Cara Menghilangkan Noda Cat di Baju untuk Cat Air, Akrilik, dan Minyak

Panduan lengkap cara menghilangkan noda cat di baju untuk cat air, akrilik, dan minyak dengan langkah tepat dan bahan rumahan agar pakaian kembali bersih.

Liputan6.com, Jakarta Noda cat di baju sebenarnya masih bisa diatasi asalkan ditangani cepat dan dengan metode yang tepat. Kunci utama cara menghilangkan noda cat di baju adalah mengenali dulu jenis catnya, apakah berbahan dasar air atau minyak.

Untuk cat air dan akrilik, cukup bilas dengan air hangat lalu gosok memakai sabun cuci piring. Sementara cara menghilangkan noda cat di baju berbahan minyak umumnya memerlukan pelarut seperti thinner atau terpentin.

Mengacu pada American Cleaning Institute, noda sebaiknya dibilas dengan air dingin lebih dulu untuk melonggarkannya, kemudian diberi pra-perlakuan penghilang noda pra-cuci, lalu dicuci dengan air terpanas yang aman untuk kain. Semakin cepat noda ditangani selagi basah, semakin besar peluang cat terangkat tanpa meninggalkan bekas.

Cara Menghilangkan Noda Cat di Baju Berbahan Dasar Air

Cat air dan akrilik termasuk paling mudah dibersihkan karena larut dalam air, terutama saat masih basah. Kunci cara menghilangkan noda cat di baju jenis ini adalah bertindak sebelum cat meresap dan mengeras di serat kain.

Merujuk Tide, angkat dulu cat berlebih memakai alat tumpul dan hindari menariknya terlalu kuat karena serat yang sudah terikat cat bisa ikut rusak. Untuk gambaran menyeluruh, simak juga panduan cara menghilangkan cat di baju tanpa merusak pakaian.

Kim Romine yang dikutip dari Martha Stewart Living, menyatakan jika proses penghilangan noda harus segera mungkin dimulai sebelum cat sempat mengering dan menetap.

  1. Angkat cat berlebih: Kerok cat yang masih menempel memakai sendok, kartu bekas, atau pisau tumpul. Kerjakan ke arah tengah noda agar tidak melebar ke area yang bersih.

  2. Bilas dari sisi belakang: Balik pakaian, lalu alirkan air hangat dari bagian belakang noda supaya pigmen cat terdorong keluar dari serat, bukan makin masuk.

  3. Oleskan sabun cuci piring: Campur sabun cuci piring dengan air hangat, oleskan pada noda, dan buat sedikit berbusa untuk melarutkan cat.

  4. Gosok perlahan: Gunakan sikat gigi berbulu halus atau spons untuk menggosok noda dengan lembut tanpa menekan terlalu keras.

  5. Rendam bila perlu: Untuk noda yang membandel, rendam pakaian dalam larutan air hangat dan sedikit deterjen selama sekitar 30 menit.

  6. Cuci seperti biasa: Cuci dengan air terhangat yang aman sesuai label, kemudian periksa apakah noda benar-benar sudah hilang.

  7. Hindari pengering panas: Jangan masukkan pakaian ke mesin pengering selama noda masih terlihat karena panas dapat membuat noda menetap permanen.

Sarah Armstrong, integrated brand manager Maytag Laundry, dikutip dari Martha Stewart Living, menyatakan bahwa cat lateks dan akrilik lebih mudah dihilangkan karena berbahan dasar air.

Baca juga: tips mencuci baju yang efektif untuk hasil maksimal

Cara Menghilangkan Noda Cat Minyak yang Menempel di Pakaian

Cat minyak lebih menantang karena tidak larut dalam air dan membutuhkan pelarut khusus. Meski begitu, cara menghilangkan noda cat di baju berbahan minyak tetap bisa dilakukan sendiri di rumah asalkan berhati-hati.

