7 Cara Membersihkan Gorden Berdebu Tanpa Harus Dicopot, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah

Ingin gorden bersih tanpa repot melepasnya? Simak 7 cara membersihkan gorden berdebu tanpa harus dicopot, cukup menggunakan bahan yang ada di rumah.

Diterbitkan 17 September 2026, 12:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gorden yang terpasang di jendela memang mudah menjadi tempat menumpuknya debu, terutama jika sering terkena udara dari luar atau jarang dibersihkan. Masalahnya, mencopot gorden untuk kemudian mencuci, mengeringkan, menyetrika, dan memasangnya kembali membutuhkan cukup banyak waktu dan tenaga. Padahal, debu ringan pada gorden sebenarnya dapat dibersihkan secara berkala tanpa harus selalu melepas kain dari batang atau relnya.

Ada beberapa cara membersihkan gorden berdebu tanpa harus dicopot yang bisa dilakukan menggunakan alat dan bahan sederhana di rumah. Mulai dari mengangkat debu dengan penyedot debu, menggunakan kemoceng secara hati-hati, hingga memanfaatkan kain lembap untuk membersihkan bagian tertentu. Cara yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan jenis kain dan tingkat kekotoran gorden agar tidak merusak serat maupun membuatnya semakin lembap.

Membersihkan gorden secara rutin juga dapat membantu menjaga tampilan jendela dan membuat ruangan terasa lebih terawat. Namun, metode tanpa mencopot ini lebih cocok untuk debu dan kotoran ringan, sedangkan gorden yang sudah terkena noda berat tetap mungkin membutuhkan pencucian menyeluruh. Lantas bagaimana cara membersihkan gorden tanpa harus dicopot? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Gunakan Penyedot Debu dengan Daya Hisap Rendah

Salah satu cara paling praktis untuk membersihkan gorden berdebu tanpa harus dicopot adalah menggunakan penyedot debu. Metode ini cocok untuk mengangkat debu kering yang menempel di permukaan kain tanpa membuat gorden menjadi basah. Sebelum mulai, gunakan kepala penyedot yang memiliki sikat lembut atau aksesori khusus kain jika tersedia. Atur daya hisap pada tingkat rendah agar kain tidak tertarik terlalu kuat ke dalam alat.

Pembersihan sebaiknya dilakukan dari bagian atas gorden kemudian bergerak perlahan ke bawah. Arah tersebut membantu debu yang terlepas tidak kembali menempel pada bagian yang sudah dibersihkan. Jangan menekan ujung penyedot terlalu keras ke permukaan kain, terutama jika gorden terbuat dari bahan tipis atau memiliki tekstur yang mudah berubah. Gerakkan alat secara perlahan dengan sapuan panjang agar debu dapat terangkat secara merata.

 

2. Bersihkan dengan Kemoceng atau Sapu Lembut

Jika tidak memiliki penyedot debu, kemoceng bersih dapat menjadi pilihan sederhana untuk mengangkat debu dari gorden. Pilih kemoceng yang lembut dan tidak mudah meninggalkan serat pada kain. Sebelum digunakan, pastikan kemoceng benar-benar bersih karena alat yang kotor justru dapat memindahkan debu dari satu tempat ke tempat lainnya. Metode ini terutama cocok untuk gorden yang hanya berdebu ringan dan belum memiliki noda yang menempel.

Untuk lipatan gorden, kemoceng dapat diarahkan secara perlahan mengikuti bentuk kain. Jangan menarik lipatan atau memberikan tekanan berlebihan karena beberapa jenis gorden memiliki jahitan dan aksesori yang cukup sensitif. Setelah selesai, lantai di bawah gorden sebaiknya langsung disapu atau disedot untuk menghilangkan debu yang jatuh. Cara sederhana ini dapat menjadi rutinitas mingguan untuk menjaga gorden tetap terlihat bersih tanpa perlu mencopotnya.

3. Manfaatkan Kain Mikrofiber yang Sedikit Lembap

Kain mikrofiber dapat digunakan ketika debu pada gorden sudah bercampur dengan kotoran ringan dan tidak cukup hanya dibersihkan dengan kemoceng. Basahi kain menggunakan sedikit air kemudian peras sampai kondisinya hanya lembap, bukan basah kuyup. Kain yang terlalu basah dapat membuat gorden menjadi lembap dalam waktu lama dan berpotensi meninggalkan bekas air pada bahan tertentu. Karena itu, semakin sedikit air yang digunakan, semakin mudah pula gorden dikeringkan.

Sebelum membersihkan seluruh bagian, sebaiknya lakukan pengujian pada area kecil yang tidak terlalu terlihat. Cara ini membantu memastikan kain tidak mengalami perubahan warna atau tekstur setelah terkena air. Jika tidak ada masalah, usapkan kain secara perlahan pada permukaan gorden, terutama di bagian yang terlihat berdebu. Hindari menggosok terlalu keras karena gesekan dapat merusak serat kain atau membuat permukaannya terlihat berbeda.

 

4. Gunakan Campuran Air dan Sabun Cair untuk Noda Ringan

Untuk noda ringan yang menempel di permukaan gorden, air dengan sedikit sabun cair dapat digunakan secara hati-hati. Campurkan air dengan sabun dalam jumlah kecil, lalu gunakan kain bersih atau spons lembut untuk mengambil larutan tersebut. Jangan langsung menuangkan atau menyemprotkan banyak cairan ke gorden karena kain yang terlalu basah akan lebih sulit dikeringkan dan berisiko meninggalkan lingkaran atau bekas pada beberapa jenis bahan.

