Liputan6.com, Jakarta Pertanyaan apakah berat badan 40 kg termasuk gemuk sering muncul, terutama saat Anda membandingkan angka timbangan dengan penampilan tubuh. Padahal, satu angka berat badan tidak bisa dinilai berdiri sendiri tanpa memperhitungkan tinggi badan.
Faktanya, untuk sebagian besar orang dewasa, berat badan 40 kg justru cenderung tergolong kurang, bukan gemuk. Namun, kesimpulan ini tetap bergantung pada tinggi badan, usia, dan komposisi tubuh Anda.
Melansir World Health Organization (WHO), Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan indeks yang digunakan untuk mengklasifikasikan berat badan pada orang dewasa. IMT dihitung dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter. Hasilnya dapat menjadi panduan untuk mengetahui apakah berat badan termasuk kurang, normal, berlebih, atau obesitas.
Advertisement
Memahami Kategori Berat Badan dan Arti Gemuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5298545/original/071992000_1753765530-i-yunmai-5jctAMjz21A-unsplash.jpg)
Sebelum menjawab langsung, penting memahami bahwa gemuk dalam istilah kesehatan bukan sekadar soal penampilan. Secara medis, gemuk mengacu pada kondisi berat badan berlebih (overweight) atau obesitas yang diukur dengan Indeks Massa Tubuh (IMT), atau dikenal juga sebagai BMI (Body Mass Index). Anda bisa mengeceknya lewat cara menghitung BMI atau IMT yang sederhana, yaitu berat badan dibagi tinggi badan (dalam meter) yang dikuadratkan.
Dilansir dari World Health Organization, klasifikasi IMT untuk orang dewasa terbagi menjadi empat kategori utama. IMT di bawah 18,5 termasuk kurus (underweight), 18,5–24,9 termasuk berat badan normal, 25–29,9 termasuk berat badan berlebih (overweight), sedangkan IMT 30 atau lebih masuk kategori obesitas. Dengan demikian, IMT 25 menjadi batas seseorang masuk kategori berat badan berlebih, bukan obesitas.
Mengutip Cleveland Clinic, rentang IMT yang sehat untuk orang dewasa berada di angka 18,5 hingga 24,9. Secara umum, semakin tinggi IMT, semakin besar risiko mengalami penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker. Sementara itu, IMT di bawah 18,5 dapat berkaitan dengan kekurangan nutrisi dan meningkatkan risiko masalah kesehatan tertentu.
IMT bukan alat diagnosis, melainkan alat skrining untuk membantu menilai risiko kesehatan yang berkaitan dengan berat badan. Mustafa Hussain, MD, dikutip WebMD, menyebut IMT sebagai alat skrining yang sangat baik untuk menentukan apakah seseorang berisiko mengalami kondisi medis akibat berat badannya.
Advertisement
Apakah Berat Badan 40 Kg Termasuk Gemuk?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473827/original/035115500_1687250117-johny-georgiadis-9Wa1HgE1XlA-unsplash.jpg)
Jawaban singkatnya, untuk hampir semua orang dewasa, berat badan 40 kg tidak termasuk gemuk, melainkan cenderung kurang atau kurus. Sebelum menyimpulkan, ada baiknya Anda memahami cara menghitung berat badan ideal secara mandiri agar penilaiannya akurat, bukan sekadar tebakan dari kaca atau timbangan.
Sebagaimana dilaporkan Medical News Today, angka IMT hanya menjadi panduan dan tidak dapat menentukan apakah seseorang memiliki berat badan ideal. Sementara itu, IMT di bawah 18,5 termasuk kategori berat badan kurang, sehingga seseorang mungkin perlu menaikkan berat badan sesuai kondisi dan anjuran tenaga kesehatan. Bahkan untuk perempuan dewasa, berat 40 kg tergolong sangat kurus pada hampir semua tinggi badan orang dewasa, dengan IMT berkisar 13-17. Agar lebih jelas, berikut hitungan IMT untuk berat 40 kg pada berbagai tinggi badan:
- Tinggi 140 cm: IMT sekitar 20,4 - masuk kategori normal.
- Tinggi 145 cm: IMT sekitar 19,0 - normal, tetapi mendekati batas bawah.
- Tinggi 150 cm: IMT sekitar 17,8 - sudah masuk kategori kurus.
- Tinggi 155 cm: IMT sekitar 16,6 - kurus tingkat sedang.
