Liputan6.com, Jakarta - Bau kencing kucing yang menyengat bisa bikin seisi rumah tidak nyaman, apalagi kalau sumbernya sulit ditemukan. Untungnya, ada cara menghilangkan bau kencing kucing di rumah yang terbukti ampuh dan bisa dipraktikkan sendiri tanpa perlu memanggil jasa pembersih profesional setiap kali kejadian.
Menurut Carolyn Forté, mantan direktur eksekutif Good Housekeeping Institute Cleaning Lab, kunci utamanya ada pada pembersih berbasis enzim. Produk jenis ini tidak sekadar menghilangkan noda, tetapi juga memecah senyawa organik dalam urine sehingga baunya benar-benar hilang, bukan cuma tertutup wewangian sesaat. Ini penting sebab jika kucing masih bisa mencium sisa bau di suatu titik, ia cenderung kembali buang air di tempat yang sama.
Setelah masalah bau teratasi, ada baiknya juga mencari tahu penyebab kucing buang air sembarangan, mulai dari kondisi medis, kotak pasir yang kotor atau sulit diakses, jenis pasir baru yang tidak disukai, hingga stres. Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tujuh cara menghilangkan bau kencing kucing di rumah dari berbagai permukaan, Kamis (17/9/2026).
Advertisement
1. Karpet dan Permadani
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350620/original/016958600_1789625129-a18a385d-879f-4948-8501-fcea0e5a15d5.jpg)
Sebelum membersihkan, serap dulu cairan kencing sebanyak mungkin memakai tisu atau kain menggunakan gerakan menyerap, bukan mengusap, karena mengusap justru bisa mendorong noda menyebar lebih luas ke serat karpet.
Semprotkan pembersih berbasis enzim seperti Bissell Pet Stain & Odor Remover hingga area yang kotor benar-benar basah merata. Produk sejenis ini juga efektif untuk noda dan bau dari muntahan, feses, maupun darah, jadi bisa jadi andalan multifungsi di rumah dengan hewan peliharaan.
Tepuk-tepuk area tersebut dengan kain lembap dan bersih untuk mengangkat sisa noda semaksimal mungkin. Tutup bagian yang dibersihkan dengan handuk lembap, lalu biarkan meresap hingga 12 jam agar enzim bekerja tuntas sampai ke akar noda.
Advertisement
2. Furnitur Berlapis Kain atau Sofa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350621/original/033678500_1789625129-4bc2b1b2-ce72-4c17-b01b-d24e12095a77.jpg)
Jika sarung bantal atau jok sofa bisa dilepas, segera cuci di mesin cuci atau bawa ke dry cleaner secepatnya. Semakin lama noda dibiarkan menempel, semakin sulit bau tersebut hilang sepenuhnya dari kain.
Untuk noda yang sudah meresap ke busa sofa dan tidak bisa dilepas sarungnya, gunakan pembersih berbasis enzim dengan langkah yang sama seperti pada karpet, yaitu serap, semprot, tepuk, lalu tutup dengan kain lembap dan biarkan meresap beberapa jam.
Kalau bau masih membandel setelah dicoba sendiri, pertimbangkan memanggil jasa pembersih profesional untuk membersihkan bantal dan jok sofa secara mendalam agar aroma tidak terus tersisa di dalam busa.
3. Lantai Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350622/original/050209700_1789625129-16a3db41-64b9-4cc8-ad5b-10cb8f64bfd7.jpg)
Lantai kayu yang sudah dilapisi sealant relatif lebih mudah ditangani. Cukup serap urine dengan tisu, lalu bersihkan permukaannya memakai pembersih lantai kayu favorit untuk mengangkat sisa bau dan kotoran.
Segera bersihkan area yang terkena karena kayu bersifat menyerap. Semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko urine meresap ke pori-pori kayu dan meninggalkan bau yang lebih sulit dihilangkan hanya dengan lap permukaan.
Jika muncul noda gelap atau perubahan warna pada kayu, itu tandanya urine sudah meresap cukup dalam. Pada kondisi ini, sebaiknya panggil profesional karena mungkin perlu proses pengamplasan dan finishing ulang.
Advertisement
4. Lantai Keramik dan Nat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350623/original/057378300_1789625129-9293f62b-ff71-410e-ba95-0b027ddc3a30.jpg)
Selama urine belum merembes ke sela-sela nat, cukup lap bersih dengan tisu lalu bersihkan permukaan keramik memakai pembersih multipermukaan biasa. Keramik yang berglasir umumnya tidak menyerap cairan sehingga lebih mudah dibersihkan tuntas.
Jika keramik tidak berglasir atau cairan sudah merembes ke nat, gunakan pembersih penghilang noda membandel untuk mengangkat perubahan warna yang muncul di permukaan maupun garis nat.
Untuk bau yang meresap ke nat, buat pasta kental dari campuran air dan soda kue, oleskan ke nat, lalu bersihkan setelah kering. Semprotkan disinfektan setelahnya agar area tersebut benar-benar bersih dan bebas bakteri.
