Ultah ke-80, Trump Nonton UFC di Gedung Putih

Trump sengaja membangun panggung UFC di Gedung Putih.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 17:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, D.C. - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar ajang Ultimate Fighting Championship (UFC) di halaman Gedung Putih pada Minggu waktu setempat sebagai bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.

Acara yang dihadiri ribuan penonton itu menghadirkan sejumlah pertarungan bergengsi dan menarik perhatian tokoh politik, pelaku bisnis, serta penggemar olahraga bela diri dari berbagai wilayah.

Dikutip dari CNN, Senin (15/6/2026). Trump menyaksikan pertandingan dari sisi arena bersama Ibu Negara Melania Trump dan Presiden UFC Dana White. Sejumlah anggota keluarga Trump juga turut menghadiri acara tersebut.

Sementara itu, di luar kompleks Gedung Putih, para pendukung memadati area yang disediakan untuk penonton. Sejumlah kelompok juga menggelar aksi protes selama acara berlangsung.

Sorotan utama malam itu tertuju pada laga perebutan gelar kelas ringan UFC. Petarung asal Amerika Serikat Justin Gaethje berhasil merebut sabuk juara setelah mengalahkan Ilia Topuria dalam pertarungan utama.

Tim sudut Topuria memutuskan menghentikan pertandingan setelah ronde keempat akibat cedera yang dialami petarung berdarah Spanyol-Georgia tersebut.

Kemenangan itu sekaligus mengakhiri rekor sempurna Topuria yang sebelumnya mencatatkan 17 kemenangan tanpa kekalahan di ajang seni bela diri campuran (MMA).

Kejutan juga terjadi pada laga pendukung utama ketika petarung Prancis Ciryl Gane mengalahkan mantan juara dua divisi asal Brasil, Alex Pereira, untuk merebut gelar interim kelas berat.

Selain itu, Sean O'Malley, Josh Hokit, Mauricio Ruffy, Bo Nickal, dan Diego Lopes turut mencatat kemenangan dalam pertarungan masing-masing.

Usai pertandingan, Gaethje sempat menemui Trump di tepi arena dan berjabat tangan dengan Presiden AS tersebut.

Trump memuji penyelenggaraan UFC di Gedung Putih dan menyebutnya sebagai salah satu pertunjukan olahraga terbaik yang pernah ia saksikan. Setelah acara berakhir, Trump dijadwalkan melanjutkan agenda perjalanan menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7.

Meski berlangsung meriah, acara tersebut sempat diwarnai kontroversi. Petarung Josh Hokit memicu perdebatan setelah melontarkan pernyataan yang menyinggung mantan Ibu Negara AS Michelle Obama dalam pidato seusai pertarungan.

Pernyataan tersebut memunculkan beragam reaksi dari penonton dan pengguna media sosial. CNN melaporkan telah meminta tanggapan dari Gedung Putih maupun perwakilan Michelle Obama terkait insiden tersebut.

Penyelenggaraan UFC di lingkungan Gedung Putih menjadi salah satu acara olahraga terbesar yang pernah digelar di kompleks kepresidenan Amerika Serikat dan merupakan bagian dari berbagai kegiatan yang disiapkan untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan negara tersebut.