Liputan6.com, Roma - Lebih dari 3.700 pendatang yang ingin menuju daratan Eropa diselamatkan dari lepas pantai Libia, kawasan Laut Mediterania, pada Sabtu dan Minggu kemarin. Demikian disebutkan penjaga pantai Italia.
Mereka diselamatkan dari kapal kayu dan kapal karet lewat operasi terpisah yang dilakukan oleh kapal milik Prancis dan Italia. Para pendatang yang selamat sudah dibawa ke Italia, namun operasi penyelamatan masih terus berlanjut.
Seperti dilansir BBC, Senin (4/5/2015), diperkirakan masih banyak pendatang yang akan berupaya melakukan penyeberangan berbahaya itu karena para penyelundup manusia memanfaatkan cuaca yang lebih baik sejalan dengan berakhirnya musim dingin.
Sepanjang tahun ini saja sedikitnya sudah lebih dari 1.750 pendatang tewas saat berupaya menyeberang laut Mediterania, yang merupakan peningkatan korban jiwa sampai 2 kali lipat dibanding periode yang sama tahun 2014 lalu dengan 96 korban tewas.
Uni Eropa Tingkatkan Dana Operasi
Dalam pertemuan darurat Uni Eropa bulan lalu untuk membahas krisis pendatang dari kawasan Afrika, para pemimpin Eropa sepakat untuk meningkatkan dana operasi penyelamatan sampai 3 kali lipat.
Salah satu langkah yang akan ditempuh oleh operasi yang dijalankan badan perbatasan Uni Eropa, Frontex, adalah menyerang kapal atau perahu yang digunakan para penyelundup manusia.
Para penyelundup yang meminta bayaran dari para calon pendatang sering memaksa mereka berdesakan sampai melebihi kapasitas kapal atau perahu.
Tahun lalu Italia memperkecil skala operasi penyelamatan setelah beberapa negara anggota Uni Eropa, termasuk Inggris, mengatakan tidak mampu mendanainya.
Keputusan yang dikritik keras khususnya setelah pertengahan April lalu ketika lebih dari 800Â pendatang tewas ketika kapal yang membawa mereka tenggelam di lepas pantai Libia. (Ado)
Ribuan Pendatang Diselamatkan Kapal Prancis dan Italia
Para pendatang yang selamat sudah dibawa ke Italia, namun operasi penyelamatan masih terus berlanjut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/809682/original/062046700_1423656856-700-migrants-drowned-in-Mediterranean-Sea.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal5 hari yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375340/original/043230400_1792140162-Screenshot_2026-10-16_151345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364644/original/080112300_1791013312-IndonesiadangdutAwards2026Attire__ekotjandra_Hijab_stylist__suciaurelias_Makeup__riskymakeup__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)