Liputan6.com, Kota Meksiko - Influencer TikTok Meksiko Cesar Gastelum tewas ditembak saat melakukan siaran langsung di depan sebuah restoran cepat saji di Kota Culiacan, wilayah barat laut Meksiko, pada Selasa (4/8/2026). Hal itu dikonfirmasi oleh otoritas setempat dan pemerintah federal.
Gastelum, yang memiliki lebih dari 600.000 pengikut di TikTok, ditembak setelah dihampiri dua orang berhelm yang mengendarai sepeda motor.
Seorang pejabat keamanan Negara Bagian Sinaloa mengonfirmasi kematian Gastelum kepada Reuters. Ia mengatakan aparat tengah menggelar operasi keamanan besar-besaran.
Advertisement
Kabinet Keamanan Federal Meksiko pada Rabu (5/8) menyatakan pihak berwenang sedang menyelidiki kemungkinan serangan tersebut berkaitan dengan sejumlah unggahan Gastelum di media sosial. Dalam beberapa unggahan itu, Gastelum diketahui menyinggung salah satu kubu dalam kelompok kriminal.
Aparat federal bersama Kantor Kejaksaan Sinaloa tengah memeriksa rekaman kamera pengawas dan barang bukti lainnya untuk mengidentifikasi serta menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum seperti dilaporkan CNN pada Rabu menegaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.
"Pelaku di lapangan—dan jika ada, dalang di baliknya—harus ditangkap. Motif pembunuhan tragis ini juga harus diungkap," kata Sheinbaum dalam konferensi pers pagi hari.
Culiacan dan sejumlah kota lain di Sinaloa belakangan dilanda kekerasan yang melibatkan kelompok kriminal terorganisasi.
Menurut laporan terbaru organisasi nonpemerintah International Crisis Group, Los Mayos dan Los Chapitos, dua faksi dalam Kartel Sinaloa, terlibat bentrokan sejak September 2024. Kedua kelompok memperebutkan pengaruh di kota-kota utama Sinaloa, terutama Culiacan dan Mazatlán, serta sejumlah wilayah lain di negara bagian tersebut.
Laporan itu menyebut kedua faksi menggunakan senjata api, kendaraan lapis baja, bahkan pesawat nirawak atau drone. Pertikaian tersebut telah memicu kekerasan tingkat tinggi dan mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat di sejumlah wilayah Sinaloa.
Kedua kubu juga menggunakan kekerasan untuk menebar ketakutan kepada kelompok lawan.
Nama Los Mayos dan Los Chapitos diambil dari julukan dua pendiri Kartel Sinaloa, yakni Ismael "Mayo" Zambada dan Joaquin "Chapo" Guzman.
Keduanya bersaing memperebutkan kendali atas kartel tersebut. Saat ini, Zambada dan Guzman sama-sama menjalani hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat atas kasus perdagangan narkoba.
Los Mayos merupakan kelompok yang mendukung Mayo Zambada. Adapun Los Chapitos berada di kubu Chapo Guzman dan dipimpin oleh putra-putra gembong narkoba tersebut.
Â
Influencer Lain Juga Dibunuh
Kematian Gastelum mengingatkan pada kasus serupa yang menimpa influencer kecantikan Meksiko Valeria Marquez pada Mei 2025. Marquez ditembak mati saat melakukan siaran langsung di TikTok dari sebuah salon di Zapopan, Negara Bagian Jalisco.
Pada akhir Juli, pihak berwenang Meksiko mengumumkan penangkapan Ramon Angel Alvarez Ayala.
Menteri Keamanan Federal Meksiko Omar Garcia Harfuch menyebut Alvarez Ayala sebagai pemimpin Los Rs, kelompok kriminal yang terkait dengan Kartel Generasi Baru Jalisco atau Jalisco New Generation Cartel (CJNG).
Alvarez Ayala, yang juga dikenal dengan julukan "R1", dikaitkan dengan pembunuhan Marquez. Ia juga dituduh memerintahkan pembunuhan Wali Kota Uruapan Carlos Manzo pada November 2025.
Menurut Garcia Harfuch, Francisco, putra Alvarez Ayala, pernah menjalin hubungan asmara dengan Marquez.
"Francisco sebelumnya telah beberapa kali mengancam Marquez. Semua petunjuk menunjukkan bahwa sang anak meminta ayahnya, R1, untuk membunuh Marquez," kata Garcia Harfuch.
Ia menambahkan, Francisco masih buron dan kini sedang diburu pihak berwenang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316591/original/081175500_1785975274-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411878/original/051204100_1479715137-Meksiko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301623/original/095037200_1784505166-ar6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299166/original/077627500_1784196938-90-7.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5266321/original/076475400_1750997331-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3342296/original/095357800_1609984155-gempa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1102975/original/093386800_1452074417-2016-01-06-ilustrasi_gempa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3506454/original/048190800_1625843212-ilustrasi-gempa-bumi-istock--2_ratio-16x9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289073/original/046291600_1783391105-bel6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2378744/original/007408200_1539073523-bendera_meksiko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)