Liputan6.com, Jakarta - Berjalan kaki merupakan aktivitas fisik sederhana yang kaya manfaat, namun menentukan waktu terbaik untuk jalan kaki saat cuaca panas menjadi krusial untuk menjaga kesehatan. Melakukan aktivitas ini pada jam-jam yang salah dapat memicu berbagai masalah serius, mulai dari dehidrasi hingga serangan panas (heatstroke).
Pemilihan waktu yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan keuntungan dari olahraga ini sekaligus meminimalkan risiko yang ditimbulkan oleh suhu tinggi. Tanpa perencanaan yang matang, niat untuk berolahraga bisa berujung pada kelelahan akibat panas (heat exhaustion) atau bahkan kondisi yang lebih berbahaya.
Risiko seperti dehidrasi, kelelahan akibat panas, bahkan serangan panas bisa mengancam siapa saja, terutama bagi penderita tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan jantung. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (19/8/2026).
Advertisement
Â
Pagi Hari, Optimalkan Manfaat dengan Udara Segar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299355/original/011784900_1753801574-emma-simpson-mNGaaLeWEp0-unsplash.jpg)
Melansir laman Very Well Health, suhu udara biasanya berada pada titik terendah sesaat sebelum matahari terbit. Berjalan kaki pada waktu ini memungkinkan Anda menghindari suhu dan indeks panas yang tinggi sekaligus tetap mendapatkan cahaya alami.
Interval antara pukul 05.30 hingga 07.30 pagi adalah rentang waktu yang sangat disarankan. Pada jam-jam ini, udara terasa lebih sejuk dan segar, dengan kualitas udara yang umumnya lebih baik. Selain itu, paparan sinar matahari pagi juga membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang dan daya tahan tubuh.
Memulai hari dengan jalan kaki di pagi hari dapat meningkatkan energi dan sirkulasi darah, memperbaiki suasana hati, mengurangi stres, serta membantu mengatur pola tidur. Aktivitas ini juga memberikan perasaan produktif dan meningkatkan fokus.
Advertisement
Sore Hari, Relaksasi dan Kualitas Tidur yang Lebih Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4772177/original/093838300_1710399428-IMG_1710.jpeg)
Sebagaimana dilansir dari laman Very Well Health, setelah matahari terbenam, saat suhu udara mulai menurun, waktu tersebut juga baik untuk jalan kaki. Indeks UV, yaitu ukuran intensitas sinar matahari, juga ikut berkurang sehingga risiko kulit terbakar akibat sinar matahari menjadi lebih rendah.Â
Waktu terbaik untuk jalan kaki sore hari adalah antara pukul 16.00 hingga 18.00. Jika tidak memungkinkan di pagi hari, berjalan kaki saat suhu udara lebih rendah di sore hari bisa menjadi pilihan yang tepat.
Aktivitas ini dapat membantu mengurangi tingkat stres setelah seharian beraktivitas dan berpotensi meningkatkan kualitas tidur pada malam hari, berkat pelepasan serotonin yang dipicu. Pada periode ini, suhu tubuh berada dalam kondisi optimal, membuat otot lebih lentur dan mengurangi risiko cedera.
Â
Waktu Krusial yang Harus Dihindari untuk Jalan Kaki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5264371/original/050620800_1750846189-sports-girl-black-top-training-autumn-park.jpg)
Untuk menjaga keselamatan, sangat penting untuk menghindari periode puncak panas saat beraktivitas jalan kaki. Berjalan kaki antara pukul 11.00 hingga 16.00 sangat tidak disarankan saat musim panas.
Selain itu, hindari berjalan kaki di bawah sinar matahari langsung pada pukul 10.00 pagi hingga 16.00 sore, karena pada waktu tersebut sinar Ultraviolet B (UVB) berada pada puncaknya. Berolahraga saat suhu di atas 33 derajat Celsius dapat secara signifikan meningkatkan risiko kelelahan akibat panas.
Paparan panas ekstrem pada jam-jam ini dapat menyebabkan kulit terbakar, tubuh cepat lemas, pusing, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius seperti dehidrasi dan serangan panas. Berjalan kaki dalam waktu lama pada suhu tinggi dapat membuat tubuh menyerap panas lebih banyak dibandingkan berlari dengan kecepatan yang sama.
Advertisement
Tips Tambahan untuk Keamanan dan Kenyamanan Berjalan Kaki
Selain memilih waktu terbaik untuk jalan kaki saat cuaca panas, ada beberapa langkah penting lainnya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, sebagaimana dilansir dari laman Very Well Health.
- Jaga tubuh tetap terhidrasi. Minumlah air sebelum, selama, dan setelah berjalan kaki. Jika berjalan selama lebih dari 90 menit dan banyak berkeringat, pertimbangkan minuman elektrolit untuk menggantikan mineral yang hilang melalui keringat.
- Lindungi kulit. Gunakan tabir surya, topi, atau pakaian yang memiliki tingkat perlindungan ultraviolet atau UPF.Â
- Ajak teman. Berjalan bersama teman atau anggota keluarga dapat menjadi pilihan yang lebih aman.Â
- Perhatikan kondisi tubuh. Perhatikan bagaimana tubuh bereaksi terhadap panas dan aktivitas fisik. Kram otot, pusing, mual, dan tubuh terasa lemas dapat menjadi tanda gangguan akibat panas. Berikan waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dengan suhu panas dengan memulai perlahan dan meningkatkan intensitas secara bertahap.
- Pastikan terlihat saat kondisi minim cahaya. Jika berjalan saat fajar, senja, atau malam hari, gunakan pakaian berwarna terang atau reflektif dan bawa senter. Berikan perhatian ekstra ketika menyeberang jalan.Â
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kapan Waktu Terbaik untuk Jalan Kaki saat Cuaca Panas
1. Kapan waktu terbaik untuk jalan kaki saat cuaca panas?
Waktu terbaik adalah pagi hari (sekitar pukul 05.30–07.30) atau sore hari (sekitar pukul 16.00–18.00) karena suhu udara lebih sejuk dan intensitas sinar matahari lebih rendah.
2. Mengapa harus menghindari jalan kaki di siang hari saat cuaca panas?
Menghindari jalan kaki antara pukul 10.00 hingga 16.00 sangat penting karena pada waktu tersebut intensitas sinar matahari dan suhu udara berada pada puncaknya, meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas, dan heatstroke.
3. Apa manfaat jalan kaki di pagi hari saat cuaca panas?
Jalan kaki di pagi hari menawarkan udara yang lebih segar, paparan vitamin D dari sinar matahari pagi, peningkatan energi, perbaikan suasana hati, dan membantu mengatur pola tidur.
4. Apa manfaat jalan kaki di sore hari saat cuaca panas?
Jalan kaki di sore hari dapat membantu mengurangi stres setelah beraktivitas, meningkatkan kualitas tidur, dan membuat otot lebih lentur karena suhu tubuh optimal.
5. Apa saja tips penting selain memilih waktu yang tepat untuk jalan kaki saat cuaca panas?
Tips penting lainnya termasuk menjaga hidrasi yang cukup, mengenakan pakaian longgar dan berwarna terang, melindungi diri dari sinar matahari dengan topi dan tabir surya, memilih rute yang teduh, dan mendengarkan sinyal tubuh untuk beristirahat jika diperlukan.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299357/original/017920500_1753801576-sincerely-media-R_Vkw9YC_U8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328094/original/032192600_1787135414-Screenshot_2026-08-19_172602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291742/original/094526500_1783575979-Biarkan_Kucing_Memulai_Interaksi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328057/original/007930500_1787134438-cov_kand.jpg)