Sukses

Duet Menko Luhut dan Airlangga Disebut Efektif Turunkan Covid-19 di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Duet Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dinilai efektif menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagi tugas penanganan Covid-19 kepada 2 menteri. Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ditugaskan menangani di wilayah Jawa-Bali dan Menko Airlangga Hartarto untuk wilayah di luar Jawa-Bali.

Menurut Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia sudah seharusnya penanganan Covid-19 dilakukan berdasarkan pembagian kawasan. Sebab Indonesia merupakan negara kepulauan dan luas.

"Di Papua saja luas wilayahnya 3,5 kali Jawa. Bayangkan kalau ini hanya diurus oleh Pak Airlangga, makanya penanganan harus dilakukan bersama-sama dengan baik," kata dia di Jakarta, Minggu (26/9/2021).

Bahlil mengatakan hasil kerja dua menko tersebut pun dirasa efektif. Buktinya, penyebaran virus varian delta sudah mulai bisa terkendali dengan kasus harian yang sudah turun drastis dibandingkan periode puncak penyebaran.

"Saya pikir hasilnya bisa kita rasakan sekarang. Alhamdulillah urusan pandemi ini perlahan mulai turun sekali . Ini duet yang positif," ungkap Bahlil.

 

2 dari 2 halaman

Tak Bisa Dibebakan ke Satu Orang

Secara khusus Bahlil menilai penanganan pandemi di Jawa-Bali oleh Luhut dilakukan berdasarkan kemampuan dan pengalaman militernya.

Sedangkan di luar Jawa-Bali, Airlangga memiliki kemampuan dalam jaringan untuk melakukan penetrasi ke daerah.

"Jawa-Bali oleh Pak Luhut dengan kemampuan dan pengalamannya. Di luar Jawa-Bali dilakukan Pak Airlangga dengan kemampuan jaringannya untuk melakukan penetrasi dengan daerah," jelas dia.

Dalam penanganan gelombang kedua ini, Bahlil mengatakan koordinasi aktif dilakukan masing-masing pihak. Tak terkecuali dirinya sebagai menteri yang mengurusi masalah investasi.

Kerja sama ini menurutnya harus terus dilakukan oleh berbagai pihak. Tidak hanya di kalangan internal pemerintah tetapi juga dengan pihak-pihak lain, termasuk masyarakat.

Sebab kata dia, penanganan pandemi tidak bisa dibebankan kepada satu orang. Melainkan harus dikerjakan secara bersama.

"Tapi sebaik-baiknya senior kami ini, kalau tidak dibantu sulit juga. Makanyanya kita butuh kerja sama, masalah ini enggak bisa dibebankan kepada satu orang, harus dicicil bersama-sama," kata dia mengakhiri.

 

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com