KAI Logistik Perkuat Jaringan Distribusi via Kereta Api, Begini Strateginya

Wilayah Pulau Jawa menjadi fokus utama dalam ekspansi ini karena memiliki potensi pasar logistik kereta api yang sangat besar.

Diterbitkan 08 Mei 2025, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sebagai bentuk komitmen memperkuat jaringan dan meningkatkan aksesibilitas pelanggan, KAI Logistik melalui unit bisnis KALOG Express menambah 43 service point baru hingga awal Mei 2025. Langkah strategis ini menyasar wilayah potensial seperti Jawa, Bali, dan Sumatera, guna mendekatkan layanan logistik kepada masyarakat.

Ayi Suryandi, Manager Marketing & Sales Courier KAI Logistik, menyatakan bahwa penambahan titik layanan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

“Hingga awal Mei, kami telah mencapai 86% dari target pembukaan 50 titik layanan baru tahun ini. Ini mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan layanan logistik cepat, efisien, dan mudah diakses,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Fokus Ekspansi di Pulau Jawa dan Wilayah Potensial

Wilayah Pulau Jawa menjadi fokus utama dalam ekspansi ini karena memiliki potensi pasar logistik kereta api yang sangat besar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan bahwa Jawa dan Bali mencatat rata-rata pengiriman paket tertinggi, yaitu 198,3 ribu paket per tahun.

Disusul Sulawesi (154,5 ribu), Sumatera (86,2 ribu), Kalimantan (59,5 ribu), serta Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (23,7 ribu).

Dengan bertambahnya titik layanan, KALOG Express kini telah menjangkau 237 service point di Jawa, Bali, dan Sumatera.

Keberadaan titik-titik ini diharapkan mampu mempercepat distribusi barang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kecepatan serta kualitas layanan pengiriman.

 

Digitalisasi Layanan dan Rencana Ekspansi Lebih Luas

Untuk mendukung ekspansi ini, KAI Logistik juga mengembangkan aplikasi digital KAI Logistik TRAX, yang memungkinkan pelanggan melacak kiriman, mengakses informasi layanan, dan melakukan transaksi secara real-time.

Inovasi digital ini menjadi bagian dari transformasi teknologi perusahaan dalam memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Ke depan, KAI Logistik akan terus melanjutkan roadmap pengembangan layanan ritel, dengan menjajaki peluang ekspansi ke wilayah Sumatera dan luar Jawa.

Langkah ini diharapkan menjadikan KALOG Express sebagai pilihan utama masyarakat dalam layanan logistik yang andal dan mudah dijangkau.

Layani 2.500 Ton Barang selama Angkutan Lebaran 2025

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatat kinerja gemilang dalam layanan angkutan logistik selama periode Angkutan Lebaran 2025.

Melalui layanan Kalog Express, KAI Logistik berhasil mendistribusikan lebih dari 2.500 ton barang selama periode 21 Maret hingga 11 April 2025, meningkat 13% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengiriman logistik selama masa mudik dan balik didominasi oleh paket, sepeda motor, dan hewan peliharaan.

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen menyediakan layanan logistik yang andal, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kinerja ini mencerminkan peran strategis KAI Logistik dalam mendukung kelancaran mobilitas nasional secara efisien dan berkelanjutan," ujarnya, kata dia di Jakarta, Rabu (16/4/2025)

Data Pengiriman Angkutan Lebaran 2025

  • Total barang: 2.500 ton
  • Paket: 94.333 kiriman
  • Sepeda motor: 6.636 unit
  • Hewan peliharaan: 5.492 ekor

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6