Liputan6.com, Jakarta - Halaman desa yang luas sering kali menjadi tempat favorit untuk menanam pohon peneduh sekaligus pohon buah-buahan guna menciptakan suasana hunian yang asri dan sejuk. Namun, pemilik rumah sering kali khawatir bahwa rimbunnya pohon justru akan mengundang hama, terutama tikus, akibat buah manis yang jatuh dan membusuk atau tajuk pohon yang terlalu gelap sehingga menjadi sarang persembunyian yang ideal bagi hewan pengerat.
Kunci utama untuk menyiasati hal ini adalah dengan memilih pohon buah peneduh halaman desa yang tidak mengundang tikus. Karakteristik yang harus dicari adalah pohon yang memiliki aroma daun atau buah menyengat yang dibenci tikus, memiliki tajuk yang tidak terlalu rimbun/gelap, atau mengandung senyawa alami yang berfungsi sebagai penolak hama (repelen).
Artikel ini menyajikan 8 rekomendasi pohon buah yang memenuhi kriteria tersebut. Dengan pemilihan jenis pohon yang tepat dan teknik perawatan yang benar, halaman desa Anda akan tetap teduh, produktif, dan tentunya tetap bersih dari gangguan hama tikus. Jadi simak rekomendasi pohon buah peneduh selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (5/6/2026).
Advertisement
1. Jeruk (Lemon, Jeruk Nipis, Jeruk Purut)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805600/original/013597100_1780621963-Untitledd.jpg)
Pohon jeruk merupakan salah satu tanaman terbaik karena tajuknya yang rimbun namun tidak terlalu gelap, sehingga tidak mudah menjadi sarang tikus. Daun serta kulit buahnya mengandung minyak atsiri yang memiliki aroma asam menyengat yang sangat dibenci oleh tikus dan ular.
Selain sebagai peneduh, jeruk juga sangat fungsional. Aroma segar yang dikeluarkan daunnya saat dipangkas akan terus menjaga area sekitar halaman tetap harum dan tidak disukai hama. Tanamlah di dekat pintu atau jendela sebagai penghalang alami, dan rutinlah memangkas cabang bawah agar sirkulasi udara di bawah pohon tetap baik.
Advertisement
2. Belimbing (Averrhoa carambola)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675770/original/030463100_1780470907-Pohon_Belimbing.jpeg)
Pohon belimbing memiliki tajuk yang tidak terlalu lebat jika dirawat dengan rutin, sehingga area bawahnya jarang menjadi tempat persembunyian yang ideal bagi tikus atau ular. Selain itu, belimbing termasuk dalam kategori pohon buah peneduh rumah yang jarang didatangi hewan pengganggu.
Daun serta buah mudanya memiliki aroma khas yang cukup tajam bagi hewan pengerat. Tips agar tetap aman dari tikus adalah rutin memanen buah sebelum terlalu matang atau membungkus buah muda dengan plastik/kertas agar tidak jatuh membusuk di tanah. Pohon ini cepat berbuah dan sangat cocok untuk ukuran lahan sedang.
3. Sirsak (Annona muricata)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805597/original/002799100_1780621963-Untitleda.jpg)
Sirsak adalah pohon buah tropis yang tidak hanya menghasilkan buah kaya manfaat, tetapi juga memiliki karakteristik yang tidak disukai hama. Daun sirsak mengandung senyawa annonain dan resin yang berfungsi sebagai biopestisida alami yang efektif menolak tikus dan serangga.
Untuk memaksimalkan fungsinya, Anda bisa meletakkan daun sirsak kering di area rawan tikus sebagai penghalang alami. Pastikan untuk segera memanen buah yang sudah matang agar tidak jatuh ke tanah dan memancing kedatangan hewan pengerat.
Advertisement
4. Jambu Biji (Psidium guajava)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805596/original/098760000_1780621962-hl4.jpg)
Jambu biji adalah pilihan populer karena perawatannya yang relatif mudah. Jambu biji memiliki aroma daun yang cukup kuat, terutama saat diremas atau dipangkas, yang tidak disukai oleh tikus.
Menanam jambu biji dengan jarak tanam yang cukup renggang dan menjaga kebersihan area bawah pohon dari semak liar akan menjadikannya pohon buah peneduh yang sangat aman. Pastikan untuk membungkus buah muda untuk menghindari lalat buah sekaligus mencegah tikus tertarik mencicipinya.
5. Matoa (Pometia pinnata)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537970/original/081121400_1774495491-Pohon_buah_matoa__Wikimedia_Commons_.jpg)
Matoa merupakan pohon endemik Papua yang tajuknya sangat rindang, menjadikannya peneduh ideal bagi halaman desa yang luas. Selain keteduhannya, pohon matoa dikenal sangat tangguh karena memiliki ketahanan alami terhadap banyak hama dan penyakit.
Daun matoa mengandung senyawa metabolit sekunder yang berfungsi sebagai penolak serangga alami. Buahnya yang berdaging tebal dan berbiji kecil juga tidak mudah membusuk jika segera dibersihkan, sehingga tidak terlalu menarik bagi tikus jika dibandingkan dengan buah lainnya.
Advertisement
6. Duku (Lansium parasiticum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481830/original/070664300_1769148336-duku.jpg)
Pohon duku tumbuh dengan tajuk yang padat dan memberikan keteduhan yang sangat baik. Pohon ini umumnya relatif bebas dari hama dan penyakit serius, menjadikannya pilihan yang sangat praktis bagi pemilik rumah.
