Liputan6.com, Jakarta - Sudut plafon sering menjadi tempat berkumpulnya debu, rambut, dan sarang laba-laba karena letaknya tinggi dan sulit dijangkau. Namun, membersihkannya tidak harus dilakukan dengan berdiri di atas kursi atau bangku yang berisiko membuat Anda kehilangan keseimbangan.
Dengan alat yang tepat, debu di sudut plafon dapat dibersihkan dari lantai menggunakan metode yang lebih aman dan praktis. Kuncinya adalah memilih alat dengan gagang panjang serta membersihkan debu secara bertahap agar tidak justru menyebarkannya ke seluruh ruangan.Â
Selengkapnya begini cara membersihkan debu di sudut plafon tanpa naik kursi, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (11/8).
Advertisement
1. Gunakan Kemoceng Mikrofiber Bergagang Panjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321476/original/059613100_1786442887-ba7ec6ad-1215-40e4-9364-4d611cd75d1f.jpeg)
Kemoceng mikrofiber dengan gagang teleskopik merupakan salah satu pilihan paling praktis untuk menjangkau sudut plafon tanpa perlu naik kursi. Serat mikrofiber dapat membantu menangkap debu dan rambut, sementara gagang yang dapat dipanjangkan memungkinkan Anda tetap berdiri di lantai.Â
Atur panjang gagang sesuai tinggi plafon dan posisikan kepala kemoceng sedikit miring agar dapat masuk ke pertemuan antara plafon dan dinding. Bersihkan sudut plafon secara perlahan dan kerjakan seluruh area plafon sebelum membersihkan dinding, furnitur, atau lantai di bawahnya.Â
Jika terdapat sarang laba-laba, gunakan kepala kemoceng yang lembut atau khusus untuk menjangkau sudut. Hindari menggosok terlalu kuat, terutama pada plafon bertekstur atau permukaan yang mudah terkelupas.
Advertisement
2. Manfaatkan Vacuum Cleaner dengan Selang dan Kepala Sikat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321477/original/063178900_1786442887-1c6c5bae-9e04-4c1b-bd88-49db1dbfa487.jpeg)
Vacuum cleaner dengan selang atau pipa ekstensi dapat digunakan untuk membersihkan debu yang cukup tebal di sudut plafon tanpa perlu naik kursi. Pilih kepala sikat yang lembut agar permukaan plafon tidak mudah tergores, lalu arahkan perlahan mengikuti pertemuan antara plafon dan dinding.
Mulailah dari sudut plafon dan gerakkan kepala vacuum secara perlahan sepanjang garis pertemuan plafon dengan dinding. Cara ini membantu mengangkat debu, rambut, atau sarang laba-laba sekaligus menyedotnya sehingga kotoran tidak banyak beterbangan ke udara.
Jika tersedia, gunakan vacuum cleaner dengan filter yang baik agar debu yang tersedot tidak mudah kembali tersebar melalui udara buangan. Pastikan pula selang dan pipa ekstensi terpasang dengan kuat sebelum digunakan agar alat tidak terlepas saat diarahkan ke atas.
3. Gunakan Kepala Pel Datar dengan Kain Mikrofiber
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321478/original/066753900_1786442887-2aec2c22-130d-4f8f-b912-4b0cefa256d8.jpeg)
Jika tidak memiliki kemoceng teleskopik, kepala pel datar bergagang panjang dapat menjadi alternatif untuk membersihkan sudut plafon. Pilih kepala pel yang memiliki mekanisme untuk menjepit atau mengunci kain dengan kuat sehingga kain tidak mudah terlepas ketika digunakan di atas kepala.
Gunakan kain mikrofiber dalam kondisi kering terlebih dahulu untuk mengangkat debu yang menempel. Metode kering sebaiknya menjadi pilihan pertama karena tidak menambahkan kelembapan pada plafon dan cukup efektif untuk membersihkan debu ringan maupun sarang laba-laba.
