5 Alasan ONE Championship: NO SURRENDER II Tak Boleh Terlewatkan

Dari Bangkok, Thailand, ONE akan menyajikan ONE Championship: NO SURRENDER II yang berisi deretan laga ciamik pada akhir pekan nanti.

Diterbitkan 12 Agustus 2020, 22:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebagai tambahan, baik Zatout dan Pinto memiliki 76 kemenangan dalam karier mereka di Muay Thai dan kickboxing. Ketika laga berakhir, hanya satu dari keduanya yang mampu mempertajam rekor mereka.

Misi Pongsiri Meraih Revans

Pada Februari lalu, Pongsiri PK.Saenchai Muaythaigym menerima tawaran untuk menghadapi Petchmorakot Petchyindee Academy hanya seminggu sebelum laga terjadi. Kala itu, ia harus menggantikan kontestan yang cedera untuk tampil dalam Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Muay Thai perdana.

Terlepas dari kurangnya masa latihan, Pongsiri tak gentar melawan salah satu striker terbaik ini dan menunjukkan aksi menawan selama lima ronde. Meski kalah, atlet berusia 29 tahun itu menampilkan daya tahan yang luar biasa.

Kini, Pongsiri berkesempatan menebus kekalahnnya dengan menghadapi rekan satu tim Petchmorakot, Sorgraw Petchyindee Academy.

Pemenang dari laga ini akan menunjukkan bahwa mereka pantas berada dalam jajaran elit petarung Muay Thai di dunia dan berhadapan dengan Petchmorakot sebagai penguasa divisi featherweight saat ini.

 

Debut Dua Seniman Bela Diri Campuran

ONE: NO SURRENDER II menandai debut dari dua bintang yang sedang naik daun – Yodkaikaew “Y2K” Fairtex dan John Shink. Keduanya dikenal sebagai striker ulung dalam Muay Thai, namun kali ini akan tampil dalam laga bela diri campuran divisi flyweight.

Yodkaikaew, seorang Juara MAX Stadium Muay Thai, telah mengaplikasikan kemampuan strikingnya secara brilian ke dalam bela diri campuran. Sejak bertransisi, ia memiliki rekor profesional 4-2-1, tiga kemenangan diraihnya melalui KO.

Sementara Shink yang mewakili Tiger Muay Thai adalah seorang seniman bela diri sejati yang telah berkompetisi dalam berbagai disiplin, termasuk Muay Thai. Sejak mencetak debutnya dalam bela diri campuran, atlet asal Nigeria ini telah mencatat rekor sempurna 3-0, dengan dua kemenangan melalui KO.

Terlepas dari kecintaan kedua atlet ini akan “seni delapan tungkai,” kedua atlet ini akan memberikan performa terbaik dalam MMA, dan laga ini memiliki potensi besar untuk mencuri perhatian para penggemar.

 

 

Menandai Tiga Siaran Dalam Tiga Minggu Beruntun

Dari 10 rangkaian gelaran utama yang diumumkan pada 31 Juli lalu, ONE: NO SURRENDER II akan menandai pekan yang sibuk. Ajang ini merupakan yang pertama dari tiga gelaran beruntun selama tiga minggu ke depan.

Setelah ONE: NO SURRENDER II pada Jumat depan, ONE: NO SURRENDER III akan disiarkan pada tanggal 21 Agustus dan ONE: A NEW BREED akan diselenggarakan pada tanggal 28 Agustus. Maka, siapkan diri Anda untuk menyaksikan laga penuh aksi tanpa henti!

ONE: NO SURRENDER II dapat disaksikan lewat ONE Super App, Vidio, MAXStream dan SCTV.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan