Sukses

Hingga H-3 Lebaran, ASDP Sudah Angkut 1,2 Juta Penumpang

Liputan6.com, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 517.045 orang memasuki H-3 Lebaran. Angka ini mencapai 67 persen dari total penumpang 772.641 orang pada periode sama tahun lalu

Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN, Ahmad Bambang mengatakan, pemerintah terus mendorong dan memastikan kesiapan infrastruktur dan perbaikan pelayanan di setiap wilayah operasional ASDP agar masyarakat yang menggunakan jasa angkutan laut dapat terlayani dengan baik.

“Kami terus mendorong agar dalam masa liburan panjang ini mulai dari arus mudik Lebaran hingga arus balik, masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ungkap dia dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Selain menyebrangkan 517.045 orang, jumlah kendaraan roda dua tercatat sebanyak 32.322 unit atau sebesar 43,6 persen dari total kendaraan pada periode sama tahun lalu sebanyak 74.138 unit.

Selanjutnya, mobil pribadi sebanyak 52.238 unit atau telah mencapai 65,3 persen dari total 79.962 unit, dan kendaraan roda empat campuran sebanyak 63.067 unit atau 68 persen dari total 92.816 unit.

Dari lintasan Ketapang-Gilimanuk, arus kendaraan dan penumpang juga relatif ramai mengalir. Jika dibandingkan dengan total jumlah pemudik dari Pulau Bali ke Pulau Jawa pada tahun sebelumnya dari H-8 hingga H-1, maka jumlah pemudik yang telah menyeberang dari Bali menuju Jawa mencapai 235.361 orang atau telah mencapai 57 persen dari total penumpang 413.783 orang.

Diikuti kendaraan roda 2 sebanyak 46.966 unit atau baru 53 persen dari total 87.923 unit dan kendaraan R4 atau lebih mencapai 27.943 unit atau mencapai 62 persen dari total 45.366 unit. Secara nasional, hingga H-3 Lebaran, PT ASDP Indonesia Ferry telah menyebrangkan sebanyak 1.278.611 orang penumpang di tujuh lintasan terpantau nasional.

2 dari 2 halaman

Kerahkan 217 Kapal

Sementara jumlah kapal yang beroperasi tercatat sebanyak 217 unit, di mana sebanyak 58 unit beroperasi di Pelabuhan Merak-Bakauheni, 47 unit beroperasi di Gilimanuk dan sisanya 112 unit beroperasi di wilayah lain di Indonesia.

“Puncak arus mudik terjadi pada Selasa tadi malam. Kebijakan pemerintah terkait libur panjang Lebaran 2018 harus diakui telah memberikan kemudahan dalam mengatasi kepadatan lalu lintas. Pelabuhan Merak dan Gilimanuk menjadi konsentrasi utama. ASDP selalu siap dan memastikan penumpang bisa terlayani dengan baik,” ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi.

Selain kebijakan libur panjang Lebaran, Ira menambahkan, penerapan layanan ticketing online dan buffer zone juga menjadi faktor pendorong kelancaran lalu lintas pemudik dan kendaraan di pelabuhan. Perseroan juga menggandeng aparat keamanan dan kepolisian untuk mengatur lalu lintas para pengguna kendaraan roda dua.

“Kepada seluruh manajemen dan karyawan PT ASPD saya tegaskan untuk terus semangat bekerja, memberikan pelayanan terbaik dengan standar dan komitmen yang tinggi. Kami terus mengimbau pengguna jasa Ferry menempuh perjalanan di pagi dan siang hari agar tidak mengalami kepadatan di malam hari. Semoga pemudik dapat menikmati perjalanan yang lancar dan nyaman dan tidak terjebak dalam kemacetan saat puncak arus mudik maupun balik" tegas Ira.

Artikel Selanjutnya
Bikin Ngakak Sekaligus Baper, Ini 10 Kicauan Mudik Warganet di Twitter
Artikel Selanjutnya
Beli Tiket Bus Harus Online, Menteri Perhubungan Segera Buat Aturan