Arahkan kepala pel secara perlahan ke sudut plafon tanpa memberikan tekanan berlebihan agar permukaan plafon dan alat tidak rusak. Pastikan Anda tetap berdiri di lantai dan jangan mengikat kain secara sembarangan pada gagang pel karena kain yang terlepas dapat jatuh atau mengganggu pandangan saat membersihkan.
Advertisement
4. Bersihkan dari Bagian Atas ke Bawah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321479/original/070361200_1786442887-136a03c0-2594-4786-81aa-fbbbec050ac8.jpeg)
Saat membersihkan sudut plafon, usahakan mengikuti prinsip dari bagian paling tinggi menuju bagian yang lebih rendah. Debu yang terlepas biasanya akan jatuh ke bawah, sehingga area di bawah plafon sebaiknya dibersihkan setelah seluruh bagian atas selesai.
Kerjakan satu sudut terlebih dahulu sebelum berpindah ke sisi lainnya. Setelah seluruh bagian plafon selesai, barulah lanjutkan membersihkan dinding, furnitur, dan lantai yang mungkin terkena debu.
Untuk debu yang cukup banyak, jangan langsung menggunakan kain basah pada seluruh permukaan. Mengangkat debu terlebih dahulu dengan kemoceng mikrofiber atau vacuum membantu mencegah debu bercampur dengan air dan menjadi lebih sulit dibersihkan.
5. Lap Noda Membandel dengan Kain Sedikit Lembap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321480/original/074120000_1786442887-8313adb0-acd3-4710-9ad6-9dcb5dcbfd2b.jpeg)
Debu yang sudah lama menempel terkadang meninggalkan noda yang tidak dapat diangkat hanya dengan kemoceng atau vacuum cleaner. Jika hal ini terjadi, gunakan kain mikrofiber yang sedikit lembap untuk mengusap bagian yang kotor secara perlahan, tetapi pastikan terlebih dahulu material dan lapisan plafon memungkinkan untuk dibersihkan dengan cara tersebut.
Untuk debu biasa, selalu dahulukan metode kering menggunakan kemoceng atau vacuum cleaner. Hindari membasahi plafon secara berlebihan, terutama pada permukaan yang berpori, mudah menyerap air, atau memiliki lapisan yang tidak tahan terhadap kelembapan.
Sebelum mengelap area yang lebih luas, sebaiknya uji kain lembap pada bagian kecil yang tidak terlalu terlihat. Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke plafon karena cairan dapat menetes ke wajah atau mata dan berpotensi meninggalkan noda pada permukaan.
Advertisement
6. Bersihkan Debu yang Jatuh Setelah Plafon Selesai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321481/original/078503900_1786442887-a0431bab-e483-40df-9b84-30c03cf18d9e.jpeg)
Setelah sudut plafon dibersihkan, jangan langsung menganggap pekerjaan selesai karena sebagian debu kemungkinan telah jatuh ke lantai atau furnitur. Bersihkan permukaan di bawahnya setelah seluruh bagian atas selesai agar debu tidak kembali mengotori area yang sudah dibersihkan.
Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu pada lantai, sofa, atau permukaan lain yang terkena kotoran. Untuk permukaan keras, kain lembap juga dapat membantu menangkap sisa debu tanpa membuatnya kembali beterbangan.Â
Sebaiknya lakukan pembersihan plafon sebelum menyapu atau mengepel lantai. Dengan urutan tersebut, debu yang jatuh dari sudut plafon dapat langsung dibersihkan pada tahap akhir sehingga prosesnya lebih efisien dan hasilnya lebih rapi.
Tips Keselamatan Saat Membersihkan Sudut Plafon
Membersihkan sudut plafon dari lantai tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan posisi tubuh dan kondisi alat yang digunakan. Pilih alat bergagang panjang yang memungkinkan Anda menjangkau plafon tanpa harus berjinjit, meregangkan tubuh secara berlebihan, atau kehilangan keseimbangan.
