Liputan6.com, Jakarta - Rambut keriting dan ikal memiliki pola yang khas dengan lekukan dari akar hingga ujung, sehingga minyak alami dari kulit kepala lebih sulit menyebar secara merata. Kondisi ini membuat bagian tengah hingga ujung rambut lebih mudah terasa kering dan membutuhkan perawatan khusus. Karena itu, cara melembapkan rambut keriting dan ikal penting diketahui agar rambut tetap lembut dan mudah diatur.
Menjaga kelembapan rambut tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan setelah keramas. Pemilihan sampo dan kondisioner, penggunaan leave-in conditioner, hingga cara menata rambut juga dapat memengaruhi kadar kelembapannya.
Perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga rambut tetap terhidrasi sekaligus mempertahankan bentuk ikalnya. Lantas bagaimana cara melembabkan rambut keriting dan ikal? Simak cara lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (19/8/2026).
Advertisement
1. Gunakan Sampo dan Kondisioner yang Melembapkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303252/original/041779400_1754052555-pexels-karolina-grabowska-5241044.jpg)
Pemilihan produk pembersih menjadi langkah awal untuk menjaga rambut tetap terhidrasi. Gunakan sampo dan kondisioner yang diformulasikan untuk rambut kering atau bertekstur agar proses mencuci tidak membuat rambut terasa semakin kasar. Jika terdapat banyak penumpukan produk, sampo klarifikasi dapat digunakan sesekali sebelum dilanjutkan dengan sampo yang memberikan kelembapan.
Kondisioner juga sebaiknya tidak dilewatkan setelah keramas. Untuk rambut yang sangat kering, perawatan kondisioner mendalam dapat dilakukan secara berkala, misalnya seminggu sekali. Diamkan sesuai petunjuk pada produk sebelum membilasnya agar rambut mendapatkan perawatan secara optimal.
Advertisement
2. Tambahkan Leave-In Conditioner
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328078/original/038728200_1787134647-12417514235812545590.jpg)
Setelah keramas dan menggunakan kondisioner, rambut keriting dapat diberi produk leave-in conditioner. Produk ini tidak perlu dibilas dan dapat membantu menjaga rambut tetap lembut serta lebih mudah diatur hingga waktu keramas berikutnya.
Leave-in conditioner juga dapat membantu proses mengurai rambut yang kusut. Pilih tekstur yang sesuai dengan kondisi rambut agar tidak membuat helaian terasa berat. Untuk rambut yang mudah lepek, formula ringan dapat menjadi pilihan.
3. Perhatikan Kandungan Produk Perawatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328079/original/063394200_1787134647-8270910969285556395.jpeg)
Kandungan dalam produk rambut perlu diperhatikan, terutama jika rambut mudah kering. Bahan seperti gliserin dan madu dapat membantu menarik kelembapan, sedangkan minyak kelapa, argan, dan jojoba dapat membantu mempertahankan kelembapan pada batang rambut.
Shea butter dan cocoa butter juga dapat digunakan dalam produk perawatan rambut karena teksturnya membantu melapisi helaian rambut. Sementara itu, produk yang mengandung protein terhidrolisis dapat membantu memperkuat rambut yang mengalami kerusakan. Pilihan kandungan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing rambut.
Advertisement
4. Segarkan Rambut di Antara Waktu Keramas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437676/original/089163300_1765260409-rambut_jidat_lebar_perempuan_5.jpg)
Rambut keriting dan ikal tidak selalu harus dicuci ulang ketika mulai terlihat kering atau kehilangan bentuk. Rambut dapat disegarkan dengan curl refresh spray atau campuran leave-in conditioner dan air yang dimasukkan ke dalam botol semprot.
Semprotkan secukupnya pada rambut, terutama bagian yang mulai terasa kering, kemudian tata kembali ikalnya. Penyegaran dapat dilakukan sesuai kebutuhan, misalnya beberapa kali dalam seminggu. Serum pada bagian tengah hingga ujung rambut juga dapat digunakan, kemudian ditambahkan sedikit minyak rambut untuk membantu mempertahankan kelembapan.
