Danantara Bangun 141 Ribu Rusun Subsidi di Meikarta

Danantara akan membangun rumah susun subsidi di lahan hibah Meikarta. Proyek ini menargetkan sekitar 141 ribu hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 22:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melalui unit Danantara Housing akan membangun rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Proyek tersebut ditujukan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan pembangunan rusun tidak hanya mencakup konstruksi, tetapi juga skema pembiayaan agar masyarakat dapat memiliki rumah dengan cicilan yang terjangkau.

"Kita ada nanti Danantara Housing yang akan membangun. Dan juga tentunya kalau pembiayaannya dengan pihak perbankan. Dan ini yang paling penting, kita juga akan menghitung berapa pastinya agar bisa cicilan ini tidak memberatkan dan benar-benar bisa dilakukan oleh masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Rosan di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Menurut Rosan, Danantara telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyusun perencanaan proyek, mulai dari target pembangunan, mekanisme pembiayaan, hingga tahap implementasi agar seluruh proses berjalan sesuai jadwal.

Karena proyek ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, harga unit rusun subsidi juga akan disesuaikan agar tetap terjangkau.

 

Danantara Siapkan Pembiayaan Proyek dan Kredit bagi MBR

Rosan menjelaskan Danantara tidak hanya berperan sebagai pengembang proyek, tetapi juga akan membantu menyiapkan skema pembiayaan, baik untuk pembangunan rusun maupun pembiayaan kepemilikan rumah bagi masyarakat.

"Dan tidak hanya mulai dari segi pembangunan perumahan tersebut, tapi kita pun melakukan pembiayaan, baik pembiayaan untuk proyek itu sendiri (maupun) juga tentunya pembiayaan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, agar bisa mendapatkan akses finansialnya dari pihak perbankan," kata Rosan.

Ia menambahkan, Danantara ingin memastikan seluruh aspek proyek berjalan selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari pembangunan hingga kemudahan akses pembiayaan bagi calon penghuni.

Melalui kerja sama dengan perbankan, pemerintah berharap cicilan rumah dapat disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat sehingga kepemilikan hunian menjadi lebih mudah dijangkau.

 

Target Bangun Sekitar 141 Ribu Hunian

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan pembangunan rusun subsidi akan memanfaatkan lahan hibah dari PT Lippo Cikarang seluas 30 hektare yang tersebar di tiga lokasi di kawasan Meikarta.

Menurut Maruarar, Kementerian PKP berperan sebagai regulator yang menyiapkan kebijakan, sedangkan pembangunan dan pembiayaan proyek dilakukan oleh Danantara.

Ia menyebut proyek tersebut ditargetkan menyediakan sekitar 141 ribu unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Maruarar menilai proyek ini akan menjadi salah satu pengembangan hunian vertikal bersubsidi terbesar di Indonesia. Selain menyediakan rumah yang layak dan terjangkau, lokasinya yang berada di kawasan industri diharapkan memudahkan para pekerja untuk tinggal lebih dekat dengan tempat kerja.

Dengan dukungan lahan hibah, pembiayaan dari Danantara, serta akses kredit melalui perbankan, pemerintah berharap proyek ini dapat memperluas kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung target pembangunan perumahan nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6