Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan bau got dari saluran air dapur penting diketahui karena aroma tidak sedap dari wastafel atau lubang pembuangan dapat membuat suasana di area memasak terasa kurang nyaman. Bau tersebut biasanya muncul akibat sisa makanan, lemak, minyak, dan kotoran yang menumpuk di dalam saluran.
Saluran air dapur memang sering luput dari perhatian. Setelah digunakan untuk mencuci piring, sayuran, atau peralatan memasak, berbagai partikel kecil dapat ikut masuk ke lubang pembuangan. Jika dibiarkan, material tersebut bisa menempel pada dinding pipa dan menjadi sumber bau.
Untungnya, masalah ini tidak selalu membutuhkan cairan pembersih khusus. Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan dengan bahan yang mudah ditemukan di rumah. Berikut penjelasan selengkapnya untuk Anda sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (4/10/2026).
Advertisement
Berbagai Pemicu Bau Tak Sedap dari Saluran Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5916460/original/082894500_1778814974-cropped-cf583e77-45d2-4491-8713-5038cd9ac3d2.jpg)
Munculnya bau got dari saluran air dapur disebabkan oleh beberapa faktor utama yang berkaitan dengan kebiasaan penggunaan dan kondisi pipa. Salah satu penyebab paling umum adalah penumpukan sisa makanan dan endapan organik yang membusuk di dalam pipa. Sisa makanan, lemak, rambut, sabun, dan kotoran lain yang mengalir ke saluran pembuangan dapat menumpuk seiring waktu, menciptakan endapan yang membusuk dan menghasilkan gas metana selokan serta hidrogen sulfida, penyebab bau got yang kuat.
Selain itu, ampas kopi, butiran nasi, dan kulit sayur yang masuk ke saluran pembuangan juga bisa menempel pada dinding pipa dan menjadi sumber bau. Penumpukan minyak dan lemak juga berperan besar dalam masalah ini. Minyak bekas masakan yang dibuang ke wastafel akan menempel pada dinding pipa dan mengeras. Lama-kelamaan, minyak yang mengeras ini akan memerangkap kotoran lain hingga menyebabkan saluran menyempit dan menimbulkan bau.
Kondisi lembap dan kotor di dalam saluran air menjadi lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri dan jamur, yang kemudian menimbulkan bau. Masalah lain dapat muncul dari saluran yang jarang digunakan, menyebabkan air di dalam P-trap menguap dan memungkinkan gas got naik ke atas. P-trap, atau leher angsa, adalah bagian pipa berbentuk U di bawah wastafel yang berfungsi menahan air untuk mencegah gas got naik. Namun, lengkungan pipa ini tidak jarang menjadi tempat menumpuknya helai rambut, lumut, hingga kerikil sisa sayuran, sehingga menyebabkan bau.
Advertisement
Solusi Alami Mengatasi Bau Got
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119482/original/015663600_1738578292-Jeruk_lemon_dan_nipis.jpg)
-
Menuangkan Air Mendidih
Beberapa bahan alami dapat dimanfaatkan untuk cara menghilangkan bau got dari saluran air dapur secara efektif. Salah satu metode paling sederhana adalah menuangkan air mendidih. Rebus satu ketel penuh air, lalu tuangkan perlahan ke saluran air atau saluran pembuangan. Cara ini dapat membantu melarutkan lemak dan kotoran yang menempel di dinding pipa. Disarankan untuk melakukan ini secara rutin, setidaknya dua kali seminggu, terutama setelah mencuci piring.
-
Kombinasi Baking Soda dan Cuka Putih
Kombinasi baking soda dan cuka putih juga merupakan solusi ampuh. Tuangkan ½ cangkir (120 ml) baking soda ke saluran air, diikuti dengan ½ cangkir (120 ml) cuka putih. Segera tutup saluran dan biarkan bereaksi selama 15-30 menit hingga buih mereda. Baking soda bersifat basa dan cuka bersifat asam, ketika keduanya bertemu di dalam pipa, reaksinya menghasilkan buih yang secara fisik mengangkat lendir dan endapan lemak dari dinding pipa. Setelah itu, bilas dengan air mendidih. Baking soda membantu menetralisir bau dan melonggarkan kotoran, sementara cuka melarutkan lemak dan membunuh bakteri.
-
Perasan Lemon atau Jeruk
Untuk memberikan aroma segar, perasan lemon atau jeruk dapat digunakan. Potong satu buah lemon menjadi dua bagian, lalu peras airnya ke dalam lubang pembuangan wastafel. Anda juga dianjurkan untuk memotong kecil sisa kulit lemon dan menyiramnya bersama air panas agar minyak esensial murninya membaur, memberikan efek wangi yang tahan lama.
-
Garam
Garam kasar juga dapat membantu mengikis lendir dan endapan di pipa. Taburkan garam kasar ke saluran, diamkan sekitar 5 menit agar garam mulai menyerap kelembaban dan bekerja di dalam pipa, lalu bilas dengan air panas secara perlahan.
-
Ampas Kopi
Ampas kopi bubuk bekas, yang memiliki sifat adsorben, juga efektif menyerap bau. Tuangkan ampas kopi bekas ke saluran, lalu bilas dengan air panas untuk membantu menyerap bau dan membersihkan sisa minyak.
