Liputan6.com, Jakarta - Tang merupakan salah satu alat yang cukup sering digunakan untuk berbagai pekerjaan, baik di rumah, bengkel, maupun saat melakukan perbaikan sederhana. Bentuknya memang sekilas terlihat hampir sama, tetapi setiap jenis tang sebenarnya dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. Ada tang yang khusus digunakan untuk memotong kabel, menjepit benda, memegang komponen kecil, hingga membantu pekerjaan kelistrikan.
Menggunakan tang yang tidak sesuai dengan fungsinya bukan hanya membuat pekerjaan menjadi kurang efektif, tetapi juga dapat merusak benda yang sedang dikerjakan atau membuat alat lebih cepat aus. Misalnya, tang yang dirancang untuk menjepit tidak seharusnya digunakan untuk memotong kawat keras jika memang tidak memiliki bagian pemotong yang sesuai. Karena itu, mengenali bentuk dan fungsi setiap tang penting dilakukan sebelum menggunakannya.
Menariknya, jenis tang yang tersedia cukup beragam dan masing-masing memiliki karakteristik tersendiri. Beberapa di antaranya bahkan memiliki bentuk rahang yang dibuat khusus untuk menjangkau bagian sempit atau menangani pekerjaan tertentu. Lantas apa saja jenis-jenis tang dan kegunaannya agar jangan sampai salah pilih? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (18/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Tang Kombinasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5062506/original/016429500_1734932793-1734931285177_fungsi-tang-kombinasi.jpg)
Tang kombinasi atau combination pliers merupakan salah satu jenis tang yang paling serbaguna dan sering ditemukan dalam kotak perkakas rumah. Bagian rahangnya biasanya memiliki area bergerigi untuk mencengkeram benda, sementara bagian dekat engsel dilengkapi mata pemotong untuk memotong kabel atau kawat berukuran tertentu. Karena menggabungkan beberapa fungsi dalam satu alat, tang ini dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan ringan hingga menengah.
Kegunaan utama tang kombinasi adalah memegang, menjepit, membengkokkan, dan memotong material tertentu. Alat ini dapat membantu ketika seseorang perlu mencengkeram mur atau komponen, menahan kabel saat memasang sambungan, atau memotong kawat. Namun, kemampuan pemotongannya tetap memiliki batas. Jangan menggunakan tang kombinasi untuk memotong material yang lebih keras atau lebih besar daripada kapasitas alat karena dapat merusak mata pemotong.
Tang kombinasi cocok menjadi salah satu perkakas dasar di rumah karena cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Saat memilihnya, perhatikan kualitas material rahang, ketepatan pertemuan bagian pemotong, kenyamanan pegangan, serta ukuran tang. Jika akan digunakan untuk pekerjaan listrik, pilih produk yang memang dirancang dan diberi penandaan yang sesuai untuk pekerjaan kelistrikan, bukan sekadar tang dengan pegangan berlapis plastik.
Advertisement
2. Tang Potong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326909/original/076277300_1787040969-Tang_Potong.jpeg)
Tang potong atau diagonal cutting pliers dirancang terutama untuk memotong kawat, kabel tertentu, dan material sejenis. Berbeda dari tang kombinasi yang memiliki rahang untuk menjepit, bagian kepala tang potong memiliki mata pemotong berbentuk diagonal yang memungkinkan pengguna memotong material dengan lebih efektif. Bentuk ini juga membuat tang dapat digunakan untuk memotong bagian yang berada relatif dekat dengan permukaan tertentu.
Tang potong banyak digunakan dalam pekerjaan kelistrikan, elektronika, perakitan, hingga kerajinan. Ukuran dan kapasitas pemotongannya bermacam-macam, sehingga pengguna perlu memperhatikan spesifikasi alat sebelum memotong kawat atau kabel. Jangan menganggap semua tang potong dapat digunakan untuk material yang sama karena kawat dengan tingkat kekerasan atau diameter berbeda membutuhkan kapasitas pemotongan yang berbeda pula.
Agar tetap awet, hindari menggunakan tang potong untuk memotong baut, paku, atau logam yang terlalu keras jika alat tersebut memang tidak dirancang untuk pekerjaan tersebut. Penggunaan yang melebihi kapasitas dapat membuat mata tang cepat tumpul atau bahkan rusak. Untuk pekerjaan listrik, pastikan tang yang digunakan memiliki isolasi dan spesifikasi yang sesuai, serta jangan mengandalkannya sebagai satu-satunya perlindungan ketika bekerja pada instalasi yang masih bertegangan.
3. Tang Lancip
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5062495/original/071615500_1734932781-1734931278358_fungsi-tang-lancip.jpg)
Tang lancip atau long nose pliers memiliki rahang yang panjang, sempit, dan meruncing pada bagian ujungnya. Bentuk tersebut membuat alat ini sangat berguna untuk menjangkau ruang yang sempit dan memegang benda-benda kecil. Dibandingkan tang dengan rahang lebar, tang lancip dapat memberikan akses yang lebih baik ketika komponen berada di antara kabel atau bagian mesin yang sulit dijangkau tangan.
Tang ini sering digunakan untuk pekerjaan elektronik, kelistrikan, otomotif, perakitan, dan berbagai pekerjaan presisi. Selain menjepit, tang lancip dapat membantu membengkokkan kawat, mengambil komponen kecil, atau menahan bagian tertentu ketika melakukan pemasangan. Beberapa model juga memiliki bagian pemotong di dekat pangkal rahang sehingga dapat digunakan untuk memotong kabel atau kawat yang sesuai dengan kapasitasnya.
Meskipun ujungnya terlihat kuat, tang lancip bukan berarti cocok untuk mencengkeram benda berukuran besar atau melakukan pekerjaan berat. Tekanan berlebihan dapat membuat ujung rahang berubah bentuk atau rusak. Untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, pilih tang dengan rahang yang bertemu secara presisi dan pegangan yang nyaman sehingga tangan tidak cepat lelah saat digunakan dalam waktu lama.
Advertisement
4. Tang Slip Joint
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326910/original/001911900_1787040970-Tang_Slip_Joint.jpeg)
Tang slip joint memiliki mekanisme sambungan yang memungkinkan posisi titik tumpunya diubah. Dengan memindahkan posisi tersebut, jarak bukaan rahang dapat disesuaikan sehingga tang dapat digunakan untuk memegang benda dengan berbagai ukuran. Jenis ini cukup umum digunakan dalam pekerjaan rumah tangga karena fleksibel untuk kebutuhan menjepit dan memegang.
Rahang tang slip joint biasanya memiliki permukaan bergerigi yang membantu mencengkeram benda. Alat ini dapat digunakan untuk memegang pipa, mur, baut, atau benda lain yang bentuknya memungkinkan dicengkeram dengan aman. Namun, tang slip joint bukan pengganti kunci pas atau kunci inggris. Permukaan rahang yang bergerigi dapat meninggalkan bekas pada benda, terutama jika digunakan pada permukaan logam yang halus.
Saat menggunakannya, pastikan posisi rahang sudah sesuai dengan ukuran benda yang hendak dipegang. Hindari menjepit terlalu longgar karena benda dapat tergelincir, tetapi jangan pula memberikan tekanan berlebihan. Tang slip joint lebih tepat digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan daya cengkeram fleksibel daripada pekerjaan presisi yang membutuhkan permukaan rahang tidak merusak benda.
5. Tang Buaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326911/original/028812600_1787040970-Tang_Buaya.jpeg)
Tang buaya atau locking pliers memiliki mekanisme pengunci yang memungkinkan rahangnya tetap mencengkeram benda setelah tekanan pada gagang dilepaskan. Fitur tersebut membuat tang ini berbeda dari tang biasa yang harus terus ditekan selama digunakan. Pengguna dapat mengatur tingkat bukaan rahang dan kekuatan cengkeramannya melalui mekanisme penyetel yang tersedia pada alat.