- Tinggi 160 cm: IMT sekitar 15,6 - kurus tingkat berat.
- Tinggi 165 cm: IMT sekitar 14,7 - kurus tingkat berat.
Dari daftar itu terlihat, mulai tinggi 150 cm ke atas, berat 40 kg sudah tergolong kurus. Supaya 40 kg bisa masuk kategori gemuk (IMT 25 atau lebih), tinggi badan harus sekitar 126 cm atau kurang, yang umumnya hanya dijumpai pada anak-anak. Perlu dicatat, kategori IMT dewasa tidak berlaku untuk anak dan remaja.
Sebagaimana diungkapkan American Cancer Society, IMT anak dan remaja dihitung dengan cara yang sama seperti orang dewasa, tetapi hasilnya memiliki makna berbeda. Hal ini karena kadar lemak tubuh normal berubah seiring usia dan berbeda antara anak laki-laki dan perempuan. Karena itu, IMT anak dan remaja dinilai berdasarkan usia dan jenis kelamin menggunakan grafik pertumbuhan untuk menentukan persentilnya.
Faktor yang Menentukan Berat Badan Ideal Selain Angka Timbangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385019/original/031831300_1760866914-woman-with-eating-disorder-crying-scale.jpg)
Menilai gemuk atau tidaknya seseorang ternyata lebih rumit daripada membaca angka timbangan. Bahkan para ahli mengakui keterbatasan IMT. Jack Resneck Jr., MD, mantan Presiden American Medical Association, dikutip dari AMA, menyatakan bahwa ada banyak kekhawatiran mengenai penggunaan IMT untuk mengukur lemak tubuh dan mendiagnosis obesitas, meski sebagian dokter menganggapnya sebagai alat yang berguna dalam situasi tertentu.
Karena itu, pahami faktor-faktor berikut:
- Tinggi badan: Ini faktor paling menentukan. Berat 40 kg bermakna berbeda pada orang bertinggi 145 cm dibanding 165 cm.
- Usia: Seiring bertambahnya usia, metabolisme melambat dan tubuh lebih mudah menyimpan lemak, sehingga kisaran ideal bisa bergeser.
- Jenis kelamin: Perempuan secara alami memiliki persentase lemak sedikit lebih tinggi, sedangkan laki-laki umumnya lebih banyak massa otot.
- Komposisi otot dan lemak: Dua orang dengan berat sama bisa berbeda kondisi, karena otot lebih padat daripada lemak.
- Genetik dan metabolisme: Bentuk tubuh, distribusi lemak, dan laju pembakaran kalori sebagian ditentukan faktor bawaan.
- Etnis: Mengacu pada riset yang dipublikasikan National Center for Biotechnology Information (NCBI), populasi Asia dapat mengalami risiko penyakit terkait obesitas pada IMT yang lebih rendah dibandingkan populasi lainnya. Karena itu, WHO menetapkan IMT 23 kg/m² sebagai titik risiko meningkat dan 27,5 kg/m² sebagai titik risiko tinggi yang dapat menjadi dasar tindakan kesehatan masyarakat.
- Lingkar pinggang: Merujuk American Heart Association, lingkar pinggang diukur dari sekeliling pinggang alami, dengan target di bawah sekitar 102 cm untuk pria dan 88 cm untuk wanita.
Advertisement
Cara Menghitung dan Mengukur Status Berat Badan Anda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3441401/original/072207200_1619532374-Ilustrasi_pembekuan_lemak.jpg)
Agar tidak salah menilai, gunakan metode terukur, bukan sekadar perasaan. Anda juga bisa mempelajari cara mengukur berat badan ideal dengan beberapa metode berbeda. Berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), IMT orang dewasa dibagi menjadi kategori kurus, berat badan sehat, berat berlebih, dan obesitas. Kategori obesitas kemudian dibagi menjadi tiga kelas berdasarkan nilai IMT. Namun, IMT hanyalah alat skrining dan perlu dipertimbangkan bersama faktor kesehatan lainnya. Berikut beberapa cara yang bisa Anda pakai:
- Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI): Bagi berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (m). Cara ini paling cepat untuk gambaran awal.
- Rumus Broca: Membedakan hitungan pria dan wanita berdasarkan tinggi badan dikurangi 100, lalu dikurangi persentase tertentu.
- Lingkar pinggang: Menilai penumpukan lemak perut yang berkaitan langsung dengan risiko penyakit jantung dan diabetes.