Berdasarkan panduan Maytag, cat berbahan dasar air seperti lateks dan akrilik lebih mudah dihilangkan karena larut dalam air, sedangkan cat minyak umumnya menuntut pelarut seperti terpentin. Untuk cat minyak sebaiknya pakaian dibalik di atas tumpukan kain atau tisu bersih yang tebal, lalu noda ditepuk dari sisi belakang memakai terpentin atau thinner sesuai anjuran pada label kaleng cat.

Berikut cara menghilangkan noda cat minyak pada pakaian:

  1. Periksa label perawatan: Cek label pakaian sekaligus label kaleng cat untuk mengetahui pelarut yang direkomendasikan sebelum mulai membersihkan.

  2. Angkat cat sebanyak mungkin: Kerok atau serap cat yang masih basah agar tidak makin meresap; cat minyak mengering lebih lambat sehingga masih ada waktu bertindak.

  3. Alasi dengan kain tebal: Balik pakaian dan letakkan di atas tumpukan kain lap atau tisu bersih yang tebal untuk menyerap cat yang terangkat.

  4. Tepuk dengan pelarut: Tepuk noda dari bagian belakang memakai terpentin atau thinner hingga cat tidak lagi terangkat. Uji dulu di jahitan bagian dalam agar warna kain tidak rusak.

  5. Bilas dengan air hangat: Bilas area noda dengan air hangat untuk mengangkat sisa pelarut sekaligus cat.

  6. Oleskan deterjen dan rendam: Oleskan deterjen pada noda lalu rendam pakaian dalam air hangat bersabun, bila perlu semalaman.

  7. Cuci dan angin-anginkan: Cuci seperti biasa dan jangan gunakan mesin pengering bila pakaian masih terkena pelarut yang mudah terbakar.

Perlu diingat, proses memakai pelarut ini sebaiknya dilakukan di ruangan berventilasi baik atau di luar ruangan, dan gunakan sarung tangan untuk melindungi kulit. Teknik serupa juga sering dipakai untuk membersihkan noda oli pada pakaian yang sama-sama berbahan dasar minyak.

Baca juga: cara menghilangkan noda oli di baju berwarna serta cara mencuci pakaian dengan tangan tanpa merusak kain.

Cara Menghilangkan Noda Cat yang Sudah Kering di Baju

Noda cat yang telanjur kering memang lebih sulit karena sudah menyatu dengan serat kain. Namun, cara menghilangkan noda cat di baju yang sudah mengering tetap memungkinkan dengan kombinasi pengikisan dan pelarut ringan.

Sebagaimana dilaporkan Clorox, cat akrilik memang larut air saat basah, tetapi begitu kering ia menjadi tertanam permanen di kain sehingga membutuhkan pelarut untuk memecah lapisannya.

  1. Kerok lapisan kering: Kikis cat kering dengan pisau tumpul atau sikat berbulu kaku untuk mengangkat lapisan permukaan yang mengeras.

  2. Angkat serpihan dengan selotip: Tempelkan selotip pada bercak yang rontok lalu lepaskan untuk mengangkat serpihan cat yang tersisa.

  3. Oleskan alkohol isopropil: Basahi kapas atau kain bersih dengan alkohol gosok atau pembersih kaca, lalu gosok perlahan untuk melunakkan lapisan cat kering.

  4. Tepuk dari luar ke dalam: Tepuk noda dari sisi luar menuju tengah supaya cat yang lepas tidak menyebar ke area lain.

  5. Bilas dengan air dingin: Bilas area noda dengan air dingin hingga sisa cat dan pelarut hilang.

  6. Ulangi bila perlu: Ulangi proses sampai noda benar-benar hilang sebelum akhirnya mencuci pakaian seperti biasa.

Cat akrilik yang sudah kering dapat dipecah dengan pembersih berbahan alkohol seperti pembersih cat kuku atau alkohol gosok, dan sebaiknya lakukan uji coba pada area kecil terlebih dahulu. Metode berbahan alkohol ini mirip dengan yang dipakai untuk mengangkat noda tinta di baju.

Noda cat juga sebaiknya ditangani selagi basah karena jika dibiarkan mengering, noda berpotensi menjadi permanen. Untuk kasus khusus, ada pula panduan mengatasi baju hitam yang kena cat dan cara membersihkan noda cat yang sudah kering di baju secara lebih rinci.

Baca juga: cara menghilangkan noda tinta yang sudah kering di baju

Bahan Rumahan yang Ampuh Mengangkat Noda Cat di Baju

Selain langkah utama, banyak bahan yang mungkin sudah ada di dapur bisa membantu melarutkan noda cat. Berbagai bahan rumahan untuk menghilangkan noda pada pakaian juga umum dipakai untuk cat, dan sebelum memakainya selalu uji dulu pada bagian kain tersembunyi agar warna serta tekstur tidak rusak.

Sebagaimana diungkapkan Dropps, produk berbasis enzim membantu memecah minyak yang menyusun noda cat sehingga lebih mudah terangkat dari serat. Prinsip lain yang tak kalah penting adalah menepuk noda, bukan menggosoknya, supaya cat tidak menyebar. 

  • Alkohol isopropil: Efektif memecah cat berbasis air dan sebagian cat minyak; oleskan dengan kapas lalu gosok perlahan.

  • Hand sanitizer: Mengandung alkohol sehingga bisa menjadi solusi darurat saat sedang berada di luar rumah.

  • Cuka putih: Campur dengan air hangat perbandingan 1:1, teteskan pada noda, diamkan beberapa menit sebelum disikat lembut.

  • Baking soda: Campur dengan sedikit air hingga menjadi pasta, oleskan pada noda; saat mengering, pasta ini membantu mengangkat cat.

  • Sabun cuci piring: Diformulasikan memecah lemak sehingga cukup ampuh melarutkan cat, khususnya yang berbasis minyak.

  • Aseton atau pembersih cat kuku: Cukup kuat, tetapi hindari pemakaian pada kain asetat atau triasetat dan selalu uji lebih dulu.

  • Hairspray: Semprotan rambut beraerosol dapat membantu melunakkan cat lateks sebelum digosok dengan sikat gigi bekas.

  • Thinner atau mineral spirits: Khusus untuk cat minyak; aplikasikan untuk mengencerkan cat, lalu bilas dan cuci seperti biasa.

Jika noda cat sudah bercampur dengan noda lain, teknik penanganannya bisa berbeda karena setiap noda punya karakter tersendiri. Anda dapat menyesuaikan metode dengan panduan menghilangkan noda karat, noda getah, hingga noda kuning yang membandel. Untuk perawatan menyeluruh, cara membersihkan noda membandel di baju secara umum juga bisa dijadikan rujukan.

Baca juga: bahan alami penghilang noda membandel di baju dan 9 tips menghilangkan noda pada pakaian.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Noda Cat di Baju

Apakah noda cat yang sudah kering masih bisa dihilangkan dari baju?

Masih bisa, meskipun prosesnya lebih menantang. Kikis dulu lapisan cat kering, oleskan alkohol gosok atau pembersih cat kuku non-aseton untuk memecah lapisannya, lalu bilas dengan air dingin dan cuci. Ulangi bila perlu, dan hindari mengeringkan dengan panas sebelum noda benar-benar hilang.

Apa saja yang bisa menghilangkan noda cat di baju?

Untuk cat air dan akrilik, sabun cuci piring dan air hangat biasanya sudah cukup. Untuk cat minyak, gunakan pelarut seperti thinner atau terpentin. Bahan rumahan seperti alkohol isopropil, cuka putih, dan baking soda juga bisa membantu, dengan teknik yang mirip saat mencuci baju putih yang kusam.

Apakah cuka bisa menghilangkan noda cat di baju?

Bisa, terutama untuk cat berbasis air. Campur cuka putih dan air hangat dengan perbandingan 1:1, teteskan pada noda, diamkan beberapa menit, lalu sikat perlahan sebelum dicuci. Setelah noda terangkat, lanjutkan dengan cara mencuci baju yang benar agar warnanya tidak pudar.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6