10 Cara Membasmi Tungau Debu di Rumah dan Mencegahnya Kembali

Ini cara membasmi tungau debu di rumah dengan membersihkan debu, mencuci perlengkapan tidur, dan menurunkan kelembapan.

Diterbitkan 18 Agustus 2026, 16:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tungau debu adalah makhluk kecil yang dapat menimbulkan masalah besar bagi penderita alergi. Alergen umum ini terlalu kecil untuk dilihat, tetapi bersin terus-menerus, hidung berair, dan gejala asma bisa menjadi tanda keberadaannya di rumah. Tungau debu dapat ditemukan di seprai, kain pelapis furnitur, dan karpet karena mereka memakan sel-sel kulit mati.

Membersihkan rumah secara rutin untuk menghilangkan debu dan menurunkan kelembapan di dalam rumah merupakan beberapa cara terbaik untuk mengurangi populasi tungau debu. Berikut cara membasmi tungau debu dan mencegahnya kembali, dilansir Liputan6.com dari laman Southern Living, Selasa (18/8).

Apa Itu Tungau Debu?

Tungau debu adalah arakhnida mikroskopis yang berkerabat dengan kutu, laba-laba, dan tungau kecil. Ada dua spesies umum yang ditemukan di Amerika Serikat, yaitu tungau debu rumah Amerika Utara (Dermatophagoides farinae) dan tungau debu rumah Eropa (D. pteronyssinus).

Tungau debu memakan sel-sel kulit yang terkelupas dari manusia dan hewan. Sel-sel tersebut dapat ditemukan dalam debu di sekitar rumah serta di lingkungan yang hangat dan lembap. Kasur, seprai, furnitur berlapis kain, karpet, dan tirai merupakan tempat yang sering menjadi sarang tungau debu. Meskipun tidak menyengat atau menggigit, tungau debu dapat memicu gejala alergi.

Mengapa Tungau Debu Berbahaya?

Tungau debu dapat memicu gejala alergi dan asma. Paparan yang berkelanjutan dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan penderita alergi tungau debu, menyebabkan bersin dan batuk terus-menerus, mata gatal, serta meningkatkan risiko serangan asma yang parah.

Tungau debu juga memainkan peran yang cukup besar dalam perkembangan asma pada anak-anak. Sekitar 45 persen penderita asma mengalami alergi terhadap tungau debu.

Jika gejala alergi muncul pada malam hari atau saat bangun tidur, atau terjadi iritasi kulit setelah menggunakan furnitur berlapis kain atau tempat tidur, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya tungau debu. Dengan mengurangi populasi tungau debu di rumah, paparan terhadap alergen penyebab gejala tersebut juga dapat dikurangi.

10 Cara Membasmi Tungau Debu

Kunci untuk menghilangkan tungau debu adalah mengurangi jumlah debu di rumah dan tempat-tempat yang dapat menjadi tempat hidup tungau debu.

1. Lindungi Perlengkapan Tempat Tidur

Gunakan penutup anti-debu untuk melindungi bantal, kasur, dan pegas kasur. Kain yang ditenun rapat ini mencegah debu dan tungau debu menembus perlengkapan tempat tidur. Cuci penutup tersebut secara teratur.

Membersihkan kasur dengan uap sekali atau dua kali setahun juga dapat membunuh tungau debu yang ada.

2. Cuci Perlengkapan Tempat Tidur

Perlengkapan tempat tidur yang hangat dan telah bersentuhan dengan kulit manusia maupun hewan peliharaan sangat menarik bagi tungau debu yang mencari sumber makanan.

Cuci perlengkapan tempat tidur seperti seprai, selimut, bantal, dan alas kasur setiap minggu menggunakan air panas bersuhu 130°F atau lebih tinggi. Untuk perlengkapan tempat tidur yang tidak dapat dicuci, masukkan ke dalam pengering selama 15 menit untuk membunuh tungau debu yang ada.

3. Sedot Debu Karpet dan Permadani

Sedot debu pada karpet dan permadani setiap minggu untuk menghilangkan sumber makanan seperti debu dan sel kulit mati. Cuci permadani kecil menggunakan mesin cuci.

Bagi mereka yang mengalami alergi parah, pertimbangkan pembersihan karpet secara profesional dua kali setahun. Jika memungkinkan, ganti karpet yang menutupi seluruh lantai dengan lantai keras seperti kayu, ubin, atau linoleum.

4. Bersihkan Lantai Keras dari Debu

Sama seperti lantai berkarpet, lantai keras juga dapat menjadi tempat berkumpulnya debu. Gunakan pel basah untuk membersihkan lantai linoleum, ubin, dan kayu keras secara teratur.

