Menghadapi lawan dengan kekuatan di atas Indonesia, permainan Manahati dan kawan-kawan didikte oleh lawan.
Terus-menerus digempur dengan tempo cepat dan ketika menguasai bola langsung ditekan dengan pressing tinggi. Bagi pemain bertahan, sangat menguras tenaga. Sementara ketika pemain mulai menguasai bola, pemain bingun mengalirkan bola.
Situasi itu jelas berbanding lurus dengan minimnya tekanan yang dihasilkan. Hanya ada dua percobaan tendangan dan keduanya melenceng. Jumlah umpan juga minim. Hanya melakukan 357 umpan dengan akurasi 77% di mana 276 umpan tepat sasaran dan sisanya gagal menemui rekannya.
Jumlah tersebut jauh jika dibandingkan dua pertandingan sebelumnya. Kala melawan Timor Leste, timnas sempat melakukan 522 umpan dengan akurasi 84,6%. Lalu di laga kedua, 585 umpan dilepaskan dengan akurasi 83,9%.
Di SEA Games nanti, Indonesia juga akan bertemu dengan Thailand, Singapura, Malaysia, maupun Vietnam yang organisasi permainannya lebih baik dibanding Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Transisi dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya perlu betul-betul dilatih agar pemain tak kebingungan ketika mulai menguasai bola.
Berani mengambil inisiatif mengatur tempo permainan juga sangat penting, ini karena fisik pemain tidak bisa untuk bermain cepat selama 90 menit.
Seperti ketika melawan Korea Selatan, tiga gol terjadi ketika pemain sudah kelelahan akibat diforsir sejak menit pertama.
3
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/838468/original/050709300_1427481834-Adam_Alis.jpg)
3. Potensi Muchlis dan Adam Alis
Munchlis Hadi Ning jelas layak dikedepankan sebagai yang terbaik di ajang kualifikasi Piala Asia U-23 ini. Di tiga pertandingan, Muchlis mampu mencetak dua gol dan empat assist.
Catatan tersebut tentu mengesankan. Dia juga penyerang yang paling banyak mengancam gawang lawan dengan delapan percobaan tembakan di mana tiga di antaranya tepat sasaran, dua melenceng, serta satu diblok.
Mantan penyerang timnas U-19 ini juga menjadi game changer ketika mulai masuk di tengah-tengah pertandingan. Dalam laga menghadapi Brunei Darussalam, Muchlis baru masuk di babak kedua. Dengan masuknya Muchlis serangan timnas lebih hidup.
Terbukti dua gol tercipta yang merupakan kontribusinya. Pertama assist-nya pada Ahmad Nufiandani dan yang kedua dia mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan umpan Antoni Putro.
Pemain kedua yang cukup menyita perhatian adalah gelandang enerjik, Adam Alis. Pemain yang kini memperkuat Persija Jakarta ini menorehkan masing-masing satu gol dan satu assist. Dia juga selalu jadi pilihan pertama timnas U-23. Aji Santoso tidak keliru memilihnya karena dia aktif baik saat menyerang maupun bertahan.
Adam Alis melepaskan 151 operan sukses, 34 di antarnya gagal. Dia sempat melakukan delapan percobaan tembakan dengan satu tepat sasaran, empat meleset, serta tiga diblok. Adam juga membuat tiga umpan silang sukses dan delapan gagal.
Untuk urusan membawa bola dia cukup ahli dengan tujuh kali dribel sukses dan dua kali gagal. Aksi bertahannya juga lumayan dua kali memotong bola dan tiga sapuan.
4
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/808600/original/095036800_1423505923-Logo-only.png)
4. Grafis
Bagi Aji, tentu terlalu riskan memulainya dari awal alias membongkar pasang skuat. Bagaimana pun pemain yang tampil di Kualifikasi Piala Asia U-22 memiliki potensi dan sebagian sudah ditunjukkan. Dengan polesan yang tepat tim ini bisa meraih prestasi di Singapura bulan Juni mendatang.
Terus berjuang Garuda Muda...
(Sirajudin Hasbi/Labbola)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4461201/original/062506100_1686446588-cek_fakta_timnas_argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/839241/original/061551900_1427646151-timnas_indonesia_U-23.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3465001/original/064958200_1621942437-117684117_2851336918420000_4105857748232922322_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287269/original/086325900_1783206564-000_B9AD2X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287199/original/011098900_1783189655-AP26185659671466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782170/original/080291500_1782878845-meksiko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260488/original/001989200_1781597074-000_B77X49M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8664246/original/029678300_1782693781-063_2283752154.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9243416/original/040076400_1783136603-063_2284562735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9233776/original/041944300_1783126285-000_B98N9AV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263363/original/077170500_1781914217-AP26170799360158-Maroko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)