Tembus Rp18,28 Triliun, Perputaran Ekonomi Kurban Iduladha 1447 H Catat Rekor Segini

Kemenag mencatat perputaran ekonomi dari pelaksanaan kurban Iduladha 1447 H di masjid-masjid seluruh Indonesia mencapai estimasi fantastis senilai Rp18,28 triliun.

Diterbitkan 05 Juni 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - JAKARTA – Pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H di masjid-masjid seluruh Indonesia mencatatkan angka yang tinggi dari segi partisipasi keagamaan maupun dampak ekonomi makro.

Berdasarkan data terbaru dari Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag), jumlah hewan kurban yang terdata mencapai 2.032.753 ekor, yang terdiri atas 676.866 ekor sapi dan 1.355.887 ekor kambing.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengungkapkan bahwa data ini menjadi bukti nyata tingginya kepedulian sosial umat Islam di tanah air serta kuatnya roda ekonomi di sektor peternakan menjelang hari raya.

“Pelaksanaan kurban tahun ini menunjukkan partisipasi umat Islam yang sangat baik. Lebih dari dua juta hewan kurban tersebar di berbagai masjid di Indonesia. Ini bukan hanya bentuk ketaatan dalam beribadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Arsad saat ditemui di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurut Arsad, masifnya penyaluran daging kurban ini memiliki peran krusial dalam program pemenuhan gizi nasional, terutama bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap konsumsi protein hewani berkualitas.

 

Nilai Perputaran Ekonomi Tembus Rp18,28 Triliun

Di sisi lain, perputaran uang dari aktivitas kurban tahun ini bernilai sangat fantastis. Mengacu pada estimasi standar harga kurban yang dirilis Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)—yakni Rp21 juta per ekor sapi dan Rp3 juta per ekor kambing—total nilai ekonomi dari dua juta hewan kurban tersebut diperkirakan mencapai Rp18,28 triliun.

Sektor sapi kurban menyumbang nilai ekonomi terbesar yakni sekitar Rp14,21 triliun, disusul oleh sektor kambing kurban yang menyentuh angka Rp4,07 triliun.

Tingginya angka riil ini membuktikan bahwa ibadah tahunan umat Islam ini menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang masif, mulai dari peternak lokal di daerah, pedagang hewan musiman, penyedia logistik, hingga ke hilir proses distribusi daging kepada penerima manfaat.

Berdasarkan kalkulasi teknis karkas dari Baznas dengan asumsi berat sapi rata-rata 220–250 kilogram (hasil karkas 50 persen) dan kambing 27–29 kilogram (hasil karkas 45 persen), maka pasokan gizi yang didistribusikan ke masyarakat tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 96,27 ribu ton daging murni.

Pesan Menteri Agama Soal Bulan Berbagi

Peran masjid pun kian diperkuat sebagai pusat pelayanan dan jaminan sosial berbasis keagamaan. Arsad turut menyampaikan pesan mendalam dari Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait esensi Iduladha tahun ini.

“Iduladha ini sebetulnya identik dengan bulan berbagi. Kita berharap melalui momentum ini, semua orang bisa mencicipi gizi hewani, baik melalui jalur ibadah kurban maupun skema bantuan sosial seperti yang kita lakukan,” tutur Menag Nasaruddin Umar.

Merujuk pada sebaran wilayah, Pulau Jawa masih mendominasi kantong kurban terbesar di Indonesia. Provinsi Jawa Timur menempati urutan pertama dengan total 455.007 ekor hewan kurban, diikuti Jawa Tengah dengan 405.065 ekor, dan Jawa Barat di peringkat ketiga dengan 374.482 ekor. Untuk wilayah luar Jawa, posisi teratas ditempati oleh Sumatera Barat dengan total 106.276 ekor.