Setelah noda dibersihkan, gunakan kain lain yang hanya dibasahi air untuk mengangkat sisa sabun. Tahap ini penting karena residu sabun yang tertinggal dapat membuat permukaan kain terasa kaku atau justru menarik debu kembali. Sesudahnya, buka gorden selebar mungkin dan biarkan mengering dengan bantuan sirkulasi udara. Jika gorden memiliki petunjuk perawatan khusus, ikuti instruksi tersebut karena tidak semua bahan cocok dibersihkan menggunakan larutan sabun.

5. Gunakan Larutan Cuka yang Sangat Encer untuk Bau atau Kotoran Ringan

Cuka putih yang diencerkan dengan air dapat digunakan sebagai salah satu pilihan pembersihan ringan pada bahan kain tertentu. Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati karena tidak semua jenis gorden cocok terkena larutan asam. Jika ingin mencoba, buat larutan yang sangat encer dan jangan langsung menggunakannya pada seluruh permukaan gorden. Pengujian pada bagian kecil yang tersembunyi tetap diperlukan untuk melihat apakah terdapat perubahan warna atau tekstur.

Usapkan secara perlahan pada bagian yang ingin dibersihkan, terutama area yang terkena kotoran ringan atau memiliki bau kurang segar. Hindari mencampurkan cuka dengan bahan pembersih lain, terutama produk yang mengandung pemutih, karena pencampuran bahan kimia rumah tangga tertentu dapat menghasilkan gas berbahaya.

 

6. Gunakan Sarung Bantal sebagai Pelindung Tangan Saat Mengusap Debu

Sarung bantal bersih yang sudah tidak digunakan dapat dimanfaatkan sebagai alat sederhana untuk membantu mengangkat debu dari permukaan gorden. Masukkan tangan ke dalam sarung bantal, lalu gunakan permukaannya untuk mengusap kain secara perlahan. Cara ini dapat menjadi alternatif ketika tidak memiliki kemoceng atau alat pembersih khusus. Pastikan sarung bantal yang digunakan benar-benar bersih dan kering agar tidak memindahkan kotoran baru ke gorden.

Gerakkan tangan dari bagian atas menuju bawah dengan tekanan ringan. Jangan menggenggam atau meremas gorden karena tindakan tersebut dapat membuat lipatan berubah atau menyebabkan kain tertarik. Untuk bagian yang memiliki banyak lipatan, bersihkan satu per satu dengan gerakan perlahan. Setelah selesai, sarung bantal sebaiknya langsung dicuci agar debu yang terkumpul tidak kembali menyebar ke permukaan rumah.

 

7. Jemur atau Angin-anginkan Gorden Setelah Dibersihkan

Setelah membersihkan gorden menggunakan metode yang melibatkan sedikit air, tahap pengeringan tidak boleh dilewatkan. Gorden yang masih lembap sebaiknya dibiarkan terbuka agar udara dapat bergerak melewati seluruh permukaan kain. Jika memungkinkan, buka jendela atau pintu agar terjadi pertukaran udara yang lebih baik. Pengeringan yang cepat dan merata membantu mencegah kain terlalu lama berada dalam kondisi lembap.

 

Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Membersihkan Gorden Berdebu Tanpa Harus Dicopot

1. Apakah gorden bisa dibersihkan tanpa dicopot?

Bisa. Untuk debu dan kotoran ringan, gorden dapat dibersihkan langsung saat masih terpasang menggunakan penyedot debu, kemoceng lembut, atau kain mikrofiber yang sedikit lembap. Namun, jika gorden sudah sangat kotor atau terkena noda berat, pencucian menyeluruh tetap diperlukan.

2. Apa cara paling mudah membersihkan gorden tanpa melepasnya?

Menggunakan penyedot debu dengan kepala sikat lembut merupakan salah satu cara yang praktis. Bersihkan dari bagian atas menuju bawah dengan daya hisap rendah agar kain tidak tertarik terlalu kuat dan debu tidak kembali menempel.

3. Apakah kain mikrofiber bisa digunakan untuk membersihkan gorden?

Bisa, terutama untuk mengangkat debu dan kotoran ringan. Kain sebaiknya hanya sedikit lembap dan sudah diperas agar tidak membuat gorden terlalu basah. Sebelum digunakan pada seluruh permukaan, lakukan tes pada bagian kain yang tersembunyi.

4. Bolehkah menggunakan sabun untuk membersihkan gorden yang masih terpasang?

Boleh untuk noda ringan pada jenis kain yang sesuai, tetapi gunakan larutan sabun yang sangat encer. Hindari membasahi seluruh gorden dan selalu periksa petunjuk perawatan kain terlebih dahulu.

5. Seberapa sering gorden perlu dibersihkan dari debu?

Frekuensinya dapat disesuaikan dengan kondisi rumah. Jika gorden mudah terkena debu, pembersihan ringan dapat dilakukan secara rutin, misalnya setiap minggu atau sesuai kebutuhan. Pembersihan berkala membantu mencegah debu menumpuk terlalu tebal.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6