Sukses

Top 3: Tingkat Kematian COVID-19 RI Nomor 2 di Asia-Pasifik hingga Iran Diduga Tutupi Kasus Disorot

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo pada Senin kemarin sempat membahas tingkat kematian COVID-19 di Indonesia yang lebih tinggi dari rata-rata global. Saat ini, tingkat kematian di Indonesia sebesar 4,7 persen. 

Persentase itu ternyata termasuk sangat tinggi di Asia Pasifik. Indonesia menjadi negara dengan tingkat kematian tertinggi nomor 2 setelah China. 

Sebelumnya, Indonesia ada di peringkat 3 setelah Jepang. Namun, Indonesia sudah menyalip Jepang. 

Data merupakan alat penting di era pandemi COVID-19 agar regulator bisa mengambil kebijakan dengan tepat. Masalah data muncul di Iran ketika ada bocoran bahwa pemerintah menutupi data sebenarnya. 

Kabar-kabar itu menjadi artikel terpopuler bagi pembaca isu internasional di Liputan6.com. Berikut rangkumannya:

2 dari 5 halaman

1. Indonesia Kini Nomor 2 Tingkat Kematian Tertinggi Akibat COVID-19 di Asia-Pasifik

Indonesia naik peringkat ke nomor 2 di daftar tingkat kematian tertinggi akibat Virus Corona (COVID-19) di Asia Pasifik. Sebelumnya, Indonesia ada di nomor 3.

Satu-satunya negara di Asia-Pasifik yang tingkat kematiannya lebih tinggi dari Indonesia adalah China.

Tingkat kematian Indonesia juga sudah melewati Amerika Serikat dan semua negara ASEAN lain. 

Baca selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Klaim Punya Pinggang Terkecil, Perempuan Myanmar Ini Jadi Viral

Selain berita tentang COVID-19, ada berita unik dari Myanmar tentang seorang wanita yang mengaku punya pinggang terkecil di dunia. 

Mahasiswi bernama Su Naing ini sering berbagi foto dengan lekuk tubuh yang mirip jam pasir di Instagram.

Dirinya kerap menghadapi tuduhan mengedit foto berelebihan, atau karena dikira telah mengambil tindakan ekstrem seperti operasi pengurangan tulang rusuk atau menggunakan korset untuk menjaga bentuk tubuh yang ramping. 

Baca selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Data Kasus Corona COVID-19 Bocor, Jumlah Kematian di Iran Ternyata Lebih Tinggi?

Angka kematian di Iran akibat Virus Corona COVID-19 kemungkinan lebih tinggi ketimbang angka resmi. Sebab, ada data yang bocor terkait jumlah kematian yang selama ini diduga disembunyikan pemerintah.

Dilansir BBC, catatan resmi pemerintah menunjukan korban kematian di Iran mencapai 14.405 kasus. Sementara, data yang bocor menyebut sudah ada 42 ribu kematian. 

Baca selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: