Liputan6.com, Jakarta - Noda tinta yang sudah lama menempel di baju memang dapat lebih sulit dihilangkan dibandingkan noda yang masih baru. Tingkat kesulitannya juga dipengaruhi oleh jenis tinta, jenis kain, warna pakaian, serta apakah noda sebelumnya sudah mengalami proses pengeringan dengan panas.
Sebelum membersihkan, periksa label perawatan pakaian dan lakukan uji coba bahan pembersih pada bagian kain yang tersembunyi. Hindari memasukkan pakaian ke mesin pengering selama noda masih terlihat karena panas dapat membuat noda lebih sulit dihilangkan.
Lantas bagaimana cara menghilangkan noda tinta di baju yang sudah lama? Berikut panduannya, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (11/8).
Advertisement
1. Gunakan Rubbing Alcohol untuk Mengangkat Tinta
Rubbing alcohol atau alkohol gosok dapat digunakan untuk membantu menghilangkan noda tinta pada pakaian yang dapat dicuci. The American Cleaning Institute (ACI) merekomendasikan membasahi atau menyeka area di sekitar noda dengan rubbing alcohol sebelum mengaplikasikannya langsung pada noda, kemudian meletakkan bagian bernoda menghadap ke bawah di atas tisu bersih dan mengoleskan alkohol dari bagian belakang noda.
Letakkan beberapa lembar tisu putih atau kain putih bersih di bawah bagian pakaian yang terkena noda. Aplikasikan rubbing alcohol pada bagian belakang noda, kemudian tekan atau blot secara perlahan agar tinta berpindah ke bahan penyerap di bawahnya dan ganti tisu secara berkala ketika sudah terkena tinta.
Setelah tinta yang terangkat mulai berkurang, bilas pakaian secara menyeluruh, kemudian cuci menggunakan deterjen sesuai petunjuk pada label perawatan. ACI juga mengingatkan bahwa beberapa jenis tinta, termasuk tinta bolpoin, felt-tip, dan tinta cair, mungkin tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Gunakan rubbing alcohol di tempat dengan ventilasi baik dan jauhkan dari api atau sumber panas karena bahan ini mudah terbakar.
Advertisement
2. Cuci dengan Deterjen Setelah Penanganan Awal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5291164/original/017290100_1753168270-Screenshot_2025-07-22_at_14.06.52.jpg)
Setelah penanganan awal dan pembilasan, cuci pakaian menggunakan deterjen sesuai petunjuk pada label perawatan. Pilih suhu air yang masih aman untuk jenis kain, terutama jika label pakaian memberikan batasan tertentu.
Jika noda masih terlihat setelah pencucian, jangan langsung mengeringkan pakaian. Periksa kembali bagian yang bernoda dan ulangi metode penghilangan noda yang sesuai sebelum menggunakan mesin pengering.
Setelah proses pencucian selesai, periksa kembali pakaian sebelum dikeringkan. Jika bekas tinta masih terlihat, ulangi penanganan noda yang sesuai daripada memberikan panas pada pakaian.
3. Coba Produk Penghilang Noda yang Sesuai
Jika noda tinta lama belum hilang setelah pencucian, Anda dapat mencoba produk penghilang noda yang sesuai untuk jenis noda dan kain tersebut. Produk komersial sebaiknya digunakan berdasarkan petunjuk pada kemasan karena cara penggunaan, waktu kontak, dan jenis kain yang aman dapat berbeda-beda.
Sebelum mengaplikasikannya pada noda, uji produk terlebih dahulu pada bagian pakaian yang tersembunyi. Cara ini membantu mengetahui apakah produk menyebabkan perubahan warna atau kerusakan pada kain sebelum digunakan pada area yang terlihat.
Gunakan produk sesuai takaran dan waktu yang tercantum pada kemasan, kemudian cuci pakaian sesuai petunjuk perawatan. Jangan langsung mengeringkan atau menyetrika pakaian jika noda masih tampak karena panas dapat membuat noda lebih sulit ditangani.
Advertisement
4. Pertimbangkan Pemutih yang Aman untuk Jenis Kain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3169409/original/087406200_1593763762-yellow-detergent-bottle-with-washing-tablets_23-2148246512.jpg)
Jika noda masih tersisa setelah metode yang sesuai, produk pemutih yang dinyatakan aman untuk jenis dan warna kain dapat dipertimbangkan sebagai tahap tambahan. Namun, pemutih bukan solusi universal untuk semua noda tinta sehingga penggunaannya harus mengikuti label pakaian dan petunjuk produk.
Untuk pakaian berwarna, pilih produk yang secara jelas menyatakan aman digunakan pada pakaian berwarna dan lakukan uji coba pada bagian tersembunyi terlebih dahulu. Jangan menggunakan pemutih klorin secara sembarangan karena bahan tersebut dapat menyebabkan perubahan warna atau kerusakan pada kain tertentu.
Gunakan pemutih sesuai petunjuk produk, termasuk takaran, metode aplikasi, dan waktu perendaman jika memang diperlukan. Setelah proses selesai, bilas dan cuci pakaian sesuai petunjuk, kemudian periksa apakah noda sudah hilang sebelum pakaian dikeringkan.