Tang buaya berguna ketika seseorang perlu menahan benda dalam posisi tertentu untuk sementara waktu. Dalam pekerjaan bengkel atau perbaikan, alat ini dapat membantu menjepit komponen, menahan material saat proses pengerjaan, atau memegang benda yang sulit ditahan dengan tangan. Karena memiliki daya cengkeram kuat, tang buaya juga dapat digunakan untuk membantu pekerjaan pada benda yang membutuhkan pegangan stabil.
Meski demikian, kekuatan jepitnya perlu digunakan secara hati-hati. Tekanan yang terlalu besar dapat meninggalkan bekas atau merusak permukaan benda, terutama material yang lunak. Tang buaya juga bukan alat yang tepat untuk setiap pekerjaan memutar atau menggantikan seluruh fungsi kunci pas. Gunakan sesuai kebutuhan dan pastikan mekanisme pengunci serta bagian rahangnya masih dalam kondisi baik.
Advertisement
6. Tang Snap Ring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326912/original/059778500_1787040970-Tang_Snap_Ring.jpeg)
Tang snap ring atau circlip pliers dirancang khusus untuk memasang dan melepas snap ring atau circlip, yaitu cincin pengunci yang digunakan pada berbagai mekanisme mesin. Tang ini memiliki ujung rahang yang dibuat untuk masuk ke lubang kecil pada snap ring sehingga cincin dapat ditekan atau dibuka sesuai kebutuhan. Bentuknya berbeda dari tang biasa karena ujungnya biasanya lebih kecil dan dirancang untuk pekerjaan spesifik.
Alat ini banyak digunakan dalam pekerjaan otomotif, mesin, peralatan mekanis, dan perakitan komponen. Snap ring dapat ditemukan pada berbagai bagian yang membutuhkan pengunci agar komponen tetap berada pada posisinya. Dengan menggunakan tang khusus, pemasangan dan pelepasan cincin dapat dilakukan dengan lebih terkontrol dibandingkan menggunakan obeng atau alat improvisasi.
Penggunaan tang snap ring yang tepat juga penting untuk mencegah cincin terlepas secara tiba-tiba. Pastikan ujung tang benar-benar masuk ke lubang snap ring sebelum memberikan tekanan. Pilih jenis tang yang sesuai dengan tipe snap ring karena terdapat model untuk cincin internal dan eksternal. Menggunakan alat yang tidak sesuai dapat membuat cincin sulit dilepas atau berisiko terlempar saat tekanan dilepaskan.
7. Tang Crimping
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5062507/original/053549600_1734932803-1734931286878_fungsi-tang-crimping.jpg)
Tang crimping merupakan alat yang digunakan untuk melakukan proses crimping, yaitu mengikat terminal atau konektor tertentu pada kabel dengan memberikan tekanan mekanis. Berbeda dengan tang biasa, kepala tang crimping memiliki bagian khusus yang bentuknya disesuaikan dengan jenis terminal atau konektor yang hendak dipasang. Karena itu, alat ini banyak digunakan dalam pekerjaan kelistrikan, jaringan, otomotif, dan perakitan kabel.
Cara kerja tang crimping adalah menempatkan terminal atau konektor dan kabel pada bagian yang sesuai, kemudian menekan gagang sehingga terminal terjepit pada kabel. Hasil crimping yang baik harus cukup kuat untuk menahan kabel sekaligus menghasilkan sambungan yang sesuai dengan jenis terminal. Pemilihan ukuran rongga crimping harus disesuaikan dengan ukuran kabel dan terminal agar sambungan tidak terlalu longgar ataupun mengalami kerusakan akibat tekanan berlebihan.
Tang crimping memiliki banyak model dengan fungsi yang berbeda-beda. Ada yang dibuat untuk terminal listrik tertentu, konektor jaringan, hingga kebutuhan otomotif. Karena itu, jangan menggunakan satu tang crimping untuk semua jenis konektor tanpa memeriksa spesifikasinya. Untuk instalasi listrik, kualitas sambungan sangat penting sehingga hasil crimping sebaiknya diperiksa setelah proses selesai untuk memastikan kabel terpasang dengan kuat dan benar.
