Begini Strategi Tingkatkan Nilai Jual Properti Melalui Renovasi Terencana

Kesadaran masyarakat untuk melakukan perbaikan rumah tepat waktu adalah kunci dalam manajemen aset yang baik.

Diterbitkan 28 Desember 2025, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki hunian yang nyaman dan dalam kondisi prima merupakan dambaan setiap pemilik rumah, namun realitanya proses perawatan dan renovasi seringkali terbentur oleh prioritas alokasi dana. Banyak pemilik rumah memilih untuk menunda perbaikan mendesak seperti kerusakan atap atau sistem sanitasi hanya karena menunggu tabungan terkumpul secara utuh. 

Padahal, menunda renovasi pada bagian krusial bangunan justru berisiko meningkatkan biaya perbaikan di masa depan akibat kerusakan yang merembet ke struktur lainnya.

Kebutuhan akan renovasi sebenarnya dapat dipandang sebagai langkah strategis dalam menjaga serta meningkatkan nilai aset properti. Dengan melakukan pembaruan pada fungsi-fungsi ruang atau sekadar mempercantik tampilan bangunan, nilai jual objek properti tersebut cenderung mengalami kenaikan yang positif. 

Edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas hunian tanpa harus menguras dana darurat menjadi fokus utama bagi masyarakat urban saat ini agar tetap dapat meningkatkan taraf hidup sambil menjaga stabilitas finansial keluarga.

Kepala Departemen Retail Business Development OK Bank, Eko Andhika Kotama, mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat untuk melakukan perbaikan rumah tepat waktu adalah kunci dalam manajemen aset yang baik. 

Dia menjelaskan bahwa masyarakat kini tidak perlu lagi merasa terbebani dengan biaya besar di awal untuk memulai proyek perbaikan hunian. Menurutnya, pemanfaatan solusi finansial seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA) dapat menjadi jembatan bagi pemilik rumah untuk merealisasikan renovasi yang mendesak tanpa harus menunggu waktu lama.

"Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa renovasi rumah yang terencana adalah investasi pada aset. Melalui KTA OK Bank, pemilik rumah dapat melakukan perbaikan mendesak atau peningkatan kualitas hunian sekarang juga. Kami memposisikan KTA ini sebagai solusi finansial yang cerdas agar nilai properti meningkat tanpa harus mengorbankan dana darurat atau kebutuhan pokok lainnya," ujar Eko Andhika Kotama.

 

KTA dari OK Bank

Secara lebih spesifik, KTA dari OK Bank menawarkan fleksibilitas yang sangat relevan untuk kebutuhan perbaikan hunian dengan plafon pinjaman yang luas, mulai dari Rp3 juta hingga mencapai Rp300 juta. 

Rentang dana yang besar ini memungkinkan nasabah untuk menyesuaikan pinjaman dengan berbagai tingkatan kebutuhan, baik itu perbaikan skala kecil, pembelian material berkualitas, hingga renovasi menyeluruh untuk meningkatkan nilai estetika rumah. 

Salah satu keunggulan yang meringankan beban nasabah adalah suku bunga kompetitif yang ditawarkan, yakni mulai dari 0,79 persen hingga 4,49 persen, yang disesuaikan berdasarkan penilaian profil kredit masing-masing nasabah.

Selain itu, masa tenor atau jangka waktu cicilan yang tersedia sangat panjang, mulai dari 6 bulan hingga mencapai 60 bulan atau lima tahun. Jangka waktu yang fleksibel ini memungkinkan beban finansial didistribusikan secara lebih ringan setiap bulannya, sehingga cicilan tetap terjangkau dan tidak mengganggu stabilitas ekonomi jangka panjang keluarga. 

 

Keunggulan Operasional

Efisiensi juga menjadi keunggulan operasional, di mana proses pengajuan dilakukan sepenuhnya secara online dan hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit untuk registrasi awal melalui platform digital.

Dalam pelaksanaannya, pemilik rumah disarankan untuk tetap bijak dengan menyusun skala prioritas perbaikan yang memberikan dampak paling signifikan terhadap kenyamanan dan estetika. 

Dukungan finansial yang ditawarkan melalui KTA OK Bank memberikan keleluasaan bagi nasabah melalui pilihan tenor yang panjang. Hal ini bertujuan agar kewajiban bulanan tetap selaras dengan kemampuan arus kas keluarga, sehingga rencana mewujudkan hunian impian tidak mengganggu keseimbangan pengeluaran rutin lainnya. 

Melalui proses yang transparan dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, solusi ini hadir untuk memudahkan masyarakat dalam merawat aset berharga mereka secara berkelanjutan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6