Pel kering dapat mengaduk debu dan menyebarkannya ke udara. Jangan lupakan area di belakang pintu, di bawah peralatan rumah tangga dan furnitur, serta ruang-ruang yang jarang digunakan.

5. Bersihkan Tirai dan Gorden

Tirai dapat menumpuk banyak debu seiring waktu. Cuci atau bersihkan tirai menggunakan penyedot debu untuk menghilangkan penumpukan debu.

Pilih tirai yang dapat dicuci atau ganti dengan tirai gulung yang dapat dibersihkan dari debu secara rutin.

6. Bersihkan Perabotan dengan Penyedot Debu

Sofa dan perabotan berlapis kain lainnya dapat menumpuk debu, sel kulit mati, dan alergen lainnya.

Bersihkan perabotan berlapis kain secara rutin menggunakan penyedot debu untuk menghilangkan alergen. Lakukan pula pembersihan dengan uap satu atau dua kali setahun untuk mengurangi tungau debu lebih lanjut.

7. Kurangi Barang yang Menumpuk

Batasi jumlah mainan boneka, pernak-pernik, tanaman dan bunga buatan, serta benda-benda lain yang mudah menumpuk debu di kamar tidur dan seluruh rumah jika memungkinkan.

Membersihkan debu secara rutin dapat membantu. Namun, pastikan barang-barang yang dipajang dipindahkan dan dibersihkan sesering mungkin agar debu tidak menumpuk. Mainan boneka dapat dicuci jika diperlukan untuk menghilangkan debu yang menumpuk.

Kurangi barang yang menumpuk di seluruh rumah untuk mencegah debu terkumpul di tumpukan buku, pakaian, dan mainan yang terabaikan.

8. Gunakan AC

Pada hari-hari yang hangat dan lembap, menyalakan AC tidak hanya membuat Anda tetap sejuk, tetapi juga membantu menyaring debu dan alergen lain yang menjadi makanan tungau debu serta mengurangi kelembapan dalam ruangan yang dibutuhkan tungau debu untuk bertahan hidup.

Pastikan filter AC diganti secara teratur. Mengatur suhu tidak lebih tinggi dari 70°F dapat membantu memperlambat laju perkembangbiakan tungau debu karena kisaran suhu ideal mereka berada di atas 70°F.

9. Turunkan Kelembapan

Kurangi kelembapan di rumah hingga di bawah 50 persen dengan menggunakan AC atau dehumidifier.

Tungau debu berkembang dengan baik di lingkungan yang lembap, yang merupakan faktor penting bagi mereka untuk bereproduksi. Kelembapan yang lebih rendah membuat tungau debu lebih sulit bertahan hidup.

10. Bersihkan Debu Secara Teratur

Bersihkan debu pada perabotan satu atau dua kali seminggu menggunakan kain mikrofiber yang sedikit basah. Cara ini dapat menahan debu dan mencegahnya beterbangan di udara.

Tirai jendela, ventilasi udara, lis kayu, dan tempat-tempat lain yang sering menjadi lokasi penumpukan debu juga sebaiknya dibersihkan secara rutin.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membasmi Tungau Debu

1. Apa itu tungau debu?

Tungau debu adalah arakhnida mikroskopis yang memakan sel kulit manusia dan hewan. Tungau ini banyak ditemukan di lingkungan yang hangat dan lembap, seperti kasur, seprai, karpet, tirai, dan furnitur berlapis kain.

2. Apakah tungau debu dapat menyebabkan alergi?

Ya. Tungau debu dapat memicu gejala alergi dan asma, seperti bersin, batuk, mata gatal, hidung berair, serta meningkatkan risiko serangan asma pada penderita alergi.

3. Bagaimana cara membasmi tungau debu di rumah?

Cara mengurangi tungau debu antara lain mencuci perlengkapan tempat tidur dengan air panas, menyedot debu pada karpet dan furnitur secara rutin, membersihkan lantai dengan pel basah, serta menggunakan penutup anti-debu pada kasur dan bantal.

4. Apakah menurunkan kelembapan dapat mengurangi tungau debu?

Ya. Tungau debu berkembang dengan baik di lingkungan yang lembap. Menjaga kelembapan rumah di bawah 50 persen dengan bantuan AC atau dehumidifier dapat membuat tungau debu lebih sulit bertahan hidup.

5. Bagaimana cara mencegah tungau debu kembali?

Bersihkan debu secara rutin, kurangi barang yang mudah menumpuk debu, cuci perlengkapan tempat tidur setiap minggu, bersihkan karpet dan furnitur berlapis kain, serta jaga kelembapan rumah tetap rendah.    

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6