Asisten Allegri 'Sombong' Usai AC Milan Menang Comeback: Maaf, Saya Masih Tak Terkalahkan!

AC Milan menang comeback 3-2 atas Torino. Asisten pelatih Marco Landucci jaga rekor 100 persen kemenangan dan puji aksi heroik Christian Pulisic.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 09:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Landucci menjelaskan adanya perubahan posisi pemain yang membuat permainan lebih cair. Kehadiran Christopher Nkunku dan Ruben Loftus-Cheek membuat serangan lebih seimbang.

"Kami tentu mengubah beberapa hal, tapi gol Rabiot memberi kami keyakinan. Kami memiliki Christopher Nkunku sebagai penyerang tengah, dengan Rabiot dan Ruben Loftus-Cheek di belakangnya," analisis sang asisten.

"Kami jauh lebih seimbang, menyerang, menggerakkan bola dengan lebih baik, dan membalikkan keadaan untuk kemenangan yang sangat penting," tuturnya.

Pulisic "Si Pembunuh" Berdarah Dingin

Christian Pulisic menunjukkan kelasnya sebagai pemain bintang meski kondisi fisik belum 100 persen. Sikap dan determinasi sang winger menjadi inspirasi bagi rekan setimnya.

Landucci sangat kagum dengan ketenangan Pulisic di ruang ganti maupun di lapangan. Efektivitas sang pemain sangat mematikan dengan mencetak dua gol dari dua tembakan.

"Pulisic adalah pemain hebat, Anda bisa melihat dia sangat tenang di ruang ganti, tapi di lapangan dia punya tekad ini, dia ingin mencetak gol dan dia mematikan di posisi-posisi itu," puji Landucci.

"Dia melakukan dua tembakan dan mencetak dua gol, Anda tidak bisa meminta lebih dari itu," sambungnya.

Potensi Besar Loftus-Cheek

Selain Pulisic, performa Ruben Loftus-Cheek dan Samuele Ricci juga mendapat apresiasi khusus. Allegri sebelumnya menyebut Loftus-Cheek punya potensi yang belum sepenuhnya ia sadari.

Landucci sepakat bahwa gelandang Inggris itu memiliki paket lengkap sebagai pemain hebat. Sementara Ricci yang melawan mantan klubnya juga tampil apik.

"Saya setuju, itu adalah penampilan hebat hari ini, dia [Loftus-Cheek] memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pemain hebat. Dia terhambat oleh cedera, tapi dia memiliki teknik, kekuatan, tenaga, semua yang dibutuhkan dan saya pikir dia membuktikannya malam ini, terutama di babak kedua," kata Landucci.

"Samuele Ricci masuk dari bangku cadangan melawan mantan klubnya, jadi itu tidak mudah baginya, tapi dia salah satu pemain yang mengerti apa yang Anda katakan langsung. Ini adalah grup yang jujur ​​tidak pernah mengeluh, menikmati menghabiskan waktu bersama, dan berkat merekalah kami berada di posisi ini," tutupnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Afdholud DzikryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan