Liputan6.com, Jakarta - ‎Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengakui telah mengirimkan surat teguran kepada sejumlah situs e-Commerce terkait penjualan telepon pintar (smartphone) selundupan alias black market (BM). Surat tersebut meminta agar para perusahaan e-Commerce tidak lagi menjual smartphone BM kepada masyarakat.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, surat teguran ini dikeluarkan lantaran Kementerian Perdagangan banyak menemukan penjualan produk smartphone BM di sejumlah situs e-Commerce. Surat ini bukan dalam bentuk edaran, melainkan teguran langsung kepada e-Commerce yang terkait.
Advertisement
"Tidak ada surat edaran, kalau (surat) teguran ada," ujar dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (11/11/2016).
Enggartiasto mengungkapkan, sebenarnya tanpa dikeluarkan surat teguran tersebut, pihak manapun termasuk e-Commerce tidak boleh memperdagangkan barang-barang ilegal. Namun dengan adanya surat teguran ini diharapkan menjadi pembelajaran kepada e-Commerce agar lebih berhati-hati dalam memasang produk yang ditawarkan kepada masyarakat.
"Kalau BM, tanpa adanya surat juga kan dilarang. Ini suatu yang tidak boleh kita lakukan," kata dia.
Enggartiasto menyatakan, ‎e-Commerce yang telah diberikan teguran antara lain Tokopedia dan Lazada. Sementara untuk nilai transaksi dari produk-produk BM ini, dia menyatakan belum tahu karena hal tersebut tidak laporkan oleh pihak e-Commerce.
"Yang ketemu baru Tokopedia saja, kemudian Lazada. Ada beberapa e-Commerce yang melakukan itu sudah ditegur. Untuk nilainya tanya mereka (‎e-Commerce)," tandas dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320374/original/084584100_1786347702-Screenshot_2026-08-10_130418.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307902/original/001690200_1785120590-Pjs_Gubernur_BI_Destry_Destry_Damayanti-27_Juli_2026d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4651321/original/012713000_1700126036-CPO_atau_Sawit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311618/original/009360300_1785412556-Konferensi_Pers_ISF_2026_Kementerian_Perdagangan-30_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288576/original/054426100_1783326234-Gemini_Generated_Image_jr5btijr5btijr5b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521751/original/013226700_1772699286-1000252434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1160966/original/047468400_1457073894-20160304-Gedung-Kemendag-AY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570968/original/076176200_1777554442-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_20.05.52.jpeg)