Manchester United Disebut Legenda Klub Mirip Sirkus

Manchester United sedang dilanda kekisruhan menyusul kekalahan dari Atletico Madrid di ajang Liga Champions. Roy Keane buka suara dan menilai klub mirip sirkus.

OlehThomas
Diterbitkan 16 Oktober 2026, 17:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Roy Keane, melontarkan kritik tajam terhadap mantan klubnya setelah bek Lisandro Martinez melontarkan pernyataan kontroversial mengenai kondisi internal Setan Merah. Keane menilai situasi di Old Trafford saat ini mencerminkan kekacauan yang belum kunjung terselesaikan.

Keane bahkan mengibaratkan Manchester United seperti sebuah sirkus. Menurut mantan kapten MU tersebut, polemik yang melibatkan Martinez menjadi gambaran persoalan yang tengah melanda klub, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Kontroversi ini bermula setelah Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Seusai pertandingan tersebut, Martinez mengungkapkan kekecewaannya terhadap jajaran petinggi klub, termasuk direktur sepak bola Jason Wilcox.

Bek asal Argentina itu juga mempertanyakan investasi klub dalam memperkuat skuad serta menyinggung pergantian pelatih yang dinilainya turut menghambat perkembangan Manchester United.

Berbicara dalam program The Overlap, Keane menilai pernyataan Martinez berpotensi menimbulkan perbedaan pandangan di kalangan suporter. Sebagian pendukung mungkin menganggap sang pemain berani menyuarakan persoalan klub, sementara yang lain menilai tindakannya justru merugikan tim.

"Bagi saya, jika melihat kondisi klub saat ini, situasinya jelas kacau, seperti sebuah sirkus," ujar Keane.

Mantan gelandang timnas Republik Irlandia itu juga menilai para pemain seharusnya lebih berhati-hati ketika melontarkan kritik, terutama saat tim sedang mengalami periode sulit.

Keane menegaskan, pemain tidak seharusnya hanya menunjuk kesalahan pihak lain tanpa terlebih dahulu mengevaluasi kontribusi dan penampilan mereka sendiri.

Menurut dia, kritik Martinez akan lebih tepat jika dibarengi dengan peningkatan performa di lapangan. Terlebih, Manchester United membutuhkan konsistensi permainan untuk keluar dari situasi sulit yang sedang mereka hadapi.

Lisandro Martinez Diminta Bercermin

Keane secara khusus menyoroti posisi Martinez yang ikut mengkritik kondisi klub ketika performanya sendiri masih menjadi sorotan.

"Saat Manchester United sedang melalui masa sulit seperti sekarang, persoalan saya dengan pemain yang melontarkan pernyataan semacam itu adalah mereka harus terlebih dahulu bercermin sebelum mulai menyampaikan berbagai komentar," kata Keane.

Ia juga mempertanyakan apakah Martinez layak dipandang sebagai salah satu sosok senior di ruang ganti Manchester United.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Keane menilai status pemain senior tidak cukup ditentukan oleh keberanian berbicara. Kontribusi, kepemimpinan, dan konsistensi penampilan juga menjadi faktor penting, terutama ketika tim sedang membutuhkan figur yang bisa membantu mengangkat performa kolektif. "Saya tidak melihatnya sebagai pemain senior di Manchester United. Saya melihatnya sebagai seorang bek tengah yang masih melakukan banyak kesalahan," ujar Keane. Kritik tersebut menambah panjang daftar sorotan terhadap Martinez setelah pernyataannya mengenai manajemen klub menjadi perbincangan di kalangan pengamat sepak bola Inggris.

Halaman
Show All