Pesepak Bola Thailand Tewas Tersambar Petir Saat Pertandingan

Seorang pesepak bola Thailand tewas setelah sambaran petir menghantam lapangan saat pertandingan sepak bola berlangsung.

Diterbitkan 05 Agustus 2026, 20:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bangkok - Seorang pesepak bola Thailand tewas setelah sambaran petir menghantam lapangan saat pertandingan sepak bola berlangsung di Kota Sungai Golok, Provinsi Narathiwat, Thailand selatan, pada Selasa, 4 Agustus sore. Insiden tersebut juga menyebabkan 12 orang lainnya, termasuk seorang pemain asal Malaysia, mengalami luka-luka.

Dikutip Channel News Asia, Kepala Kepolisian Sungai Golok, Thun Sirikhunt, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 waktu setempat ketika hujan deras mengguyur pertandingan semifinal turnamen sepak bola regional Golok FA Cup di Stadion Santiphap.

Laga tersebut mempertemukan tim Abu x Nong Sirin melawan SAMCOLT, tim gabungan yang diperkuat pemain asal Thailand dan Malaysia. Menurut Sirikhunt, turnamen Golok FA Cup juga diikuti sejumlah tim dari Malaysia, termasuk Kelantan FC.

Sungai Golok sendiri berada di dekat perbatasan Thailand dengan Negara Bagian Kelantan, Malaysia.

Korban meninggal diketahui bernama Sofwan Awae, pesepak bola berusia 24 tahun yang berposisi sebagai pemain sayap dan membela klub kasta ketiga Thailand, Yala FC.

Menurut Thai Enquirer, Sofwan bermain untuk tim Abu x Nong Sirin dalam turnamen tersebut, meskipun terdapat laporan lain yang menyebutkan informasi berbeda.

Sebelum bergabung dengan Yala FC, Sofwan pernah memperkuat Pattani FC. Ia baru menandatangani kontrak bersama Yala FC beberapa hari sebelum insiden nahas tersebut terjadi.

Polisi Thailand menerima panggilan darurat sekitar pukul 17.30 pada Selasa dan segera menuju lokasi kejadian. Saat ditemukan, Sofwan berada dalam kondisi kritis.

"Meski tim medis darurat telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkannya, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya dalam insiden tersebut," kata Thun Sirikhunt seperti dikutip kantor berita Bernama.