Kalahkan Salah, Achraf Hakimi Raih Penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2025

Achraf Hakimi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2025, mengungguli Mohamed Salah. Simak daftar pemenang lainnya.

Diterbitkan 20 November 2025, 09:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Prestasi juga ditorehkan oleh tim Maroko U-20 yang meraih predikat Tim Nasional Pria Terbaik Afrika berkat kesuksesan mereka menjuarai Piala Dunia U-20. Mereka menjadi contoh nyata bagaimana regenerasi pemain di negara tersebut berjalan dengan baik. Tak berhenti sampai di situ, Othmane Maamma terpilih sebagai Pemain Muda Pria Terbaik Afrika, sedangkan Doha El Madani mempertahankan gelarnya sebagai pemain muda wanita terbaik.

Di kategori pelatih, Bubista dari Tanjung Verde mencuri perhatian setelah dinobatkan sebagai Pelatih Pria Terbaik Tahun Ini. Ia sukses membawa negara kepulauan itu lolos ke Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian bersejarah bagi tim dengan populasi kurang dari satu juta jiwa. Sementara itu, Chiamaka Nnadozie dari Nigeria meraih penghargaan Kiper Wanita Terbaik Tahun Ini untuk ketiga kalinya secara beruntun, menegaskan konsistensinya sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.

Penurunan Performa Mohamed Salah Makin Terlihat

Di balik sorotan pada Hakimi dan para pemenang lainnya, perhatian juga tertuju pada Mohamed Salah yang gagal meraih penghargaan Pemain Terbaik Afrika. Situasi ini semakin memperbesar sorotan terhadap performanya di Liverpool yang menurun drastis sepanjang musim. Pengaruh Salah dalam permainan The Reds tidak sekuat sebelumnya, dan statistik individualnya turut mencerminkan penurunan tersebut.

Salah tercatat lebih jarang melepaskan tembakan dan semakin jarang masuk ke kotak penalti, sesuatu yang dulu menjadi kekuatannya sebagai mesin gol Liverpool. Penurunan aktivitas ofensif ini membuat kontribusinya terhadap serangan tim menjadi kurang maksimal, yang pada akhirnya berdampak pada hasil-hasil Liverpool di Premier League. Kondisi ini berbeda jauh dibandingkan level tertingginya beberapa musim lalu.

Musim ini Salah telah bermain sebanyak 16 kali bagi Liverpool di semua ajang kompetisi. Ia baru mengemas lima gol dan tiga assist.

Dalam momen seperti ini, kekalahan Salah dalam perebutan penghargaan tahunan terasa semakin menegaskan tren menurun yang ia alami. Bagi salah satu penyerang terbaik Afrika dalam satu dekade terakhir, ini menjadi lonceng peringatan bahwa ia harus segera menemukan kembali performa terbaiknya jika ingin kembali bersaing di level teratas.

(Goal)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan