Liputan6.com, Naypyidaw - Aung San Suu Kyi mendapatkan perhatian global saat berjuang melawan pihak militer di Myanmar. Namun, komite parlemen di Myanmar memutuskan untuk mempertahankan klausul konstitusional, yang mencegah penerima Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi menjadi presiden.
Seperti dilansir BBC, Jumat (13/6/2014), ketentuan tersebut menghalangi siapapun yang menikah atau memiliki anak dengan warga negara asing di luar Myanmar.
Suami Suu Kyi berkebangsaan Inggris. Mereka dikaruniai dua anak laki-laki yang juga berkebangsaan Inggris. Namun, suami Suu Kyi telah meninggal dunia.
Komite parlemen yang terdiri dari banyak penentang Suu Kyi, diperkirakan mengambil suara untuk menghalangi prosesnya menjadi presiden. Proposal untuk menolak dan mengganti peraturan tersebut tidak disetujui oleh 26 dari total 31 anggota panelis.
Pakar setempat mengatakan, klausul tersebut diciptakan atas dasar konstitusi pada 2008 yang berlandaskan asas militer dan mengarah untuk menyingkirkan Suu Kyi yang menjadi ikon global.
“Hanya 5 dari 31 peserta, komite bersedia mengganti bagian peraturan yang menyulitkan posisi Suu Kyi,” ujar salah satu peserta komite yang tidak mau disebutkan namanya itu.
“Kita tidak bisa memastikan Daw Aung San Suu Kyi kehilangan kesempatan menjadi presiden selama serikat parlemen belum menyetujui keputusan ini,” jelas juru bicara partai Nyan Win.
Daw adalah panggilan kehormatan di Myanmar yang disematkan kepada nama Suu Kyi.
Komite Myanmar Cegah Penerima Nobel Perdamaian Jabat Presiden
Ketentuan tersebut menghalangi siapapun yang menikah atau memiliki anak dengan warga negara asing di luar Myanmar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/691228/original/131024140908_cameron_aung_san_suu_kyi_512x288_afpgettyimages.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380593/original/080845400_1792725929-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378037/original/061566700_1792488197-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360533/original/099829000_1790652330-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972571/original/079242800_1648023204-000_326N6C3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314064/original/070227600_1785732648-au3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314066/original/072834900_1785732718-au1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314062/original/049089200_1785732647-au1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295316/original/088985300_1783925343-17838677606a53a970d4c8a_WhatsApp_Image_2026_07_12_at_21_42_15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088552/original/041157000_1736489564-myanmar.jpg)