Keunggulan duku terletak pada kulit buahnya yang tebal dan getah pohon yang menghalangi serangan serangga maupun tikus. Sebagai tips, periksalah area bawah pohon setiap hari untuk mengambil buah yang jatuh, karena kulit buahnya yang keras akan menyulitkan tikus untuk menggigitnya jika buah tersebut dalam kondisi segar.
7. Jambu Air (Syzygium aqueum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5618517/original/052341200_1778205991-pohon_jambu_air.jpeg)
Jambu air dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat dan sangat rajin berbuah. Pohon ini relatif tahan terhadap penyakit, dan aroma daunnya yang cukup kuat terbukti membantu mengurangi kehadiran tikus di area sekitarnya.
Buahnya yang berair banyak namun tidak terlalu manis membuatnya kurang menarik bagi tikus dibandingkan buah lain yang lebih manis. Untuk hasil maksimal, bungkus bunga dan buah muda dengan plastik untuk mencegah lalat buah dan menjaga agar buah tidak jatuh di tanah.
Advertisement
8. Sawo (Manilkara zapota)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7326954/original/080715600_1780111921-sawo_manila.jpeg)
Pohon sawo adalah peneduh alami yang sangat efektif karena daunnya yang lebat dan tebal. Pohon ini terkenal tangguh terhadap serangan hama dan penyakit karena mengandung getah putih (lateks) yang berfungsi sebagai penolak hama alami.
Meskipun tangguh, kebersihan area sekitar pohon tetap penting untuk mencegah hama lain seperti lalat buah. Mengingat sawo adalah pohon yang sangat kuat, ia menjadi salah satu pilihan pohon buah peneduh rumah yang jarang didatangi hewan pengganggu dan sangat direkomendasikan untuk pekarangan desa.
Pertanyaan Seputar Pohon Buah Peneduh
Q1: Mengapa beberapa pohon buah justru mengundang tikus ke halaman?
A: Tikus tertarik karena buah yang manis, mudah jatuh, dan cepat membusuk di tanah. Bau manis dari buah busuk menarik tikus dari jarak jauh. Selain itu, tajuk pohon yang terlalu rimbun dan gelap menjadi tempat persembunyian ideal bagi tikus dan ular.
Q2: Apakah daun sirsak benar-benar efektif mengusir tikus?
A: Ya. Daun sirsak mengandung annonain dan resin yang berfungsi sebagai biopestisida alami. Anda bisa meletakkan daun sirsak kering di area yang sering dilalui tikus atau menyemprotkan air rebusannya.
Q3: Apa saja tanaman pendamping yang bisa ditanam di bawah pohon agar halaman bebas tikus?
A: Anda bisa menanam tanaman beraroma tajam seperti serai, lavender, mint, peppermint, atau citronella di sekitar pangkal pohon. Aroma tanaman ini sangat tidak disukai tikus.
Q4: Bagaimana cara memelihara pohon buah agar tidak menjadi sarang tikus?
A: Lakukan tiga langkah utama: (1) rutin memangkas cabang yang terlalu rimbun/lembab, (2) bersihkan buah yang jatuh setiap hari, dan (3) jangan biarkan semak liar tumbuh di bawah pohon.
Q5: Apakah pohon mangga disarankan untuk halaman desa?
A: Mangga boleh ditanam, namun butuh perawatan ekstra. Anda harus memanen buah sebelum terlalu matang di pohon dan segera membersihkan buah yang jatuh agar tidak membusuk di tanah.
Q6: Berapa jarak tanam ideal untuk pohon buah peneduh?
A: Jarak tanam antar pohon sebaiknya minimal 3–5 meter. Jarak yang cukup akan memastikan sirkulasi udara baik dan mencegah area bawah pohon menjadi lembap serta gelap, yang merupakan kondisi favorit tikus untuk bersarang.
Q7: Mengapa pohon jeruk sangat direkomendasikan?
A: Selain tajuknya yang rapi, daun dan kulit buah jeruk mengandung minyak atsiri dengan aroma menyengat yang dibenci oleh tikus dan ular, sehingga secara alami menjadi penghalang.
Q8: Apakah perlu menggunakan bahan kimia untuk mengusir tikus di pohon?
A: Tidak disarankan. Menggunakan tanaman pengusir alami seperti peppermint, eucalyptus, citronella, lavender, atau nimba (neem) jauh lebih aman dan ramah lingkungan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302828/original/029922600_1784608224-744109091_2878715122499118_855064475453451994_nfd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7591967/original/036848900_1780374525-Pohon_Buah_yang_Cocok_Ditanam_dalam_Planter_Box_Beton_Model_Pohon_Sawo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302386/original/025200300_1784544811-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301628/original/002576500_1784505654-ar7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301640/original/047977900_1784506281-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291692/original/065193500_1783573564-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8464063/original/057976400_1782364831-hll.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8387452/original/085355600_1782267261-Pohon_yang_Cocok_untuk_Area_Garasi_Outdoor_di_Depan_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262112/original/083255100_1781771347-hl7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259174/original/075598400_1781490826-cov22222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7591964/original/071618700_1780374524-Pohon_Buah_yang_Cocok_Ditanam_dalam_Planter_Box_Beton_Model_Pohon_Belimbing.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256193/original/041020800_1781149949-51254761751785486.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6997497/original/019553000_1779767684-Rumah_Desa_Bergaya_Tropis_dengan_Hammock.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5618517/original/052341200_1778205991-pohon_jambu_air.jpeg)