5 Pohon Peneduh Rumah yang Akarnya Bisa Merusak Jalan Paving, Ini Solusinya

Sebelum menanam, kenali jenis pohon peneduh rumah yang akarnya bisa merusak jalan paving dan struktur bangunan lain, serta pilihan aman dan tips memilihnya untuk pekarangan Anda.

Diperbarui 08 September 2025, 17:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Memiliki pohon peneduh di pekarangan rumah adalah idaman banyak orang untuk menciptakan suasana sejuk dan asri. Namun, pilihan pohon yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah serius, terutama terkait dengan sistem perakarannya yang agresif.

Beberapa jenis pohon peneduh dikenal memiliki akar yang sangat kuat dan menyebar luas, berpotensi mengangkat dan merusak struktur di sekitarnya seperti jalan paving, trotoar, bahkan fondasi bangunan. Kerusakan ini tentu akan memakan biaya perbaikan yang tidak sedikit dan mengganggu estetika lingkungan.

Liputan6 akan mengulas secara komprehensif jenis pohon peneduh yang akarnya berpotensi merusak, merekomendasikan pohon-pohon peneduh yang aman, serta memberikan panduan praktis dalam memilih dan menanam pohon agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Senin (8/9/2025).

Pohon Peneduh Rumah yang Akarnya Bisa Merusak Jalan Paving

Beberapa jenis pohon peneduh memiliki sistem perakaran yang sangat agresif. Akar-akar ini dapat dengan mudah mengangkat dan merusak jalan paving atau fondasi bangunan jika ditanam terlalu dekat, mencari sumber air dan nutrisi.

  • Pohon Beringin (Ficus benjamina)

    Pohon beringin dikenal memiliki sistem perakaran yang sangat kuat dan menyebar luas. Akar tunggangnya dalam, sementara akar lateralnya menyebar di permukaan tanah, berpotensi mengangkat paving, merusak fondasi, dan bahkan menyumbat saluran air.

  • Pohon Trembesi (Samanea saman)

    Pohon trembesi populer karena pertumbuhannya yang cepat dan kanopi lebar, namun akarnya sangat agresif dan menyebar hingga puluhan meter dari batang utama. Akar trembesi seringkali mengangkat permukaan tanah, termasuk jalan paving atau trotoar di sekitarnya.

  • Pohon Mangga (Mangifera indica)

    Meskipun memberikan buah dan keteduhan, pohon mangga memiliki sistem akar yang kuat dan menyebar, terutama akar lateral yang tumbuh dekat permukaan tanah. Akar besar ini dapat mengangkat paving atau merusak fondasi seiring waktu jika ditanam terlalu dekat dengan struktur.

  • Pohon Akasia (Acacia auriculiformis)

    Pohon akasia sering digunakan untuk penghijauan karena pertumbuhannya yang cepat. Namun, sistem perakarannya juga dikenal invasif dan sangat kuat, menyebar luas, sehingga berpotensi merusak infrastruktur di sekitarnya.

  • Pohon Kersen/Talok (Muntingia calabura)

    Pohon kersen adalah pohon berukuran sedang yang sering ditemukan di pekarangan rumah. Meskipun ukurannya tidak sebesar beringin atau trembesi, akarnya dapat menyebar dan mengangkat paving atau trotoar jika ditanam terlalu dekat dengan struktur.

Pilihan Pohon Peneduh Aman dengan Akar Tidak Merusak

Memilih pohon peneduh dengan sistem perakaran yang tidak invasif sangat penting untuk menjaga integritas struktur di sekitar rumah. Berikut adalah beberapa rekomendasi pohon peneduh yang relatif aman untuk ditanam di dekat jalan paving atau bangunan:

  • Pohon Tabebuya (Handroanthus impetiginosus)

    Pohon tabebuya dikenal dengan bunganya yang indah dan sistem perakarannya yang tidak agresif. Akar tabebuya cenderung tumbuh ke bawah dan tidak menyebar luas di permukaan tanah, sehingga risiko kerusakan pada paving atau fondasi sangat kecil.

  • Pohon Kamboja (Plumeria)

    Pohon kamboja adalah pilihan populer untuk taman karena bunganya yang harum dan bentuknya yang eksotis. Akarnya dangkal dan tidak menyebar luas, menjadikannya pilihan yang aman karena tidak akan mengangkat paving atau merusak fondasi.