 

Daftar Persebaran Hewan Kurban di Tiap Provinsi

Data Lengkap Sebaran Hewan Kurban Iduladha 1447 H di Masjid Indonesia

Berikut adalah rincian resmi data sebaran hewan kurban di berbagai provinsi:

  • Aceh: Sapi 29.932 | Kambing 38.705 | Total: 68.637 ekor
  • Bali: Sapi 1.123 | Kambing 2.198 | Total: 3.321 ekor
  • Banten: Sapi 4.833 | Kambing 12.500 | Total: 17.333 ekor
  • Bengkulu: Sapi 8.027 | Kambing 4.172 | Total: 12.199 ekor
  • D.I. Yogyakarta: Sapi 16.948 | Kambing 47.844 | Total: 64.792 ekor
  • DKI Jakarta: Sapi 9.379 | Kambing 22.342 | Total: 31.721 ekor
  • Gorontalo: Sapi 8.184 | Kambing 112 | Total: 8.296 ekor
  • Jambi: Sapi 15.858 | Kambing 71.461 | Total: 87.319 ekor
  • Jawa Barat: Sapi 99.137 | Kambing 275.345 | Total: 374.482 ekor
  • Jawa Tengah: Sapi 99.471 | Kambing 305.594 | Total: 405.065 ekor
  • Jawa Timur: Sapi 61.656 | Kambing 393.351 | Total: 455.007 ekor
  • Kalimantan Barat: Sapi 9.217 | Kambing 5.999 | Total: 15.216 ekor
  • Kalimantan Selatan: Sapi 6.970 | Kambing 1.149 | Total: 8.119 ekor
  • Kalimantan Tengah: Sapi 4.623 | Kambing 1.467 | Total: 6.090 ekor
  • Kalimantan Timur: Sapi 11.141 | Kambing 3.881 | Total: 15.022 ekor
  • Kalimantan Utara: Sapi 1.906 | Kambing 376 | Total: 2.282 ekor
  • Kep. Bangka Belitung: Sapi 3.027 | Kambing 4.192 | Total: 7.219 ekor
  • Kepulauan Riau: Sapi 5.455 | Kambing 6.108 | Total: 11.563 ekor
  • Lampung: Sapi 24.089 | Kambing 81.824 | Total: 105.913 ekor
  • Maluku: Sapi 762 | Kambing 548 | Total: 1.310 ekor
  • Maluku Utara: Sapi 3.041 | Kambing 902 | Total: 3.943 ekor
  • Nusa Tenggara Barat: Sapi 514 | Kambing 553 | Total: 1.067 ekor
  • Nusa Tenggara Timur: Sapi 4.440 | Kambing 4.050 | Total: 8.490 ekor
  • Papua: Sapi 1.987 | Kambing 386 | Total: 2.373 ekor
  • Papua Barat: Sapi 1.675 | Kambing 106 | Total: 1.781 ekor
  • Riau: Sapi 46.023 | Kambing 5.628 | Total: 51.651 ekor
  • Sulawesi Barat: Sapi 4.217 | Kambing 338 | Total: 4.555 ekor
  • Sulawesi Selatan: Sapi 52.325 | Kambing 5.103 | Total: 57.428 ekor
  • Sulawesi Tengah: Sapi 6.242 | Kambing 1.194 | Total: 7.436 ekor
  • Sulawesi Tenggara: Sapi 5.897 | Kambing 1.135 | Total: 7.032 ekor
  • Sulawesi Utara: Sapi 3.355 | Kambing 433 | Total: 3.788 ekor
  • Sumatera Barat: Sapi 94.204 | Kambing 12.072 | Total: 106.276 ekor
  • Sumatera Selatan: Sapi 20.726 | Kambing 38.946 | Total: 59.672 ekor
  • Sumatera Utara: Sapi 10.482 | Kambing 5.873 | Total: 16.355 ekor
  • Total Nasional: Sapi: 676.866 ekor | Kambing: 1.355.887 ekor | Total Keseluruhan: 2.032.753 ekor hewan kurban.