PLN Ungkap Pengembang Swasta Bakal Dominasi Proyek PLTA

PLN sebut pengembang swasta bakal dominasi proyek PLTA & PLTM. Sebanyak 262 dari total 315 proyek dalam RUPTL diserahkan ke pihak swasta.

Diterbitkan 05 Agustus 2026, 18:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pengembang listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) bakal memegang peran besar dalam penggarapan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Proyek-proyek ini sudah tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, menyebutkan ada total 315 proyek PLTA dan PLTM dengan kapasitas mencapai 11,7 gigawatt (GW) dalam RUPTL 2025–2034. Dari jumlah tersebut, sebanyak 262 proyek akan dikerjakan oleh swasta.

"Dari total 315 proyek PLTA dan PLTM dengan kapasitas mencapai 11,7 gigawatt (GW) sekitar 262 proyek akan dikerjakan oleh IPP dalam RUPTL 2025–2034. IPP akan memegang peran yang sangat besar, lebih besar dari peran PLN," ujar Suroso saat menyampaikan keynote speech dalam acara Indonesia Hydropower Summit 2026 Powering Indonesia’s Clean Energi Pilar di Auditorium PLN, Rabu (5/8/2026).

Rinciannya, pengembang swasta akan menggarap 48 proyek PLTA dengan kapasitas 9.441 megawatt (MW). Selain itu, untuk segmen PLTM di bawah 30 MW, swasta bakal menangani 214 proyek berkapasitas total 1.110 MW.

"Artinya, IPP sendiri mencapai porsi proyeknya lebih dari 250 sampai 260 proyek," ucap dia.

Porsi Dikerjakan PLN

Di sisi lain, porsi yang dikerjakan langsung oleh PLN terbilang lebih kecil, yakni tujuh proyek PLTA berkapasitas 361 MW serta 20 proyek mikrohidro dan minihidro berkapasitas 51 MW.

"Proyek yang dikelola subholding PLN mencakup PLTA berkapasitas sekitar 700 MW dan proyek mikrohidro berkapasitas 28 MW. Di situ kita lihat bahwa peran (IPP) menjadi sangat penting dalam pengembangan pembangunan pembangkit hidro ini," papar dia.

Dalam hal ini, PLN bakal fokus menyiapkan jalur transmisi dan infrastruktur pendukung agar listrik dari pembangkit swasta tersebut bisa tersalurkan dengan baik ke sistem.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6