Cara Memasak Daging Sapi Biar Empuk, Bisa Pakai Bahan yang Ada di Dapur

Pelajari berbagai teknik dan tips cara memasak daging sapi biar empuk. Dari marinasi hingga metode memasak, temukan rahasia daging sapi yang lembut di sini.

Diterbitkan 03 Juni 2025, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Momen Idul Adha selalu identik dengan melimpahnya daging kurban, terutama daging sapi yang dibagikan kepada masyarakat. Namun, tidak semua orang tahu cara memasak daging sapi agar hasilnya empuk dan lezat. Tekstur daging sapi yang cenderung alot jika dimasak sembarangan sering membuat hidangan jadi kurang menggugah selera, padahal ada cara sederhana untuk mengolahnya dengan hasil maksimal.

Sebenarnya, cara memasak daging sapi agar empuk tidak harus selalu menggunakan alat masak khusus. Bahan-bahan dapur yang umum seperti daun pepaya, parutan nanas, bahkan air kelapa bisa menjadi solusi alami untuk melembutkan serat daging. Selain itu, teknik memasak dengan api kecil dalam waktu lama juga membantu menghasilkan daging yang empuk tanpa kehilangan rasa khasnya.

Dengan sedikit kreativitas dan pemanfaatan bahan dapur yang ada, siapa pun bisa menyajikan hidangan daging sapi kurban yang nikmat tanpa harus repot. Memahami cara memasak daging sapi yang benar bukan hanya soal teknik, tapi juga soal menghargai rezeki yang didapat selama perayaan Idul Adha. Hasilnya, masakan jadi lebih istimewa dan siap dinikmati seluruh anggota keluarga.

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (3/6/2025). 

Bahan Dapur yang Bisa Bikin Daging Sapi Empuk

Berikut ini terdapat beberapa bahan di dapur yang bisa membuat daging sapi bisa empuk dan juicy, yakni:

  1. Soda Kue (Baking Soda): Membuat daging lebih empuk dengan cara memecah protein. Cukup balurkan, diamkan 15–30 menit, lalu bilas.
  2. Nanas: Enzim bromelain-nya ampuh melunakkan daging. Jangan rendam terlalu lama,cukup 10–15 menit saja.
  3. Air Cola (Coca-Cola): Asam dan gulanya bantu empukkan daging dan beri rasa manis gurih khas.
  4. Jahe Parut: Enzim zingibain memecah serat daging sekaligus hilangkan bau amis.
  5. Cuka Apel: Asamnya bantu melunakkan kolagen. Tambahkan 1 sdm ke air rebusan atau marinasi.

Cara Memasak Daging Sapi Biar Empuk

1. Bungkus dengan Daun Pepaya

Menggunakan daun pepaya sebagai pelunak daging adalah cara alami yang telah dikenal sejak lama. Daun pepaya mengandung enzim papain yang mampu memecah jaringan protein keras dalam daging, sehingga daging menjadi lebih empuk saat dimasak. Cara memasak daging sapi biar empuk dengan metode ini sangat sederhana. Anda hanya perlu membungkus potongan daging yang telah dicuci bersih dengan daun pepaya yang segar dan sudah dikeringkan. Diamkan selama kurang lebih satu jam agar enzimnya bekerja maksimal. Jangan terlalu lama membungkusnya, karena bisa menyebabkan daging menjadi getir dan terlalu lunak hingga hancur saat dimasak. Metode ini sangat cocok digunakan sebelum daging dimasak dengan teknik tumis atau panggang.

2. Lumuri dengan Nanas Halus

Nanas adalah bahan dapur lain yang bisa diandalkan untuk mengempukkan daging secara alami. Dalam proses cara memasak daging sapi agar empuk, nanas bekerja dengan sangat baik berkat enzim bromelain yang dikandungnya. Enzim ini mampu memecah protein otot pada daging dan mempercepat proses pelunakan. Cukup haluskan nanas segar, lalu oleskan secara merata pada seluruh permukaan daging dan diamkan selama 30 menit. Waktu ini sudah cukup untuk membuat daging lembut tanpa membuat teksturnya menjadi hancur. Anda juga bisa mencampurkan nanas halus ke dalam bumbu marinasi agar rasa manis alaminya menyatu dengan rempah lainnya, menghasilkan sajian daging yang tidak hanya empuk, tapi juga juicy dan kaya rasa.

3. Metode 5-30-7 (untuk Merebus)

Bagi yang ingin memasak daging sapi untuk hidangan berkuah seperti sop atau soto, metode 5-30-7 sangat layak dicoba. Ini adalah salah satu trik cara memasak daging sapi biar empuk yang hemat energi tapi hasilnya tetap maksimal. Caranya, rebus daging dalam air mendidih selama lima menit, lalu matikan api dan biarkan panci tertutup rapat selama 30 menit. Setelah itu, nyalakan kembali api dan rebus selama tujuh menit terakhir. Uap panas yang terperangkap dalam panci akan membantu melunakkan daging perlahan tanpa harus dimasak terlalu lama. Metode ini tidak hanya membuat daging empuk, tapi juga menjaga sari daging tetap terkunci di dalam kuah.

4. Potong Melawan Serat

Teknik memotong daging ternyata punya pengaruh besar terhadap hasil akhir masakan. Dalam cara memasak daging sapi, memotong melawan arah serat adalah langkah penting agar daging tidak terasa alot. Serat otot yang panjang dan keras bisa terasa lebih lembut jika dipotong pendek, karena gigitan tidak perlu menembus serat panjang yang sulit dikunyah. Lihat arah garis serat daging, lalu potong secara tegak lurus terhadap garis tersebut. Teknik ini sangat berguna saat Anda ingin mengolah daging untuk steak, semur, atau rendang, agar teksturnya lebih lembut dan mudah dinikmati.

 

Lanjutan

5. Taburi dengan Garam

Garam tidak hanya berguna untuk memberi rasa, tetapi juga membantu proses pelunakan daging. Salah satu cara memasak daging sapi agar empuk adalah dengan menaburkan garam pada permukaan daging sebelum dimasak. Diamkan selama sekitar satu jam agar garam meresap dan membantu memecah jaringan protein di dalam daging. Selain membuat tekstur lebih lembut, garam juga membantu menarik kelembapan ke permukaan, sehingga saat dimasak, daging akan terasa lebih juicy. Jangan lupa untuk membilas daging sebelum dimasak agar kadar garam tidak berlebihan dan rasanya tetap seimbang.

6. Pilih Potongan Daging yang Tepat

Memilih bagian daging yang sesuai sangat berpengaruh terhadap keempukan hasil akhir. Dalam cara memasak daging sapi, potongan seperti sandung lamur, paha depan, sengkel, atau iga lebih cocok untuk masakan yang membutuhkan waktu masak lama agar seratnya melunak sempurna. Sebaiknya potong daging menjadi ukuran kecil sekitar 3–5 cm agar matang merata dan lebih cepat empuk. Jika Anda menggunakan jeroan, rebus terlebih dahulu dengan air garam dan bawang untuk menghilangkan bau amisnya. Menyesuaikan jenis potongan daging dengan resep masakan akan membuat hasil akhir lebih maksimal.

7. Bumbui dengan Merata

Proses membumbui tidak hanya memberi rasa pada masakan, tetapi juga berperan dalam menjaga kelembutan daging. Cara memasak daging sapi agar empuk bisa didukung dengan membumbui secara merata menggunakan campuran rempah seperti garam, merica, bawang putih, dan ketumbar. Biarkan bumbu meresap selama beberapa waktu sebelum daging dimasak agar setiap potongan memiliki rasa yang seimbang. Bumbu juga membantu menjaga kelembapan saat proses pemasakan berlangsung, sehingga hasil akhirnya tidak hanya empuk tapi juga juicy dan beraroma sedap. Anda bebas menyesuaikan bumbu sesuai selera untuk menciptakan cita rasa khas keluarga Anda.

Perbandingan Metode Memasak

Berikut perbandingan beberapa metode memasak daging sapi:

Metode Kelebihan Kekurangan
Merebus Mudah dilakukan, cocok untuk berbagai jenis masakan Dapat mengurangi nutrisi jika terlalu lama
Mengukus Mempertahankan nutrisi, rendah lemak Waktu memasak lebih lama
Memanggang Menghasilkan aroma dan rasa yang khas Risiko daging menjadi kering jika tidak hati-hati
Slow cooking Menghasilkan daging yang sangat empuk Membutuhkan waktu yang lama

Perbedaan Hasil Memasak

Hasil memasak daging sapi dapat berbeda-beda tergantung pada metode yang digunakan:

1. Merebus

Metode ini cocok digunakan untuk membuat hidangan berkuah seperti sup atau soto. Daging direbus dalam air hingga matang, sehingga teksturnya menjadi lebih basah dan empuk. Proses ini juga membuat sari-sari daging larut ke dalam kuah, menghasilkan rasa yang gurih dan kaya.

2. Memanggang

Memanggang daging memberikan tekstur luar yang lebih kering dan renyah, sementara bagian dalamnya tetap juicy jika dimasak dengan teknik yang benar. Metode ini cocok untuk hidangan seperti steak, daging panggang, atau BBQ karena mampu mempertahankan rasa daging sekaligus menciptakan aroma yang khas.

3. Mengukus

Mengukus adalah teknik memasak yang menjaga kelembapan alami daging tanpa minyak atau kuah. Hasil akhirnya adalah daging yang lembut, empuk, dan tetap juicy. Metode ini cocok untuk Anda yang menginginkan hasil sehat tanpa kehilangan rasa asli dari daging.

4. Slow Cooking

Teknik slow cooking menggunakan suhu rendah dan waktu yang lama, biasanya beberapa jam, untuk menghasilkan daging yang sangat empuk dan mudah terurai. Metode ini cocok untuk masakan seperti rendang, semur, atau daging suwir, di mana rasa dan tekstur daging menjadi sangat kaya dan lembut.

FAQ Seputar Memasak Daging Sapi

1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus daging sapi agar empuk?

Waktu yang dibutuhkan untuk merebus daging sapi agar empuk bervariasi tergantung pada jenis potongan dan ukuran daging. Umumnya, diperlukan waktu sekitar 2-3 jam untuk merebus daging sapi hingga empuk.

2. Apakah menggunakan panci presto dapat mempercepat proses pengempukan daging?

Ya, menggunakan panci presto dapat mempercepat proses pengempukan daging. Panci presto dapat mengurangi waktu memasak hingga 70% dibandingkan dengan metode konvensional.

3. Bagaimana cara mengetahui daging sapi sudah empuk?

Anda dapat menusuk daging dengan garpu. Jika garpu mudah masuk dan daging mudah terurai, maka daging sudah empuk.

4. Apakah marinasi dapat dilakukan semalaman?

Ya, marinasi dapat dilakukan semalaman untuk hasil yang lebih maksimal. Namun, perhatikan jenis bahan marinasi yang digunakan agar tidak mempengaruhi tekstur daging secara berlebihan.

5. Apakah memukul-mukul daging sebelum dimasak dapat membantu mengempukkan daging?

Ya, memukul-mukul daging dengan lembut menggunakan palu daging dapat membantu memecah serat-serat otot dan membuat daging lebih empuk. Namun, lakukan dengan hati-hati agar daging tidak hancur.