Stasiun Karet-BNI City Segera Terhubung Travelator

Mulai 1 September, penumpang Stasiun Karet akan dialihkan ke BNI City selama proses integrasi.

Diterbitkan 01 September 2026, 01:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KAI akan membangun travelator penghubung Stasiun Karet dan BNI City.
  • Integrasi stasiun dimulai 1 September 2026, penumpang Karet dialihkan ke BNI City.
  • Travelator berpendingin udara disiapkan untuk kenyamanan penumpang.

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan pembangunan travelator yang menghubungkan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City, Jakarta. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari integrasi kedua stasiun yang mulai dikerjakan 1 September 2026.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan persiapan pembangunan travelator ditargetkan berlangsung selama 70 hari.

"Mantap pokoknya mantap. (Persiapan pembangunan travelator) 70 hari sejak besok," ujar Bobby di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat selesai sesuai target yang ditetapkan KAI.

"Kalau 70 hari mestinya sudah selesai," ujar Dudy.

Menurut Dudy, integrasi Stasiun Karet dan Stasiun BNI City dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat pengguna transportasi kereta.

"Rencananya mau kita perbaiki nanti untuk supaya masyarakat pengguna bisa menjadi lebih nyaman lagi," katanya.

 

Penumpang Karet Dialihkan ke BNI City

KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter mulai melakukan pekerjaan integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru/BNI City pada 1 September 2026.

Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026. Selama proses berlangsung, layanan naik dan turun penumpang Commuter Line yang sebelumnya dilakukan di Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun BNI City.

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan penataan tersebut dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna karena Stasiun Karet selama ini menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat.

“Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian,” jelas Purnomo.

Penumpang yang sebelumnya menggunakan Stasiun Karet nantinya dapat menuju Stasiun BNI City melalui akses selasar di samping Stasiun Karet.

KAI telah menyiapkan fasilitas gate elektronik, loket, dan hall di sisi barat Stasiun BNI City yang akan terhubung dengan akses dari pintu Karet.

Saat ini terdapat 264 perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan/Cikarang melalui kawasan Stasiun Karet dan Stasiun BNI City. Integrasi tersebut tidak mengubah perjalanan Commuter Line Cikarang, tetapi lokasi naik dan turun penumpang dari Stasiun Karet dipindahkan ke Stasiun BNI City.

Sementara layanan Commuter Line Basoetta di Stasiun BNI City tetap berjalan seperti biasa selama proses pekerjaan integrasi.

 

Travelator Disiapkan Berpendingin Udara

 

Dalam konsep integrasi, area Stasiun Karet akan diarahkan menjadi concourse atau ruang penghubung menuju Stasiun BNI City.

KAI juga menyiapkan travelator yang dilengkapi pendingin udara untuk memudahkan perpindahan penumpang dari kawasan Karet menuju BNI City.

Aktivitas gate-in dan gate-out nantinya dipusatkan di Stasiun BNI City. Sementara kawasan Stasiun Karet tetap digunakan sebagai akses pendukung menuju stasiun tersebut.

Bobby mengatakan seluruh proses integrasi disiapkan dengan memperhatikan aktivitas masyarakat yang selama ini menggunakan Stasiun Karet.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6