Kereta Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Seluruh Penumpang Selamat

PT KAI memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Subang. Perbaikan jalur dan investigasi penyebab insiden sedang dilakukan.

Diterbitkan 01 Agustus 2025, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden anjloknya KA 1 Argo Bromo Anggrek yang terjadi pada 1 Agustus 2025 di area emplasemen Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Setelah insiden tersebut, semua penumpang berhasil dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan," ujar VP Public Relations PT KAI, Anne Purba, dikutip dari Antara, Jumat (1/8/2025).

PT KAI memastikan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, dan langsung melakukan penanganan untuk mencegah risiko lanjutan di lokasi kejadian.

Perbaikan Jalur Diperkirakan 8–10 Jam

Anne menjelaskan, kejadian ini sempat menyebabkan gangguan operasional pada jalur hulu dan hilir, namun proses perbaikan langsung dilakukan di lapangan dengan estimasi waktu sekitar 8–10 jam.

"KAI akan melakukan rekayasa pola operasi agar perjalanan kereta lainnya tetap bisa berjalan," tambahnya.

Laporan pertama mengenai insiden diterima pada pukul 15.47 WIB, dan dalam waktu satu menit, tepatnya pukul 15.48 WIB, KAI langsung berkoordinasi dengan petugas terkait di lapangan. Tim teknis pun segera bergerak cepat melakukan penanganan.

"Kami berkomitmen untuk mengatasi masalah ini dengan cepat dan efektif," kata Anne.

 

Investigasi Penyebab Masih Berlangsung

Saat ini, PT KAI tengah melakukan investigasi internal untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian tersebut. Perusahaan juga berjanji akan memberikan informasi terbaru secara berkala kepada masyarakat, khususnya pengguna moda transportasi kereta api.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan. Keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama kami, dan kami akan terus berupaya memberikan layanan terbaik," tutur Anne.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6