Jangan mengganti kursi dengan meja, bangku, kardus, atau benda lain yang tidak dirancang sebagai pijakan. Jika sudut plafon terlalu tinggi untuk dijangkau dengan aman, gunakan alat dengan gagang yang lebih panjang atau minta bantuan orang lain maupun tenaga profesional.
Saat menggunakan alat bergagang panjang, berdirilah dengan posisi kaki yang stabil dan kendalikan alat secara perlahan. Jangan memaksakan jangkauan atau memberikan tekanan terlalu kuat, terutama jika kepala alat sulit dikendalikan atau terlepas, karena kondisi tersebut dapat membuat Anda kehilangan keseimbangan atau menyebabkan alat jatuh.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membersihkan Debu di Sudut Plafon Tanpa Naik Kursi
1. Apakah membersihkan sudut plafon harus menggunakan tangga?
Tidak. Debu di sudut plafon dapat dibersihkan dari lantai menggunakan kemoceng mikrofiber, vacuum cleaner dengan pipa ekstensi, atau alat bergagang panjang lainnya. Pastikan alat cukup panjang agar Anda tidak perlu berjinjit atau meregangkan tubuh secara berlebihan.
2. Apa alat yang paling praktis untuk membersihkan debu di sudut plafon?
Kemoceng mikrofiber bergagang teleskopik merupakan salah satu pilihan paling praktis. Alat ini ringan, mudah diarahkan, dan dapat menjangkau sudut plafon tanpa mengharuskan Anda berdiri di atas kursi.
3. Apakah vacuum cleaner bisa digunakan untuk membersihkan plafon?
Bisa, terutama jika vacuum cleaner dilengkapi selang atau pipa ekstensi dan kepala sikat yang lembut. Alat tersebut dapat membantu menyedot debu dan sarang laba-laba sehingga kotoran tidak banyak beterbangan ke udara.
4. Bolehkah menggunakan kain basah untuk membersihkan plafon?
Boleh untuk noda tertentu, tetapi sebaiknya gunakan kain yang sedikit lembap dan pastikan material plafon tahan terhadap kelembapan. Untuk debu biasa, metode kering menggunakan kemoceng atau vacuum cleaner lebih dianjurkan.
5. Apa yang harus dilakukan jika sudut plafon terlalu tinggi untuk dijangkau?
Jangan memaksakan diri dengan berjinjit, meregangkan tubuh secara berlebihan, atau menggunakan meja dan benda lain sebagai pijakan. Gunakan alat dengan gagang yang lebih panjang atau minta bantuan orang lain maupun tenaga profesional jika area tersebut tetap sulit dijangkau dengan aman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312818/original/023895500_1785560927-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_12.01.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134529/original/089698800_1739622825-20250215-Prabowo-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4804864/original/058141600_1713412064-cek_fakta_atm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321475/original/054654100_1786442887-333d1ef9-6d16-4ae5-a85e-89f94d516e6a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321570/original/027773000_1786451589-881d9947-02aa-4496-876b-a89f8c4e3680.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300995/original/077514800_1784432867-Inspirasi_Carport_Berlantai_Grass_Block_yang_Cocok_untuk_Rumah_Modern_Minimalis_Model_Kanopi_dengan_Rangka_Besi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321519/original/047035700_1786446636-dd4cc71a-becb-467f-943f-648f24b9f4b1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321338/original/034208300_1786439319-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321482/original/062196100_1786443015-hl2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3294391/original/045231600_1605161123-woman-bathroom-wipes-her-face-after-shower-with-terry-towel_118454-11139.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4088388/original/082748200_1657767457-pexels-ahsanjaya-8719573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5311690/original/052932300_1754892480-20250811-Budidaya_Maggot-MER_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571162/original/024271300_1777607325-natural.jpg)