Advertisement
8. Tang Seeger
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326913/original/090181400_1787040970-Tang_Seeger.jpeg)
Tang Seeger pada dasarnya merupakan sebutan yang sering digunakan untuk tang khusus pemasangan dan pelepasan seeger ring atau circlip. Alat ini memiliki ujung kecil yang dirancang masuk ke lubang pada cincin pengunci. Dengan menekan atau melepaskan gagang, pengguna dapat mengubah diameter cincin sehingga dapat dipasang atau dilepas dari alur pada komponen mesin.
Tang Seeger banyak digunakan dalam pekerjaan mekanik, terutama pada komponen otomotif, mesin, dan peralatan yang menggunakan cincin pengunci. Cincin Seeger berfungsi menahan komponen agar tidak bergeser dari poros atau rumahnya. Karena ukurannya dapat kecil dan posisinya sering berada di ruang yang terbatas, penggunaan tang khusus membuat proses pembongkaran dan pemasangan menjadi lebih mudah dibandingkan menggunakan alat seadanya.
Sebelum menggunakan tang Seeger, pastikan jenisnya sesuai dengan cincin yang dikerjakan. Ada tang untuk Seeger internal dan ada pula yang digunakan untuk Seeger eksternal, sehingga arah gerakan rahangnya berbeda. Pastikan ujung tang masuk dengan sempurna ke lubang cincin sebelum memberikan tekanan. Selain mengurangi risiko kerusakan cincin, cara ini juga membantu mencegah Seeger terlepas secara tiba-tiba dan melukai pengguna.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Jenis-Jenis Tang dan Kegunaannya
1. Apa saja jenis-jenis tang yang umum digunakan?
Beberapa jenis tang yang umum digunakan antara lain tang kombinasi, tang potong, tang lancip, tang slip joint, tang buaya, tang snap ring, tang crimping, dan tang Seeger. Masing-masing memiliki bentuk rahang dan fungsi yang berbeda sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis pekerjaan.
2. Apa fungsi tang kombinasi?
Tang kombinasi merupakan tang serbaguna yang dapat digunakan untuk menjepit, memegang, membengkokkan, dan memotong material tertentu. Alat ini cocok menjadi salah satu perkakas dasar di rumah karena dapat membantu berbagai pekerjaan ringan hingga menengah.
3. Apa kegunaan tang potong?
Tang potong dirancang khusus untuk memotong kawat, kabel tertentu, dan material sejenis sesuai kapasitas alat. Bentuk mata potongnya memungkinkan pengguna melakukan pemotongan dengan lebih efektif dibandingkan menggunakan tang yang hanya dirancang untuk menjepit.
4. Untuk apa tang lancip digunakan?
Tang lancip memiliki rahang panjang dan sempit sehingga cocok untuk menjangkau ruang sempit, memegang benda kecil, membengkokkan kawat, dan membantu pekerjaan presisi. Tang ini banyak digunakan dalam pekerjaan elektronik, kelistrikan, otomotif, dan perakitan.
5. Apa fungsi tang slip joint?
Tang slip joint memiliki posisi titik tumpu yang dapat disesuaikan sehingga bukaan rahangnya bisa digunakan untuk benda dengan ukuran berbeda. Tang ini terutama digunakan untuk menjepit dan memegang benda, seperti pipa atau komponen tertentu. Namun, rahangnya yang bergerigi dapat meninggalkan bekas pada permukaan benda.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326567/original/092602700_1787027929-Screenshot_2026-08-18_110108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326896/original/085724100_1787040450-Jenis-Jenis_Tang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326885/original/093900100_1787040167-c0e66288-502b-4f1a-9b5c-0ffd0874c389.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519974/original/020237300_1772603018-gorden.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383091/original/092424200_1760617672-cada53d5585f56c657dfc62dee77a46b.jpg)