5. Kasur dan Tempat Tidur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350624/original/065113300_1789625129-d13de258-e6a0-4002-9d59-ff0baead81b4.jpg)
Segera serap urine di kasur dengan tisu atau kain bersih sebanyak mungkin, tekan dengan lembut tanpa menggosok agar cairan tidak semakin terdorong masuk ke dalam busa kasur.
Merujuk panduan Tom's Guide, taburkan soda kue secukupnya di area yang basah karena bahan ini efektif menarik sisa kelembapan sekaligus menetralkan bau amonia yang khas dari kencing kucing. Biarkan meresap selama beberapa jam sebelum divakum bersih.
Setelah soda kue diangkat dengan penyedot debu, aplikasikan pembersih berbasis enzim pada area tersebut dan biarkan kasur mengering dengan sendirinya. Jika bau masih tercium setelah kering, ulangi proses ini sekali lagi hingga tuntas.
Advertisement
6. Pakaian dan Kain yang Bisa Dicuci
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350625/original/074663500_1789625129-ebc5272f-2d98-4598-87fd-4fe92e329f29.jpg)
Untuk pakaian, selimut, atau kain lain yang terkena kencing kucing, bilas dulu area yang kotor dengan air dingin sebelum dimasukkan ke mesin cuci agar sisa urine tidak makin menempel pada serat kain.
Seperti disarankan PetMD, cuci seperti biasa menggunakan deterjen, lalu tambahkan satu cup soda kue atau seperempat cup cuka putih ke dalam putaran cuci untuk membantu menetralkan bau yang tersisa di serat kain.
Jika bau masih tercium setelah dicuci, tambahkan pembersih berbasis enzim dan ulangi siklus cuci sekali lagi. Sebaiknya angin-anginkan pakaian daripada langsung memakai pengering, karena panas berisiko mengunci bau sebelum benar-benar hilang.
7. Menemukan Sumber Bau Tersembunyi dengan Lampu UV
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350626/original/083085200_1789625129-0428caab-7b04-42c9-9726-20c9a79a2fba.jpg)
Kadang bau kencing kucing tercium jelas, tetapi sumbernya sulit ditemukan karena noda sudah mengering dan tidak terlihat mata telanjang. Di sinilah lampu UV atau blacklight jadi alat bantu yang sangat berguna, seperti dijelaskan dalam panduan Coohom.
Matikan seluruh lampu ruangan hingga benar-benar gelap, lalu sorotkan lampu UV dari jarak sekitar 30-90 sentimeter ke permukaan karpet, dinding, baseboard, hingga sudut-sudut furnitur secara perlahan dan menyeluruh.
Noda kencing kucing akan berpendar kekuningan atau kehijauan di bawah sinar UV, termasuk noda lama yang sudah kering meski pendarnya cenderung lebih redup. Tandai setiap titik yang berpendar saat itu juga agar tidak lupa lokasinya sebelum lampu dinyalakan kembali.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Bau Kencing Kucing
1. Kenapa bau kencing kucing susah hilang meski sudah dilap?
Karena urine kucing mengandung kristal yang meresap dalam ke serat atau pori permukaan, sehingga lap biasa hanya membersihkan permukaan tanpa mengangkat sumber bau sepenuhnya.
2. Kenapa pembersih berbasis enzim lebih disarankan daripada pembersih biasa?
Enzim memecah senyawa organik dalam urine hingga tuntas, bukan hanya menutup baunya, sehingga kucing tidak lagi mencium jejak bau dan kembali buang air di tempat yang sama.
3. Bolehkah mencampur cuka putih dan soda kue untuk membersihkan bau kencing kucing?
Boleh digunakan berurutan, misalnya soda kue untuk menyerap bau lalu enzim cleaner untuk menuntaskan sisa noda, tapi hasilnya tetap paling maksimal jika mengandalkan pembersih enzim sebagai penutup.
4. Bagaimana cara menemukan sumber bau kencing kucing yang tersembunyi?
Gunakan lampu UV atau blacklight di ruangan gelap, sorotkan ke karpet, dinding, dan sudut furnitur karena noda urine akan berpendar kekuningan atau kehijauan di bawah cahaya tersebut.
5. Apakah kencing kucing yang sering berulang di tempat sama menandakan masalah lain?
Bisa jadi. Kucing yang terus buang air di luar kotak pasir perlu dicek kemungkinan penyebabnya, mulai dari kondisi medis, kotak pasir kotor atau sulit diakses, hingga stres.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486475/original/028327500_1769588134-unnamed__62_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497790/original/065509600_1770689311-Pipis_Kucing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500552/original/030485400_1770870011-3d20d4da-d7de-4e5a-a644-e755cae6fa08.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350458/original/073805300_1789617127-4a0eb575-baca-4a29-8440-535b1f47e6ee.jpeg)