5. Lindungi Rambut Saat Tidur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328080/original/087233400_1787134647-17515970359458192864.jpeg)
Gesekan dengan sarung bantal saat tidur dapat membuat rambut lebih mudah kusut dan kehilangan kelembapan. Karena itu, gunakan sarung bantal berbahan satin atau sutra sebagai salah satu cara mengurangi gesekan pada rambut dan membantu mempertahankan kelembutan helaian rambut sepanjang malam.
Rambut juga dapat dibungkus menggunakan silk scarf atau bonnet sebelum tidur. Perlindungan tersebut membantu menjaga bentuk ikal sekaligus mengurangi gesekan yang dapat membuat rambut terlihat lebih mengembang dan sulit diatur ketika bangun serta membantu menjaga rambut tetap rapi saat beraktivitas keesokan harinya.
Advertisement
6. Jaga Asupan Cairan dan Pola Hidup Seimbang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560532/original/034715400_1776672307-pexels-karola-g-6633296.jpg)
Perawatan rambut tidak hanya berkaitan dengan produk yang digunakan dari luar. Mencukupi kebutuhan cairan dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang turut mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kondisi rambut. Pastikan pola makan mencakup berbagai sumber vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat.
Kebiasaan lain seperti berolahraga secara rutin dan mengelola stres juga penting untuk menjaga kesehatan secara umum. Selain itu, penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi sebaiknya dibatasi karena panas berlebihan dapat membuat rambut semakin kering dan rentan mengalami kerusakan.
7. Rutin Memangkas Ujung Rambut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3134452/original/085576300_1590059560-maxresdefault__2_.jpg)
Ujung rambut yang sudah rusak atau bercabang tidak dapat kembali seperti semula hanya dengan menggunakan produk perawatan. Pemangkasan secara berkala dapat membantu menghilangkan bagian rambut yang sudah rusak sekaligus membuat tampilan rambut terlihat lebih rapi.
Frekuensi pemangkasan dapat disesuaikan dengan kondisi dan pertumbuhan rambut. Perhatikan bagian ujung yang mulai bercabang, terasa kasar, atau mudah kusut sebagai tanda bahwa rambut mungkin membutuhkan pemangkasan. Perawatan ini dapat dilakukan bersamaan dengan rutinitas pelembapan agar rambut tetap terawat.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Cara Melembapkan Rambut Keriting dan Ikal
1. Mengapa rambut keriting lebih mudah kering? Pola rambut yang berliku dapat membuat minyak alami dari kulit kepala lebih sulit menyebar hingga ke ujung rambut.
2. Berapa kali rambut keriting perlu dilembapkan? Sesuaikan dengan kondisi rambut. Rambut yang mudah kering dapat membutuhkan penyegaran beberapa kali dalam seminggu.
3. Apakah leave-in conditioner penting untuk rambut keriting? Leave-in conditioner dapat membantu menjaga kelembutan rambut dan membuatnya lebih mudah diatur.
4. Apakah rambut keriting boleh menggunakan minyak rambut? Boleh. Gunakan sedikit minyak pada bagian tengah hingga ujung rambut untuk membantu mempertahankan kelembapan.
5. Apakah penggunaan alat styling panas perlu dibatasi? Ya. Penggunaan panas berlebihan dapat membuat rambut kehilangan kelembapan dan lebih rentan mengalami kerusakan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5142953/original/013252700_1740479861-Rambut_Keriting.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327871/original/015475800_1787127473-137519.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328094/original/032192600_1787135414-Screenshot_2026-08-19_172602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291742/original/094526500_1783575979-Biarkan_Kucing_Memulai_Interaksi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328057/original/007930500_1787134438-cov_kand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327999/original/004268500_1787132572-2150359024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328026/original/073347700_1787133074-Sekat_Roster_dan_Tanaman_untuk_Dapur_Kecil.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299357/original/017920500_1753801576-sincerely-media-R_Vkw9YC_U8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572314/original/029317000_1777790454-Membumbui_Kebohongan_dengan_Detail_yang_Sangat_Rumit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326719/original/026703600_1787034636-01M09G3GP92FBGBYG8XV28ZM30.jpg)