Cek Fakta: Hoaks Video Mahfud Md Bagikan Bantuan Modal Usaha Rp 100 Juta per Orang

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Mahfud Md menyampaikan dana tunjangan dan bantuan Rp 100 juta per orang seperti yang beredar di Facebook.

Diterbitkan 16 Oktober 2026, 17:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video Mahfud Md menyampaikan dana tunjangan dan bantuan Rp 100 juta per orang untuk mereka yang memiliki tanggungan anak sekolah dan modal usaha. Klaim itu beredar di media sosial (medsos) Facebook pada beberapa waktu lalu. 

Berikut isi unggahannya:

"🔰 BANTUAN MODAL USAHA DARI PEMERINTAH UNTUK MEMBUKA USAHA BARU ATAU TAMBAHAN MODAL🔰

🔹H MUHAMMAD MAHFUD MD 🔹

🔰 YANG MAU DI PROSES CEPAT DANA BANTUAN DARI SAYA SILAHKAN KLIK MESSENGER DI BAWAH 👇👇 #DANABANTUANMODALUSAHA #RAKYATINDINESIA".

Dalam postingan tersebut terdapat video dengan narasi sebagai berikut:

"Assalammualaikum

Puji syukur dan Alhamdulillah hasil dari kita melakukan pertemuan hari ini berjalan dengan mulus tanpa hambatan. Saya ingin menyampaikan bahwa ada dana tunjangan dan bantuan untuk yang masih mempunyai tanggungan anak sekolah maupun modal usaha.

Sebanyak Rp 100 juta per orang akan mendapatkan bantuan ini resmi bukan rekayasa atau hoaks saya bertanggung jawab penuh apabila tidak cair. Dari mana pun boleh ikut pendaftaran, mulai dari Sabang sampai Merauke tidak dipilih, namun harus benar-benar membutuhkan.

Semoga ini dapat membantu meringankan yang sedang mengalami permasalahan keuangannya dan juga usahanya berkembang. Langsung saja menghubungi WhatsApp saya untuk menerima tunjangan dana bantuan ini tidak di messenger.

Karena jangan sampai ada pihak lain yang mengambil kesempatan yang tidak percaya, tidak usah ikutan pendaftaran untuk yang mau saja. Mungkin itu saja yang sampaikan.

Wassalammualaikum".

Lalu benarkah klaim video Mahfud Md menyampaikan dana tunjangan dan bantuan Rp 100 juta untuk mereka yang memiliki tanggungan anak sekolah dan modal usaha? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Mahfud Md menyampaikan dana tunjangan dan bantuan Rp 100 juta per orang untuk mereka yang memiliki tanggungan anak sekolah dan modal usaha. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.

Hasil analisis Hive Moderation mengungkap bahwa 26,1 persen suara dalam video klaim dihasilkan oleh AI.

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video Mahfud Md bagikan modal usaha Rp 100 juta

Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan Google Image. Hasilnya ditemukan video identik dengan klaim seperti diunggah Kemenko Polkam RI melalui akun Youtube @Kemenko Polkam RI pada 20 November 2021.

Dalam video tersebut, Mahfud Md memberikan keterangan pers terkait penangkapan tiga terduga teroris yang melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Akun Youtube Kemenko Polhukam tersebut juga menyertakan unggahan berita yang diberi judul "Menko Polhukam: Kedudukan MUI Kokoh, Tak Mudah Dibubarkan". Berikut isinya:

"Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan, kekuatan hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat kokoh. Sehingga, wacana pembubaran lembaga ini tak realistis dan sulit terwujud.

"Merespon penangkapan tiga terduga teroris yang melibatkan oknum MUI, jangan berpikir bahwa MUI perlu dibubarkan. Itu semua provokasi yang bersumber dari khayalan, bukan dari pemahaman atas petistiwa," kicau Mahfud MD melalui akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Sabtu (20/11).

Kedudukan MUI, lanjut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, sangat kokoh. Karena sudah disebut di dalam beberapa peraturan perundang-undangan.

Misalnya di dalam Undang-undang (UU) Nomor 33 Thn 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Pasal 1.7 dan Psl 7.c). Juga di Pasar 32 (2) UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

"Posisi MUI kuat tak bisa sembarangan dibubarkan," ingatnya.

Selain posisi hukum MUI, Mahfud juga mengingatkan, publik siapapun jangan memprovokasi dengan memgatakan bahwa pemerintah via Densus 88 Antiteror menyerang MUI.

"Pun penangkapan oknum MUI sebagai terduga teroris jangan diartikan aparat menyerang wibawa MUI," imbaunya.

Kata Mahfud, teroris bisa ditangkap di manapun. Baik di hutan, mall, rumah, gereja, masjid, dan tempat lainnya.

"Kalau aparat diam dan terjadi sesuatu, nanti dituding kecolongan. Semuanya akan ada proses hukum dan pembuktian secara terbuka," pungkasnya."

Sumber:

https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection

https://www.youtube.com/watch?v=qwrqL19__iE

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Mahfud Md menyampaikan dana tunjangan dan bantuan Rp 100 juta per orang untuk tanggungan anak sekolah dan modal usaha merupakan hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.