Kala itu, Arsenal baru ditinggalkan Cesc Fabregas dan Samir Nasri. Meriam London hanya mengandalkan Robin van Persie sebagai mesin gol, dan Carl Jenkinson, Johan Djourou, Laurent Koscielny, dan Armand Traore sebagai kuartet di lini belakang.
Kemenangan telak ini bahkan membuat pelatih Manchester United ketika itu, Alex Ferguson, tak percaya.
"Ketika Anda bermain melawan Arsenal, Anda tak mengharapkan hasil seperti itu," ujar Ferguson.
Barcelona 6-1 Paris Saint-Germain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1531222/original/057106800_1489031915-Barcelona-PSG-Liga-Champions1.jpg)
Klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), punya memori menyeramkan di Camp Nou, markas Barcelona. Di sana, Les Parisiens dipermak PSG dengan skor 1-6.
Memori kelam itu terjadi pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2016-2017, 9 Maret 2017.Â
PSG datang ke Camp Nou dengan keunggulan 4-0 di leg pertama. Alih-alih melenggang ke perempat final, PSG yang kala itu dilatih Unai Emery pulang dengan menanggung malu setelah kalah 1-6.
Padahal, sebelumnya belum pernah ada dalam sejarah Liga Champions, satu klub membalikkan situasi setelah tertinggal 0-4. Barcelona mampu melakukannya dan PSG tersingkir secara menyesakkan.
Australia 31–0 American Samoa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2221360/original/033947500_1526886614-Australia.jpg)
Timnas Australia akan dikenang sebagai tim "raja tega" setelah menggelontor lawan, Samoa Amerika, dengan skor sensasional: 31-0.
Pertandingan yang berujung memalukan buat Samoa Amerika itu terjadi pada laga kualifikasi Piala Dunia 2002, 11 April 2001, di Australia.
Padahal, kala itu tim tuan rumah hanya memainkan pemain lapis kedua. The Socceroos menyimpan nama-nama tenar, seperti Harry Kewel dan Mark Viduka. Namun, tetap saja tim tamu pulang dengan kepala tertunduk.
Perbedaan kualitas mendasari skor fenomenal tersebut. FIFA lantas mengubah format kualifikasi Piala Dunia di zona Oceania untuk memastikan hasil seperti itu tidak terulang lagi.
Namun, nasi sudah menjadi bubur. Samoa Amerika terpaksa menanggung aib kalah begitu telaknya di pentas sepak bola internasional.
Â
Brasil 1-7 Jerman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1394716/original/038547800_1478218903-David-Luiz-Tears.jpg)
Kekalahan 1-7 atas Jerman sudah sukup buruk bagi Brasil. Kekalahan besar itu makin diperburuk karena terjadi di hadapan publik sendiri.
Kekalahan mengejutkan ini terjadi pada semifinal Piala Dunia 2014 di Belo Horizonte, Brasil, 8 Juli 2014.
Laga baru berjalan setengah jam, Brasil harus merelakan gawangnya dibobol sebanyak lima gol.
Jerman pun akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 2014 setelah di final menumbangkan Argentina dengan skor 1-0.
Hingga sekarang, masih banyak pencinta sepak bola yang masih tak percaya, Brasil bermain begitu buruk hingga harus menanggung malu dipermak Brasil dengan skor telak 1-7.
Â
Sumber: Give Me Sport
Disadur dari: Bola.com (Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati, published 13/4/2020)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390489/original/006123400_1761278823-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__96_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311975/original/026307100_1785471706-Screenshot_2026-07-31_103854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2126878/original/057460200_1524905544-000_DV1026947.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)