Liputan6.com, Jakarta Noda luntur pada baju putih dapat diatasi dengan segera membilas kain memakai air dingin, lalu merendamnya dalam larutan cuka putih atau pemutih oksigen. Cara menghilangkan noda luntur pada baju putih akan jauh lebih berhasil bila dikerjakan sebelum noda mengering atau terkena panas.
Bahan rumahan seperti baking soda, garam, dan air perasan lemon juga efektif mengangkat pigmen warna yang menempel pada serat. Kunci utamanya adalah bertindak cepat dan tidak memasukkan baju ke mesin pengering sebelum noda luntur pada baju putih benar-benar hilang.
Kelunturan sebenarnya merupakan kejadian yang umum di hari mencuci. Dilansir dari Whirlpool, baju kelunturan terjadi ketika pewarna yang longgar atau tidak stabil dari satu pakaian larut dan menempel pada pakaian lain selama pencucian, dan paling sering menimpa baju baru berwarna cerah atau cucian yang dicampur.
Advertisement
Langkah Cepat saat Baju Putih Terkena Noda Luntur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401676/original/052597700_1762225877-pexels-happypixels-7206459.jpg)
Begitu menyadari pakaian ternoda, respons cepat sangat menentukan keberhasilan cara menghilangkan noda luntur pada baju putih. Semakin lama pigmen dibiarkan menempel, semakin dalam ia meresap ke dalam serat kain.
- Pisahkan baju yang terkena: Angkat segera pakaian putih yang ternoda dari tumpukan cucian dan singkirkan sumber warnanya, misalnya kaus kaki merah, agar pigmen tidak terus berpindah ke kain lain.
-
Jangan keringkan dengan mesin: Panas dapat mengunci pewarna sehingga noda jauh lebih sulit diangkat, karena itu kuncinya adalah bertindak cepat. Hindari pengering sampai noda benar-benar hilang.
-
Bilas dengan air dingin: Alirkan air dingin pada area bernoda untuk meluruhkan sebanyak mungkin pigmen yang masih longgar. Air panas justru membuat warna semakin melekat pada kain.
-
Hindari menggosok terlalu keras: Cukup tepuk-tepuk lembut memakai kain bersih, jangan mengucek dengan tenaga besar agar noda tidak melebar.
-
Lakukan pra-perlakuan: Oleskan deterjen cair atau larutan penghilang noda pada bagian yang luntur, lalu diamkan beberapa menit sebelum mencuci ulang.
-
Cuci ulang lalu angin-anginkan: Bila noda sudah hilang, keringkan pakaian dengan diangin-anginkan agar sisa residu tidak menetap akibat panas pengering. Ulangi prosesnya jika noda masih tersisa.
Baca juga: Panduan cepat menghilangkan noda coretan dari baju putih
Advertisement
Cara Menghilangkan Noda Luntur pada Baju Putih dengan Bahan Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4323181/original/011664500_1676345880-mediamodifier-elbKS4DY21g-unsplash.jpg)
Sebelum beralih ke bahan kimia keras, bahan dapur murah bisa menjadi penyelamat pertama. Cara menghilangkan noda luntur pada baju putih dengan bahan alami cocok untuk noda ringan hingga sedang dan relatif aman untuk berbagai jenis kain.
- Cuka putih: Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan sama banyak, rendam bagian bernoda hingga 30 menit sambil sesekali diaduk perlahan untuk melonggarkan pewarna. Setelah itu bilas dengan air dingin dan cuci seperti biasa.
-
Baking soda: Buat pasta dari baking soda dan sedikit air, oleskan pada noda, diamkan 20 sampai 30 menit, lalu bilas. Selain mengangkat noda, baking soda bisa membantu mencerahkan pakaian yang mulai kusam.
-
Kombinasi cuka putih dan baking soda: Rendam pakaian dalam larutan satu bagian cuka dengan empat bagian air selama 30 menit hingga beberapa jam, angkat, lalu taburkan baking soda langsung ke noda dan gosok lembut sebelum dibilas dengan air dingin.
-
Air perasan lemon atau jeruk nipis: Peras lemon atau jeruk nipis, oleskan pada area bernoda, lalu jemur di bawah sinar matahari sebagai pemutih alami. Cara ini sekaligus membantu memutihkan baju putih yang mulai menguning.
-
Garam dapur: Larutkan garam dalam air dingin, oleskan pada noda, diamkan 10 sampai 15 menit, kemudian bilas. Hindari air panas saat merendam karena dapat membuat pewarna semakin menempel.
-
Sitrun atau asam sitrat: Larutkan sitrun ke dalam air hangat, rendam pakaian sekitar 30 menit hingga satu jam, lalu cuci dengan deterjen biasa hingga warna kembali cerah.
Cuka menjadi favorit banyak orang karena serbaguna dan ramah lingkungan. Asam asetat pada cuka membantu melonggarkan residu pewarna maupun deterjen, sehingga sering dipakai untuk merawat pakaian sekaligus melindungi cucian dari perubahan warna.
Menghilangkan Noda Luntur Membandel dengan Pemutih dan Produk Khusus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931284/original/088051100_1724912466-pexels-dacapture-13734916.jpg)
Untuk noda yang sudah lama atau tidak mempan dengan bahan alami, pemutih dan produk khusus bisa menjadi jalan keluar. Selalu cek label perawatan lebih dulu sebelum menerapkan cara menghilangkan noda luntur pada baju putih dengan bahan yang lebih kuat.
- Pemutih oksigen: Larutkan pemutih berbasis oksigen sesuai takaran kemasan, lalu rendam pakaian selama enam hingga delapan jam, atau semalaman untuk noda yang lebih berat. Pemutih oksigen berbahan sodium percarbonate ini lebih lembut daripada klorin dan mengangkat noda tanpa merusak serat maupun warna kain lainnya.
-
Hidrogen peroksida: Hidrogen peroksida adalah pencerah kain sekaligus alternatif pemutih yang mampu mengatasi noda tanpa bahan keras. Isi wadah dengan air dingin, tambahkan hidrogen peroksida, rendam pakaian, lalu bilas hingga bersih.
-
Pemutih klorin: Gunakan hanya untuk kain putih yang aman diputihkan. Periksa label untuk mengetahui kandungan serat, hindari klorin pada wol, sutra, mohair, kulit, dan spandeks, lalu larutkan seperempat cangkir pemutih ke dalam satu galon air dan rendam maksimal lima menit. Kenakan sarung tangan dan pastikan ruangan berventilasi baik.
-
Produk penghilang luntur khusus: Bila cara lain gagal, gunakan penghilang luntur komersial. Produk semacam ini dirancang mengangkat pewarna dari kain putih dan colorfast, bahkan efektif pada bekas lunturan yang sudah menetap di pengering. Larutkan sesuai petunjuk lalu rendam pakaian.
-
Boraks: Larutkan boraks ke dalam air hangat, rendam pakaian, lalu cuci seperti biasa untuk membantu mengangkat noda dan mencerahkan warna. Gunakan dengan hati-hati karena boraks dapat menimbulkan iritasi pada kulit.
-
Aseton atau alkohol: Cocok untuk pigmen pekat atau noda bercampur tinta. Bekerja di ruang berventilasi memakai sarung tangan, teteskan pada kapas, tepuk dari tepi noda menuju tengah, hindari menggosok, kemudian segera bilas dan cuci.
Merujuk panduan Tide Laundry Deterjen, saat merendam sebaiknya beban pakaian ditahan menggunakan handuk putih agar seluruh bagian benar-benar terendam dalam larutan. Teknik sederhana ini memastikan noda terpapar cairan pembersih secara merata. Jika penasaran cara lain merawat kain, simak pula tips mengatasi noda lama dan membandel pada pakaian putih, cara mengembalikan baju putih dekil agar kembali cerah, hingga trik agar baju putih kembali putih seperti baru.
Advertisement
Tips Mencegah Baju Putih agar Tidak Mudah Terkena Noda Luntur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5129332/original/053670800_1739286648-arti-mimpi-pakai-baju-putih.jpg)
Mencegah tentu lebih hemat tenaga daripada menghilangkan noda yang sudah menempel. Beberapa kebiasaan sederhana berikut bisa menjaga baju putih tetap bebas dari perpindahan warna. Melansir laman Rinse, kelunturan sering terjadi karena banyak pakaian komersial memakai jenis direct dye yang mudah larut, dan pewarna ini lebih rentan luntur dibanding fiber-reactive dye.
- Pisahkan cucian berdasarkan warna: Kelompokkan pakaian putih, terang, dan gelap sebelum memasukkannya ke mesin cuci agar warna tidak saling berpindah.
-
Cuci pakaian baru secara terpisah: Pewarna pada kain baru sering kali belum stabil, sehingga sebaiknya dicuci sendiri atau dengan tangan pada beberapa pencucian pertama. Terapkan juga saat mencuci pakaian hitam agar tidak luntur.
-
Uji kelunturan warna: Menguji colorfastness membantu mengetahui apakah suatu pakaian rentan melepaskan pewarnanya sebelum digabung dengan baju putih.
-
Gunakan air dingin: Baju putih sangat rentan terhadap perpindahan warna karena sering dicuci dengan air panas, padahal air dingin lebih aman untuk mencegah lunturnya pewarna.
-
Pakai lembar penangkap warna: Lembar penangkap warna atau color catcher menyerap pewarna yang lepas selama pencucian sehingga tidak mengendap di pakaian lain. Cukup masukkan satu lembar ke mesin cuci.
-
Periksa saku dan jangan penuhi mesin: Periksa saku karena tisu dan benda kecil yang terlewat dapat memicu noda luntur. Mesin yang terlalu penuh juga meningkatkan gesekan dan risiko perpindahan warna.
-
Baca label perawatan: Selalu baca label sebelum mencuci, dan bila tertera anjuran mencuci sebelum dipakai, anggap itu tanda bahwa kain berpotensi luntur pada pencucian pertama.
-
Bersihkan tabung mesin cuci: Bersihkan tabung mesin cuci sebelum mencuci ulang pakaian bernoda atau memasukkan cucian baru agar sisa pewarna lama tidak ikut menempel.
-
Keringkan dengan tepat: Mengeringkan pakaian di bawah sinar matahari alami membantu mencerahkan warna putih.Dikutip dari AOL jika Anda serius menjaga pakaian putih tetap putih, matahari adalah sahabat terbaik Anda.
Terapkan kebiasaan ini secara konsisten agar warna putih pakaian awet. Untuk perawatan menyeluruh, baca pula cara mencuci baju putih agar tidak kusam, panduan mencuci dan merawat pakaian putih, serta tips mencuci baju putih agar tidak kuning.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Noda Luntur pada Baju Putih
Apakah noda luntur pada baju putih bisa hilang total?
Bisa, meski tingkat keberhasilannya bergantung pada seberapa parah noda dan jenis kainnya. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang noda hilang sepenuhnya, sedangkan noda yang sudah terlanjur terkena panas pengering berisiko menetap permanen. Untuk jenis noda lain, Anda bisa membaca cara mengatasi noda kuning di baju putih dan noda tinta di baju putih.
Apakah air panas bisa menghilangkan luntur di baju putih?
Untuk kasus perpindahan warna, air panas justru tidak disarankan karena panas dapat mengunci pewarna ke serat kain. Lebih aman membilas dan merendam dengan air dingin terlebih dahulu, kecuali saat memakai pemutih oksigen atau produk khusus yang memang menganjurkan air hangat sesuai label perawatan.
Berapa lama sebaiknya merendam baju putih yang kelunturan?
Waktu rendam menyesuaikan bahan yang digunakan, misalnya sekitar 30 menit untuk larutan cuka, enam hingga delapan jam atau semalaman untuk pemutih oksigen, dan maksimal lima menit untuk pemutih klorin. Jika noda belum hilang, ulangi proses perendaman dan pencucian, bukan menambah durasi pemutih klorin secara berlebihan.
Menangani noda luntur memang butuh kesabaran, tetapi peluang keberhasilannya besar selama Anda bertindak cepat, menguji bahan pada area kecil, dan menghindari pengering sebelum noda hilang. Simpan langkah-langkah di atas sebagai panduan praktis, dan telusuri pula cara membersihkan noda di pakaian putih berdasarkan jenisnya, mengatasi noda deodoran dari baju putih, menghilangkan noda kuning pada ketiak baju putih, serta memanfaatkan cuka untuk keperluan laundry agar pakaian tetap bersih dan segar.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354884/original/074616300_1790065305-vBD1GH9aBYSPCU4P2bIwb6gLjZeheUG5pFpMr23V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353381/original/046182300_1789962683-01M2T6WS490FE967FGYS6WW2GD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353839/original/090035200_1789981251-79wiOhm34bpDlmczVyURmngOvcC6qDBJIBLXDgxs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353869/original/052580800_1789981296-phiJaptY5VvVYjOh8YyrHj5xcxfU4xJNENpfD4cR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353840/original/008476800_1789981253-4RymYVDzVKznWbzHpQM8tN24gwxDEELg6YhXamcx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354856/original/049103900_1790065283-eFdOiTiq0QfX0v1zaYISYkh1vPOKnt3suUUqj62H.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353866/original/038717600_1789981293-xWViVVCw2gCIfbj1igmX8bvKdDCIOSy1fJn3yO3m.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353394/original/021937900_1789962697-01M2T6ZFQVYZH7EV0SR4J72WZW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353391/original/083820900_1789962693-01M2T6Y6DYXTGFMNHBV3JW3Y87.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358207/original/023404800_1790325617-20260925_104454.jpg)