Kelola Kualanamu Sejak 2021, Operator Bandara India Komit Perluas Investasi

Operator bandara asal India, GMR, siap menambah investasinya di Indonesia usai sukses mengelola Bandara Kualanamu dan menilai RI sebagai mitra strategis ASEAN.

Diterbitkan 03 Agustus 2026, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hubungan ekonomi Indonesia dan India terus menguat, tidak hanya melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga lewat ekspansi investasi sektor swasta. Salah satu sinyal terbaru datang dari operator bandara asal India, GMR Group, yang menyatakan komitmennya untuk memperluas investasi di Indonesia setelah mengelola Bandara Internasional Kualanamu sejak 2021.

Business Chairman International Airports and Energy GMR, Srinivas Bommidala, mengatakan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis India di kawasan ASEAN, sehingga menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan bisnis internasional perusahaan.

“Indonesia merupakan mitra strategis India di ASEAN. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memperluas investasi di sana,” ujar Srinivas Bommidala kepada wartawan, Senin (3/8/2026).

Menurut Bommidala, masuknya GMR ke Bandara Kualanamu hanyalah langkah awal. Perusahaan melihat peluang besar untuk terus berekspansi karena Indonesia memegang posisi penting dalam strategi pengembangan jaringan bandara global milik GMR.

Ia menambahkan bahwa hubungan historis antara Indonesia dan India telah terjalin selama berabad-abad, bahkan jauh sebelum kedua negara berdiri sebagai negara modern. Kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa Indonesia memiliki nilai yang sangat strategis bagi perusahaan.

“Misi kami adalah membangun platform penerbangan internasional yang terintegrasi, dan tentu saja Indonesia memegang peran yang sangat penting,” tegasnya.

 

Ekspansi Global dan Proyek Greenfield GMR

Selain di Indonesia, GMR mencatat ekspansi bisnis internasionalnya juga menyasar Filipina dan Yunani sebagai bagian dari strategi membangun jaringan pengelolaan bandara lintas negara.

Dalam lima tahun terakhir, GMR terlibat aktif dalam pengembangan dan pengoperasian sejumlah bandara. Proyek teranyar mereka adalah Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju di Bhogapuram, India. Bandara yang diresmikan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pintu gerbang utama yang menghubungkan Asia Selatan dengan Asia Tenggara.

Executive Director & Head of Innovation GMR, SGK Kishore, menjelaskan bahwa bandara di Bhogapuram tersebut dibangun murni sebagai proyek greenfield dari tahap awal, termasuk pembangunan infrastruktur akses jalan utama.

“Bandara yang rampung dibangun dalam waktu dua tahun lima bulan ini merupakan proyek greenfield yang kami bangun dari nol, termasuk seluruh fasilitas akses jalannya,” ujar Kishore.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6