Cara Mengurangi Kelembapan pada Garam Pakai Beras, Praktis agar Tidak Mudah Menggumpal

Cara mengurangi kelembapan pada garam pakai beras ternyata cukup sederhana. Simak cara menggunakannya agar garam tetap kering dan tidak mudah menggumpal.

Diterbitkan 22 Agustus 2026, 09:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Garam yang disimpan terlalu lama di dapur terkadang berubah menjadi lembap dan menggumpal. Kondisi ini cukup mengganggu, terutama ketika garam sulit dituang atau harus dihancurkan terlebih dahulu sebelum digunakan.

Nah, cara mengurangi kelembapan pada garam pakai beras ini layak dicoba. Beras dapat membantu menyerap sebagian kelembapan di dalam wadah sehingga garam lebih terjaga kekeringannya.

Cara mengurangi kelembapan pada garam pakai beras ini juga cukup praktis karena bahan yang digunakan biasanya sudah tersedia di dapur.

Mengapa Beras Bisa Membantu Menjaga Garam Tetap Kering?

Beras kering dapat menyerap sebagian kelembapan dari lingkungan di sekitarnya. Karena itu, beberapa orang memanfaatkannya untuk membantu menjaga bahan dapur seperti garam tetap kering.

Namun, beras bukanlah penyerap kelembapan yang bekerja secepat atau sekuat bahan pengering khusus. Cara ini lebih tepat digunakan sebagai langkah sederhana untuk membantu mengurangi kelembapan, bukan untuk mengeringkan garam yang sudah sangat basah.

Cara Mengurangi Kelembapan pada Garam Pakai Beras

Caranya cukup mudah. Berikut langkah yang bisa dilakukan:

1. Siapkan beras kering

Ambil sedikit beras putih yang masih kering. Tidak perlu terlalu banyak karena fungsinya hanya membantu menyerap kelembapan di dalam wadah garam.

Pastikan beras dalam kondisi bersih dan benar-benar kering.

2. Masukkan beras ke dalam wadah garam

Masukkan beberapa butir atau sedikit beras ke dalam wadah penyimpanan garam.

Jika menggunakan tempat garam berlubang, beras bisa berisiko ikut keluar. Karena itu, lebih baik menggunakan wadah dengan lubang yang tidak terlalu besar atau tempatkan beras dengan cara yang tidak mengganggu keluarnya garam.

3. Simpan garam dalam wadah tertutup

Setelah beras dimasukkan, tutup wadah dengan rapat. Wadah yang tertutup membantu membatasi masuknya udara lembap dari luar.

Sebaiknya garam juga disimpan di tempat yang kering dan jauh dari sumber uap air, seperti area tepat di samping kompor atau dekat tempat mencuci piring.

4. Periksa kondisi garam secara berkala

Jika garam mulai menggumpal lagi, periksa apakah wadahnya lembap atau ada air yang masuk. Beras juga dapat diganti jika sudah terasa lembap.

Jangan menggunakan beras yang sudah terkena air atau menunjukkan tanda kerusakan.

Apakah Beras Bisa Membuat Garam yang Sudah Menggumpal Kembali Kering?

Beras dapat membantu menyerap sebagian kelembapan, tetapi tidak selalu bisa mengembalikan garam yang sudah sangat menggumpal menjadi kering seperti semula.

Jika garam hanya sedikit menggumpal karena kelembapan, penyimpanan bersama beras kering dapat membantu mencegah kondisinya semakin parah. Namun, jika garam sudah terkena air secara langsung, sebaiknya jangan hanya mengandalkan beras.

Tips Agar Garam Tidak Mudah Lembap

Selain menggunakan beras, beberapa kebiasaan sederhana juga bisa membantu menjaga garam tetap kering.

  • Gunakan wadah garam yang memiliki tutup rapat.
  • Jangan mengambil garam menggunakan sendok yang basah.
  • Hindari menyimpan garam di dekat uap air dari panci atau ketel.
  • Pastikan tangan dan peralatan yang digunakan dalam kondisi kering.
  • Jangan mengisi wadah terlalu penuh agar mudah dibersihkan.
  • Bersihkan wadah secara berkala jika bagian dalamnya mulai lembap.

Cara-cara tersebut penting karena kelembapan pada garam tidak hanya berasal dari udara, tetapi juga bisa masuk melalui sendok, tangan, atau lingkungan penyimpanan.

Pertanyaan Seputar Garam dan Beras

1. Berapa banyak beras yang harus dimasukkan ke dalam garam?

Tidak ada takaran wajib. Untuk wadah garam rumahan berukuran kecil, cukup gunakan sedikit beras kering. Tujuannya bukan memenuhi wadah dengan beras, melainkan membantu mengurangi kelembapan.

2. Apakah beras harus disangrai terlebih dahulu?

Tidak harus. Beras kering biasa sudah dapat digunakan. Yang terpenting, beras dalam kondisi bersih dan tidak lembap sebelum dimasukkan ke dalam wadah garam.

3. Kapan beras di dalam wadah garam harus diganti?

Ganti jika beras mulai terasa lembap, kotor, atau sudah lama berada di dalam wadah. Saat menggantinya, pastikan wadah garam juga dalam kondisi bersih dan kering sebelum diisi kembali.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6