  • Pohon Ketapang Kencana (Terminalia mantaly)

    Ketapang kencana adalah pohon peneduh populer karena bentuk kanopinya yang rapi dan pertumbuhan yang tidak terlalu besar. Akarnya tumbuh ke bawah dan tidak menyebar luas di permukaan, sehingga aman bagi paving dan fondasi.

  • Pohon Pule (Alstonia scholaris)

    Pohon pule sering digunakan di area publik dan taman karena keteduhannya dan akarnya yang tidak merusak. Sistem perakarannya dalam dan tidak menyebar secara horizontal di permukaan tanah, mengurangi risiko kerusakan pada paving atau fondasi.

  • Pohon Glodokan Tiang (Polyalthia longifolia)

    Glodokan tiang adalah pohon dengan bentuk ramping dan tinggi, cocok untuk area yang tidak terlalu luas. Akarnya tumbuh vertikal ke bawah dan tidak menyebar luas, sehingga tidak akan merusak paving atau fondasi di sekitarnya.

Panduan Memilih Pohon Peneduh yang Tepat untuk Rumah

Memilih pohon yang tepat untuk ditanam di pekarangan rumah memerlukan pertimbangan yang cermat, terutama terkait dengan sistem perakarannya. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih pohon yang akarnya tidak merusak:

  • Pahami Jenis Sistem Akar Pohon

    Pohon memiliki dua jenis sistem akar utama: akar tunggang dan akar serabut. Pohon dengan akar tunggang yang dalam umumnya lebih aman karena cenderung tumbuh lurus ke bawah, sementara akar serabut menyebar di dekat permukaan tanah.

  • Pertimbangkan Ukuran Pohon Saat Dewasa

    Ukuran pohon saat dewasa sangat mempengaruhi seberapa besar sistem akarnya akan menyebar. Pohon yang tumbuh sangat besar akan memiliki sistem akar yang lebih luas dan kuat. Pilih pohon yang ukuran dewasanya proporsional dengan luas lahan Anda.

  • Jarak Tanam dari Struktur

    Jarak penanaman pohon dari bangunan, jalan paving, atau saluran air adalah faktor krusial. Tanam pohon setidaknya 3-5 meter dari fondasi atau paving, namun untuk pohon dengan akar sangat invasif, jarak aman bisa mencapai 10 meter atau lebih.

  • Kondisi Tanah dan Drainase

    Kondisi tanah dapat mempengaruhi pertumbuhan akar. Tanah yang padat atau drainase buruk dapat mendorong akar tumbuh lebih dekat ke permukaan. Pastikan area penanaman memiliki tanah yang gembur dan drainase yang baik untuk mendorong pertumbuhan akar yang sehat ke dalam tanah.

  • Konsultasi dengan Ahli Pertamanan Lokal

    Jika ragu, selalu konsultasikan dengan ahli pertamanan atau pembibitan lokal. Mereka dapat memberikan saran terbaik mengenai jenis pohon yang cocok untuk iklim dan kondisi tanah di daerah Anda, serta potensi dampak akarnya, mencegah masalah di masa depan.

People Also Ask

1. Pohon apa saja yang akarnya bisa merusak jalan paving?

Jawaban: Pohon beringin, trembesi, mangga, akasia, dan kersen/talok dikenal memiliki akar agresif yang berpotensi merusak jalan paving dan struktur lain.

2. Pohon peneduh apa yang aman ditanam di dekat rumah?

Jawaban: Pohon tabebuya, kamboja, ketapang kencana, pule, dan glodokan tiang direkomendasikan karena akarnya tidak invasif dan cenderung tidak merusak struktur.

3. Bagaimana cara memilih pohon peneduh yang tidak merusak?

Jawaban: Pilih pohon dengan memahami jenis akar, mempertimbangkan ukuran dewasa, menanam pada jarak aman dari struktur, memastikan kondisi tanah baik, dan berkonsultasi dengan ahli.

4. Mengapa penting memahami jenis akar pohon sebelum menanam?

Jawaban: Memahami jenis akar membantu mencegah kerusakan jangka panjang pada jalan paving, fondasi, atau saluran air yang disebabkan oleh pertumbuhan akar yang agresif.