perubahan suhu lebih sering karena terus terbuka dan tertutup. Kondisi tersebut kurang ideal untuk menyimpan cabe dalam waktu lama. Sebaiknya letakkan cabe di laci sayur agar berada di lingkungan yang lebih stabil.
-
Meletakkan di Titik Paling Dingin: Bagian tertentu di dalam kulkas, terutama area yang berdekatan dengan saluran udara dingin, dapat memiliki suhu terlalu rendah. Cabe yang sampai membeku kemudian mencair akan mengalami perubahan tekstur dan cenderung menjadi lebih lembek. Karena itu, pilih lokasi penyimpanan yang dingin tetapi tidak membuat cabe membeku.
-
Malas Mengecek Berkala: Stok cabe sebaiknya diperiksa secara berkala, terutama jika disimpan dalam jumlah banyak. Segera pisahkan cabe yang mulai lembek, berubah warna, atau memiliki bercak agar kerusakan tidak meluas ke cabe lainnya. Susan McLaughlin dari Baloian Farms, dikutip dari Simply Recipes, menyatakan bahwa paprika mulai melewati masa segarnya ketika muncul bercak cokelat yang lunak atau keriput.
Jika ruang kulkas sedang penuh, cabe masih dapat disimpan menggunakan metode lain. Salah satunya adalah menyimpan cabai di suhu ruang dengan perlakuan yang tepat, termasuk menggunakan bungkus kertas. Pilihan lainnya adalah menerapkan trik menyimpan cabai tanpa freezer jika ingin menghindari pembekuan.
Dengan penyimpanan yang tepat, stok cabe dapat tetap tersedia untuk membuat sambal favorit maupun aneka sambal ulek tanpa harus sering membeli ulang. Selain menjadi bumbu yang memperkaya rasa masakan, cabe juga mengandung sejumlah nutrisi sehingga manfaat cabe untuk kesehatan turut menjadi alasan untuk menjaga bahan ini tetap dalam kondisi baik. Crystal Higgins, ahli diet terdaftar, dikutip dari Better Homes and Gardens menyebut jalapeno sebagai bahan yang rendah kalori dan mengandung vitamin C.
Baca juga: tips menikmati makanan pedas tanpa sakit perut dan manfaat cabai rawit untuk tubuh.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menyimpan Cabe di Kulkas
Apakah cabe perlu dicuci sebelum dimasukkan ke kulkas?
Tidak perlu. Mencuci cabe sebelum disimpan justru menambah kelembapan yang memicu jamur dan pembusukan. Cukup lap dengan tisu atau kain kering, lalu cuci hanya ketika cabe akan dimasak.
Berapa lama cabe bisa awet disimpan di kulkas?
Cabe utuh yang kering dan tersimpan rapi di laci sayur umumnya bertahan sekitar 1 hingga 2 minggu, bahkan bisa lebih lama untuk jenis berdaging tebal. Jika dibekukan di freezer, cabe dapat awet hingga beberapa bulan.
Kenapa cabe tetap cepat busuk meski sudah disimpan di kulkas?
Penyebab tersering adalah cabe disimpan dalam keadaan basah, tangkai masih menempel, wadah terlalu penuh, atau diletakkan di pintu kulkas yang suhunya berubah-ubah. Memperbaiki hal-hal kecil ini membuat cabe jauh lebih tahan lama.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326567/original/092602700_1787027929-Screenshot_2026-08-18_110108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769280/original/060584600_1710211493-cek_fakta_tahanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480336/original/073221300_1769054250-Untitled_design__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362178/original/002711000_1790760139-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353870/original/053408100_1789981297-2DMz9tMB8VLYd77xeqInvf7llJuAPTI0OKQPxSHH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362030/original/039094500_1790755989-0b3f5ac1-8c9d-4aef-acde-650a4d374dcf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361835/original/009550900_1790749606-The_Sleeping_Tiger_Optical_Illusion.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361558/original/050372800_1790738130-Gemini_Generated_Image_i92c6ti92c6ti92c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361507/original/019299800_1790735415-c115b6c4-f0ac-41bb-854f-df499f4755f9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361122/original/072768100_1790677028-4056__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360092/original/062765500_1790589594-pexels-julio-lopez-75309646-18780712.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359266/original/071655900_1790493554-hl2.jpg)