BI Rate Naik, Ini Pesan Airlangga ke Bank Himbara

Pemerintah berharap penyaluran kredit Himbara tetap berjalan usai Bank Indonesia menaikan suku bunga acuan atau BI Rate.

Diterbitkan 18 Juni 2026, 23:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah berharap penyaluran kredit Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap berjalan usai Bank Indonesia menaikan suku bunga acuan atau BI Rate. Hal ini agar aktivitas ekonomi maupun dunia usaha bisa terus berjalan.

Sementara Saat ditanya apakah Presiden memberikan instruksi khusus agar Himbara menahan kenaikan suku bunga kredit, Airlangga tidak menyebut adanya arahan langsung. Namun, ia menegaskan pemerintah berharap kredit perbankan tetap mengalir ke masyarakat dan sektor usaha.

“Harapannya ke depan kredit tetap jalan,” ujarnya di Istana Negara, Kamis (18/6/2026).

Airlangga juga mengingatkan bahwa kenaikan BI Rate pada akhirnya akan ditransmisikan ke sektor perbankan, termasuk terhadap bunga kredit. Karena itu, ia berharap bank-bank Himbara tidak terburu-buru melakukan penyesuaian.

“Memang ada transmisi terkait kenaikan bunga kredit. Diharapkan tentu Himbara tidak terlalu cepat juga untuk menaikkan,” kata Airlangga. 

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memperkuat perannya sebagai agen pembangunan dan penggerak ekonomi nasional.

 

 

Pertemuan Prabowo dengan Bos Bank Himbara

Menurut Airlangga, dalam pertemuan dengan jajaran direksi dan komisaris Himbara, Presiden menyoroti sejumlah kebijakan strategis pemerintah yang akan meningkatkan peran perbankan BUMN. Di antaranya kebijakan ekspor satu pintu serta penempatan devisa hasil ekspor (DHE) melalui bank-bank Himbara.

“Dengan adanya kebijakan ekspor satu pintu dan devisa hasil ekspor yang seluruhnya melalui Himbara, maka Himbara mempunyai peran yang besar untuk mendorong perekonomian nasional,” kata Airlangga.

Ia menjelaskan, arahan tersebut disampaikan agar bank-bank pelat merah dapat mendukung prioritas pembangunan pemerintah sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6