- Rasio pinggang-panggul: Membandingkan lingkar pinggang dengan panggul untuk melihat distribusi lemak.
- Analisis komposisi tubuh: Mengukur persentase lemak, massa otot, dan cairan tubuh secara lebih rinci.
Tips Menjaga dan Mencapai Berat Badan Sehat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385021/original/071985400_1760866914-studioredcup.jpg)
Karena berat 40 kg pada umumnya tergolong kurang, langkah praktis yang dibutuhkan biasanya adalah menaikkan berat badan secara sehat, bukan menurunkannya. Berikut tips yang bisa Anda terapkan:
- Tingkatkan porsi dan frekuensi makan: Bagi makan menjadi 5-6 kali sehari dengan porsi lebih kecil agar asupan kalori bertambah tanpa membuat perut kaget.
- Pilih makanan padat nutrisi dan kalori sehat: Utamakan nasi merah, roti gandum, kentang, alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun, mengikuti prinsip gizi seimbang seperti panduan Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan.
- Cukupi protein: Konsumsi telur, ikan, daging tanpa lemak, dan produk susu untuk membantu membangun jaringan tubuh.
- Latihan kekuatan: Angkat beban membantu menambah massa otot, bukan sekadar lemak. Simonetti, dikutip dari University of Utah Health, menyatakan, “Obat baru seperti semaglutide dan tirzepatide dapat menyebabkan penurunan berat badan yang lebih besar, yang berkaitan dengan hilangnya massa otot.”
- Tidur cukup dan kelola stres: Istirahat 7-8 jam membantu kerja hormon dan penyerapan nutrisi menjadi optimal.
- Pantau secara rutin: Untuk memantau progres, gunakan berat badan ideal yang simpel dan akurat sebagai acuan.
- Konsultasi ke ahli: Bila berat sulit naik atau terlalu jauh dari normal, temui dokter atau ahli gizi untuk penanganan yang tepat.
Jadi, untuk sebagian besar orang dewasa, berat badan 40 kg lebih tepat disebut kurang daripada gemuk. Fokuslah pada tinggi badan, komposisi tubuh, dan pola hidup sehat, karena angka di timbangan hanyalah satu bagian kecil dari gambaran kesehatan Anda secara utuh.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Berat Badan 40 Kg
Apakah berat badan 40 kg berbahaya bagi kesehatan?
Bila berat 40 kg membuat IMT Anda di bawah 18,5, seperti yang terjadi pada kebanyakan orang dewasa, kondisi ini tergolong kurus dan berat badan yang terlalu rendah bisa membawa risiko kesehatan yang signifikan. Efek yang mungkin muncul antara lain daya tahan tubuh menurun, mudah lelah, dan kekurangan gizi, sehingga sebaiknya diperiksakan ke tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.
Berapa tinggi badan agar berat 40 kg tergolong ideal?
IMT ideal berada di rentang 18,5-24,9, dan pada berat 40 kg angka itu hanya tercapai bila tinggi badan sekitar 127 hingga 147 cm. Karena mayoritas orang dewasa lebih tinggi dari itu, berat 40 kg pada umumnya jatuh ke kategori kurang, bukan ideal apalagi gemuk.
Bagaimana cara menaikkan berat badan dari 40 kg secara sehat?
Naikkan asupan kalori dari makanan bergizi, tambah frekuensi makan, cukupi protein, dan imbangi dengan latihan kekuatan untuk membangun massa otot. Lengkapi dengan tidur cukup dan pengelolaan stres, serta konsultasikan target berat badan Anda ke dokter atau ahli gizi agar prosesnya aman dan terukur.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329887/original/014746300_1787301484-HOAX__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326720/original/081458300_1787034637-01M09G39WCY5NEW776KZB7KGH6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330656/original/015712700_1787398840-pexels-soc-nang-d-ng-2150345854-34689953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4941112/original/061950600_1725956552-carly-rae-hobbins-zNHOIzjJiyA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225719/original/079772700_1599011517-photo-1527137342181-19aab11a8ee8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330064/original/094088400_1787312801-90859801-7e11-486b-90a6-4da85eb54fef.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329901/original/036024300_1787301706-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329908/original/002133300_1787301865-6ce4668b-c004-4772-9884-9361d0309a5d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4429029/original/098270800_1684200414-pexels-andrea-piacquadio-3756168_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4401348/original/088509500_1681892662-pexels-afta-putta-gunawan-1036804.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829617/original/048171400_1715558360-IMG_2462.jpeg)