5. Serahkan kepada Laundry Profesional untuk Kain Sensitif
Tidak semua pakaian cocok dibersihkan menggunakan bahan pembersih rumahan, terutama pakaian dengan label dry clean only atau yang terbuat dari bahan sensitif. Penggunaan pelarut yang tidak sesuai dapat menyebabkan perubahan warna atau kerusakan pada serat kain.
Jika noda tinta sudah sangat lama, sudah beberapa kali dicuci, atau terdapat pada pakaian yang mahal dan mudah rusak, pertimbangkan untuk membawanya ke jasa laundry profesional. Beri tahu petugas bahwa pakaian terkena noda tinta dan, jika diketahui, sampaikan jenis tinta atau pena yang digunakan.
Perlu dipahami bahwa tidak semua noda tinta dapat dihilangkan sepenuhnya. Beberapa jenis noda dari tinta bolpoin, felt-tip, maupun tinta cair dapat tetap meninggalkan bekas, terutama jika sudah lama menempel atau telah mengalami perlakuan sebelumnya.
Advertisement
Hal yang Perlu Dihindari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315275/original/095798000_1785832855-Noda_Maskara.jpeg)
Jangan menggosok noda tinta dengan kuat karena tindakan tersebut dapat membuat tinta menyebar ke area kain yang lebih luas. Gunakan teknik blotting atau menekan secara perlahan dengan bahan penyerap bersih, lalu ganti bahan tersebut ketika sudah menyerap tinta.
Hindari memasukkan pakaian ke mesin pengering atau menyetrikanya ketika noda masih terlihat. Setelah dicuci, periksa pakaian terlebih dahulu dan ulangi proses penghilangan noda jika masih terdapat bekas tinta sebelum menggunakan panas untuk mengeringkannya.
Jangan pula mencampur berbagai bahan pembersih secara sembarangan, terutama pemutih dengan bahan kimia lain. Selalu ikuti petunjuk pada kemasan produk, gunakan ventilasi yang baik saat menangani bahan berbasis pelarut, dan prioritaskan petunjuk perawatan yang tercantum pada label pakaian.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Noda Tinta di Baju yang Sudah Lama
1. Apakah noda tinta yang sudah lama masih bisa dihilangkan?
Masih bisa dicoba, tetapi tingkat keberhasilannya bergantung pada jenis tinta, bahan dan warna kain, serta apakah noda sebelumnya sudah terkena panas. Beberapa noda tinta mungkin tidak dapat dihilangkan sepenuhnya.
2. Apakah rubbing alcohol aman digunakan untuk semua jenis kain?
Tidak. Rubbing alcohol sebaiknya digunakan pada pakaian yang dapat dicuci dan tetap harus diuji terlebih dahulu pada bagian kain yang tersembunyi. Untuk kain sensitif atau pakaian dengan label dry clean only, sebaiknya serahkan kepada tenaga profesional.
3. Mengapa baju bernoda tinta tidak boleh langsung dimasukkan ke mesin pengering?
Panas dari mesin pengering dapat membuat noda lebih sulit ditangani. Karena itu, periksa pakaian setelah dicuci dan pastikan noda sudah hilang atau lakukan kembali proses penghilangan noda sebelum mengeringkannya dengan panas.
4. Apakah pemutih bisa menghilangkan noda tinta lama?
Pemutih dapat menjadi salah satu pilihan untuk jenis kain dan warna tertentu, tetapi bukan solusi untuk semua noda tinta. Gunakan hanya produk yang dinyatakan aman untuk kain tersebut dan ikuti petunjuk pada label pakaian serta kemasan produk.
5. Kapan sebaiknya noda tinta ditangani oleh laundry profesional?
Pertimbangkan laundry profesional jika noda sudah sangat lama, pakaian sudah beberapa kali dicuci, bahannya sensitif atau mahal, atau label perawatannya mencantumkan dry clean only. Sampaikan kepada petugas bahwa pakaian terkena noda tinta dan, jika diketahui, jenis tinta yang menyebabkan noda.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320374/original/084584100_1786347702-Screenshot_2026-08-10_130418.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307902/original/001690200_1785120590-Pjs_Gubernur_BI_Destry_Destry_Damayanti-27_Juli_2026d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2896861/original/041813500_1567135730-paint-2174689_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320844/original/022478700_1786416345-tempat_wudhu_5a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3655368/original/042325200_1638868946-Kim-Da-Mi-Choi-Woo-Shik-2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320827/original/024385300_1786415022-Gemini_Generated_Image_c6wbumc6wbumc6wb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316158/original/029396100_1785915644-58T9u9IKFhC5eLYlS8qQpWforV6a8m8tO9qWXNXD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320837/original/025152900_1786415862-Gemini_Generated_Image_wpx0rrwpx0rrwpx0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320840/original/056358700_1786416145-8f8170e5-681f-4433-b026-ded1aff3ba12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320807/original/052349100_1786413334-Gemini_Generated_Image_9au5dv9au5dv9au5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537262/original/063296300_1774416458-rice-bowl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309420/original/093223500_1785226846-JCa7wrpCLSHovfeusR6LbSAg5Qb4zSS16Uqy5JQO.jpg)