Liputan6.com, Jakarta - Noda darah yang sudah mengering di pakaian memang lebih sulit dibersihkan dibandingkan noda yang masih baru. Namun, noda lama tidak selalu berarti pakaian harus dibuang. Dengan perlakuan yang tepat, sisa darah yang menempel pada serat kain masih bisa dikurangi atau dihilangkan.
Kunci utamanya adalah menghindari perlakuan yang justru membuat noda semakin menetap. Untuk noda darah kering, produk deterjen atau penghilang noda yang mengandung enzim dapat menjadi pilihan karena enzim tertentu, seperti protease, bekerja pada noda berbasis protein termasuk darah. Berikut penjelasan selengkapnya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (4/10).
1. Rendam Noda dengan Air dan Produk yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364913/original/036297000_1791084168-80894f2b-1b5f-46b9-b399-b3f6ca7be128.jpg)
Untuk noda darah yang sudah kering, langkah awal yang dapat dilakukan adalah melunakkan noda terlebih dahulu. American Cleaning Institute (ACI) merekomendasikan merendam atau melakukan pra-perawatan pada noda darah kering menggunakan air hangat bersama produk yang mengandung enzim, kemudian mencucinya.
Sebelum mulai, periksa label perawatan pakaian. Jenis bahan dan instruksi pencucian menentukan metode yang aman digunakan. Jika kain berwarna atau bahannya mudah rusak, lakukan pengujian terlebih dahulu pada bagian yang tidak terlihat untuk memastikan produk tidak menyebabkan perubahan warna.
Setelah noda melunak, jangan langsung menggosoknya dengan keras. Perlakuan kasar dapat membuat noda menyebar sekaligus berisiko merusak serat kain. Jika masih terdapat bagian darah yang menempel di permukaan, bersihkan secara perlahan sebelum pakaian dicuci.
Advertisement
2. Gunakan Deterjen yang Mengandung Enzim
Deterjen atau penghilang noda berbasis enzim dapat menjadi pilihan untuk menangani noda darah kering. Enzim protease secara khusus dapat membantu memecah noda berbasis protein, termasuk darah.
Caranya, aplikasikan produk sesuai petunjuk pada kemasan ke area yang terkena noda. Diamkan selama waktu yang dianjurkan agar bahan aktif bekerja sebelum pakaian dicuci. Jangan menambahkan bahan lain secara sembarangan karena setiap produk memiliki formulasi dan aturan penggunaan yang berbeda.
Untuk noda yang cukup lama, proses pra-perawatan mungkin perlu diulangi. ACI juga menyebut noda lama dapat merespons proses perendaman atau pra-perawatan menggunakan produk yang mengandung enzim sebelum pencucian.
3. Cuci Pakaian Setelah Noda Dilunakkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477118/original/079857800_1687421031-Cuci_Baju.jpg)
Setelah proses pra-perawatan selesai, cuci pakaian mengikuti petunjuk pada label. Pastikan seluruh sisa produk pembersih dan noda ikut terangkat selama pencucian.
Untuk noda darah, jangan buru-buru menggunakan air panas. ACI secara khusus menyarankan air dingin untuk noda darah yang masih baru karena air panas dapat membuat noda semakin menetap. Untuk noda yang sudah kering, ACI merekomendasikan pra-perawatan atau perendaman dengan air hangat dan produk yang mengandung enzim sebelum pencucian.
Setelah dicuci, periksa kembali bagian yang sebelumnya terkena darah. Jangan langsung memasukkan pakaian ke mesin pengering jika noda masih terlihat. Panas dari proses pengeringan dapat membuat noda semakin sulit dihilangkan.
Advertisement
4. Ulangi Proses Jika Noda Masih Terlihat
Noda darah yang telah lama menempel mungkin tidak hilang hanya dalam satu kali pencucian. Jika masih ada bekas kecokelatan atau kemerahan, lakukan kembali tahap pra-perawatan dan pencucian daripada langsung menggunakan metode yang lebih keras.
Produk pembersih berbasis enzim memang dapat membutuhkan waktu untuk bekerja. Anda perlu mengikuti petunjuk pada label produk dan melakukan pengulangan apabila noda masih membandel. Pengujian pada bagian kain yang tersembunyi juga dianjurkan untuk mengurangi risiko perubahan warna atau kerusakan bahan.
Setiap kali selesai mencuci, periksa noda sebelum pakaian dikeringkan. Jika noda belum hilang, ulangi proses tersebut. Jangan menganggap pakaian sudah bersih hanya karena noda terlihat lebih samar.
5. Hindari Menggosok Noda Terlalu Keras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364914/original/041067200_1791084168-a71aec9a-189e-4056-bccc-b56b44a301c2.jpg)
Menggosok noda secara agresif bukan pilihan terbaik untuk pakaian bernoda. Selain dapat menyebarkan noda ke area sekitarnya, gesekan berlebihan berpotensi merusak serat kain, terutama pada bahan yang tipis atau mudah berbulu.
Lakukan blot atau menekan area bernoda secara hati-hati daripada menggosoknya dengan keras. Pengujian produk pembersih pada area tersembunyi juga penting, terutama jika pakaian memiliki warna atau bahan yang sensitif.
Hindari pula mencampur berbagai bahan pembersih tanpa mengetahui kompatibilitasnya. Untuk pemutih, selalu periksa label pakaian dan petunjuk produk terlebih dahulu. Pemutih hanya boleh digunakan jika memang aman untuk jenis dan warna kain tersebut.
Advertisement
Cara Menghilangkan Noda Darah Kering pada Pakaian Berwarna
Pakaian berwarna membutuhkan perhatian lebih karena bahan pembersih tertentu dapat menyebabkan warna memudar. Sebelum menggunakan penghilang noda, lakukan uji pada bagian kain yang tidak terlihat.
Gunakan produk yang memang ditujukan untuk pakaian dan ikuti dosis serta waktu pemakaian pada label. Setelah proses pra-perawatan, cuci pakaian sesuai instruksi perawatannya. Jika noda belum hilang, ulangi proses daripada langsung menggunakan bahan pemutih yang berisiko mengubah warna.
Untuk pakaian dengan bahan khusus, mahal, memiliki hiasan, atau mencantumkan instruksi dry clean, sebaiknya jangan bereksperimen dengan bahan rumah tangga. Ikuti petunjuk pada label atau serahkan kepada jasa pencucian profesional jika diperlukan. Penting untuk mengikuti label perawatan sebagai acuan penting sebelum menentukan metode pencucian.
Cara Menghilangkan Noda Darah Kering pada Kasur atau Kain yang Tidak Bisa Dicuci
Jika noda darah terdapat pada permukaan yang tidak dapat langsung dimasukkan ke mesin cuci, penanganannya berbeda dengan pakaian. Hindari membasahi area secara berlebihan karena kelembapan yang tertinggal dapat menimbulkan masalah lain pada material.
Lakukan pengujian terlebih dahulu pada area yang tersembunyi. Gunakan produk pembersih yang sesuai dengan material dan ikuti petunjuk pemakaian. Untuk noda berbasis protein seperti darah, produk berbasis enzim dapat menjadi salah satu pilihan, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan permukaan yang akan dibersihkan.
Setelah proses pembersihan, pastikan area benar-benar kering. Jika material memiliki label perawatan khusus atau noda berada pada benda yang sulit dibersihkan sendiri, lebih aman mengikuti rekomendasi produsen atau meminta bantuan jasa profesional.
Advertisement
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
Beberapa kebiasaan saat mencuci justru dapat membuat proses menghilangkan noda menjadi lebih sulit. Hal yang sebaiknya diperhatikan antara lain:
- Jangan langsung menggunakan panas tinggi tanpa memperhatikan jenis noda dan petunjuk perawatan kain.
- Jangan mengeringkan pakaian ketika noda masih terlihat, karena proses pengeringan dapat membuat noda semakin menetap.
- Jangan menggosok terlalu keras, terutama pada kain tipis atau berwarna.
- Jangan menggunakan pemutih secara sembarangan, karena tidak semua kain aman terhadap pemutih.
- Jangan melewatkan uji coba produk, terutama pada pakaian berwarna atau bahan yang sensitif.
- Jangan mencampur bahan pembersih secara sembarangan tanpa mengetahui aturan penggunaannya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Noda Darah
Apakah noda darah yang sudah kering masih bisa dihilangkan?
Masih bisa dicoba. Noda lama memang lebih sulit dihilangkan, tetapi pra-perawatan atau perendaman menggunakan produk yang mengandung enzim dapat membantu sebelum pakaian dicuci.
Apakah noda darah boleh dicuci dengan air panas?
Untuk noda darah yang masih baru, ACI menyarankan air dingin karena air panas dapat membuat noda semakin menetap. Untuk noda yang sudah kering, ikuti metode pra-perawatan yang sesuai dengan jenis kain dan petunjuk produk.
Deterjen apa yang cocok untuk noda darah kering?
Deterjen atau penghilang noda yang mengandung enzim, khususnya protease, dapat membantu menangani noda berbasis protein seperti darah.
Bolehkah pakaian langsung dimasukkan ke mesin pengering setelah dicuci?
Sebaiknya periksa noda terlebih dahulu. Jika masih terlihat, jangan dikeringkan karena proses pengeringan dapat membuat noda semakin sulit dihilangkan.
Apakah pemutih aman digunakan untuk menghilangkan noda darah?
Tergantung jenis dan warna kain. Pemutih hanya boleh digunakan jika label pakaian dan petunjuk produk menyatakan aman untuk bahan tersebut.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364912/original/020082400_1791083825-30068677-a009-4912-8575-4803810d7d1e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354884/original/074616300_1790065305-vBD1GH9aBYSPCU4P2bIwb6gLjZeheUG5pFpMr23V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353261/original/000280300_1789956998-71b47f0a-b3dd-42ce-843a-88d4fdf8bd04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350722/original/058640400_1789629279-1177a470-c391-4cc0-a91b-314d1faaf058.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320142/original/018905500_1786337646-ChatGPT_Image_Aug_10__2026__11_52_47_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483967/original/007375900_1769410021-Stroberi__Buah_Merah_Menyala_yang_Cepat_Berbuah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364925/original/016485500_1791084666-b36cfcb8-cb8a-411a-b3dc-89bc32698040.jpg)