Langkah Lanjutan untuk Bau yang Membandel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364982/original/088764400_1791089210-80030e73-323b-4491-b02e-ea5b9e590818.jpg)
Jika metode alami tidak cukup untuk cara menghilangkan bau got dari saluran air dapur, ada beberapa langkah lain yang bisa dicoba.
-
Pembersih Enzimatik
Pembersih enzimatik adalah pilihan yang lebih aman dibandingkan pembersih kimia keras. Pembersih ini mengandung bakteri hidup yang menghasilkan enzim untuk memakan dan menguraikan sisa makanan, membantu menghilangkan tumpukan kotoran ringan, sumbatan kecil, sekaligus membersihkan saluran.
-
Membersihkan P-Trap
Untuk bau yang sangat membandel, kemungkinan besar sumber masalahnya bersarang pada komponen P-trap atau leher angsa. Membersihkan P-trap secara manual dengan melepas dan membersihkannya dapat menghilangkan sumber bau yang terperangkap di dalamnya. Langkah ini biasanya dilakukan jika berbagai cairan pembersih sudah diguyurkan namun aroma busuk masih tetap ada.
-
Penggunaan Drain Snake
Apabila sumbatan lebih dalam menjadi penyebab bau, penggunaan kawat pembersih saluran atau drain snake bisa menjadi solusi. Kawat pembersih yang fleksibel dapat digunakan untuk menarik keluar rambut atau kotoran lain yang tersangkut di dalam pipa.
Advertisement
Strategi Pencegahan Bau Got Jangka Panjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364983/original/095652600_1791089210-5e4e0cbd-ee72-4844-9c47-13b413305b75.jpg)
-
Selalu bersihkan sisa makanan dari wastafel sebelum mencucinya, dan gunakan saringan wastafel untuk menangkap sisa-sisa makanan agar tidak masuk ke dalam pipa. Ini adalah langkah dasar yang sangat efektif.
-
Penting juga untuk tidak membuang minyak goreng atau lemak langsung ke wastafel, karena dapat menumpuk di pipa dan menyebabkan bau. Minyak dan lemak bekas sebaiknya dibuang ke tempat sampah setelah didinginkan.
-
Selain itu, lakukan pembersihan saluran secara rutin, setidaknya sebulan sekali, untuk mencegah penumpukan kotoran, lemak, dan pertumbuhan bakteri. Bahkan, pembersihan mingguan dengan air panas, baking soda, atau cuka sangat direkomendasikan.
-
Menjaga sirkulasi udara yang baik di dapur juga dapat membantu. Bau tak sedap sering kali disebabkan oleh kurangnya sirkulasi udara di sekitar saluran air, sehingga memastikan ventilasi di dapur berfungsi dengan baik, seperti membuka jendela atau menggunakan kipas angin, dapat mengurangi bau.
-
Terakhir, periksa dan bersihkan saringan wastafel secara teratur dari kotoran, rambut, dan sisa makanan, terutama sisa minyak dan makanan di dapur.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Bau Got dari Saluran Air Dapur
1. Apa penyebab utama bau got di saluran air dapur?
Penyebab utama adalah penumpukan sisa makanan, minyak, lemak, dan endapan organik lainnya yang membusuk di dalam pipa, serta pertumbuhan bakteri dan jamur.
2. Seberapa sering sebaiknya saluran air dapur dibersihkan untuk mencegah bau?
Saluran air dapur sebaiknya dibersihkan setidaknya seminggu sekali sebagai tindakan preventif, atau sebulan sekali untuk pembersihan menyeluruh.
3. Apakah baking soda dan cuka aman untuk semua jenis pipa?
Ya, baking soda dan cuka umumnya aman untuk sebagian besar jenis pipa karena merupakan bahan alami dan tidak korosif seperti pembersih kimia keras.
4. Kapan saya harus memanggil tukang ledeng untuk masalah bau got?
Anda sebaiknya memanggil tukang ledeng jika metode pembersihan alami atau pembersih enzim tidak berhasil mengatasi sumbatan parah, atau jika bau terus berlanjut meskipun sudah melakukan berbagai upaya pembersihan, karena mungkin ada masalah pipa yang lebih serius.
5. Selain membersihkan saluran, adakah cara lain untuk mengurangi bau got di dapur?
Ya, menjaga sirkulasi udara yang baik di dapur, menggunakan saringan wastafel, dan tidak membuang minyak atau sisa makanan ke saluran air adalah cara efektif untuk mengurangi bau got.Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5131954/original/034128100_1739432984-interiors-homely-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356328/original/028175900_1790159455-01M36SSBRJ9QDEC3MTMPRDS7Q8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353861/original/015618900_1789981288-gga2vPoAcsKfT8VxjFihwODoQjS4YxUn1mxCRclR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360667/original/095336700_1790660414-kedai_penuh_nikmat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365011/original/011917700_1791095090-6ecdc67d-b367-4f54-8208-50fa7a916902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363106/original/027604100_1790840043-HL_es_pisang_ijo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362568/original/040258500_1790822193-1f3c0661-de4a-432a-b6e8-ce8b08d41ab6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364968/original/028871600_1791088193-Gemini_Generated_Image_x7isjix7isjix7is.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362034/original/087868400_1790756049-1.jpg)