Jaringan Indosat Pulih Bertahap Akibat Mati Listrik Serentak Sumatera

Jaringan Indosat sempat mengalami gangguan dari pemadaman listrik serentak (blackout) yang melanda sebagian besar sistem kelistrikan di wilayah Sumatera.

Diterbitkan 22 Mei 2026, 23:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyampaikan permohonan maaf resmi kepada seluruh pelanggan di sejumlah wilayah Sumatra yang sempat mengalami gangguan layanan telekomunikasi.

Gangguan tersebut terjadi akibat dampak langsung dari pemadaman listrik serentak (blackout) yang melanda sebagian besar sistem kelistrikan di wilayah Sumatera.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan telekomunikasi yang sempat dialami pelanggan di sebagian wilayah Sumatra akibat pemadaman listrik yang berdampak pada operasional jaringan," kata EVP Head of Circle Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, Jumat (22/5/2026)

Ia menjelaskan, jaringan Indosat saat ini secara bertahap berangsur pulih dan kembali normal di wilayah tersebut.

"Saat ini layanan secara bertahap telah kembali normal. Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses pemulihan berlangsung," ucap Agus memungkaskan.

Layanan XLSmart Juga Terdampak

Selain itu, layanan telekomunikasi XLSmart di sebagian wilayah Sumatera dan sekitarnya juga mengalami gangguan akibat pemadaman listrik (blackout).

Group Head Corporate Communication & Sustainability XLSmart, Reza Mirza, mengonfirmasi bahwa infrastruktur jaringan perusahaan saat ini tengah terdampak secara langsung oleh tidak stabilnya pasokan daya utama dari PLN.

"Kami menyampaikan bahwa kondisi jaringan XLSmart di sejumlah wilayah Sumatera saat ini terdampak akibat gangguan pasokan listrik terkait insiden pemadaman sistem kelistrikan PLN di sebagian wilayah Sumatera," ujar Reza melalui pesan singkat, Jumat (22/5/2026) malam.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas bagi pelanggan, XLSmart mengklaim telah menerjunkan tim teknis ke berbagai titik krusial.

Fokus utama saat ini adalah menjaga agar base transceiver station (BTS) di area-area prioritas tetap mendapatkan pasokan daya cadangan agar layanan komunikasi tidak terputus total.

"Kami bergerak cepat dengan mengaktifkan sistem daya cadangan guna menopang infrastruktur yang kehilangan aliran listrik utama," kata Reza.

Ia menjelaskan, tim lapangan memantau fluktuasi trafik dan mengalihkan beban jaringan ke site yang masih berfungsi normal.

Perusahaan bahkan memaksimalkan daya simpan baterai pada BTS untuk mempertahankan pemancar dalam jangka waktu tertentu. Juga mengerahkan genset portabel ke site atau menara pemancar prioritas yang melayani fasilitas publik dan area padat penduduk.

"Saat ini tim teknis kami di lapangan terus melakukan pemantauan dan optimalisasi jaringan, termasuk mengoperasikan backup power melalui baterai cadangan dan genset di site prioritas," Reza memungkaskan.

PLN Minta Maaf

PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas mati listrik yang terjadi pada sejumlah Unit Induk Wilayah (UIW) di Pulau Sumatera, pada Jumat (22/5/2026) hari ini.

Melalui postingan terbaru pada akun Instagram resmi @pln_123official, PLN mengkonfirmasi adanya kendala kelistrikan yang terjadi di UIW Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.

Semisal di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Dua, Sumatera Selatan yang dilaksanakan pemadaman pada pukul 15.28 WIB.

Selain itu, UP3 Palembang ULP Sungai Lilin juga dilakukan pemadaman pukul 14.21 WIB. Mencakup wilayah Talang Belido, Sungai Gelam, Ladang Panjang, Sukajaya, Mekarjaya, Gurun.

Senada, UP3 Jambi ULP Telanai Pura pun turut melakukan aksi serupa per pukul 14.14 WIB.

Pada kurun waktu lebih awal, sistem kelistrikan UIW Sumatera Utara juga mengkonfirmasi adanya kendala kelistrikan. Seperti di UP3 Pematang Siantar, ULP Tebing Tinggi dengan waktu pemadaman pukul 09.44 WIB.

Lalu, UP3 Lubukpakam ULP Lubukpakam dengan waktu pemadaman pukul 09.00 WIB, UP3 Pematang Siantar ULP Pematang Raya pukul 09.12 WIB, UP3 Nias ULP Nias Barat pukul 09.00 wib, UP3 Padang Sidempuan ULP Gunungtua pukul 08.35 WIB, hingga UP3 Rantau Prapat ULP Aek Nabara pukul 08.06 WIB.

PLN Pusat Turun Gunung

Menindaki adanya aksi pemadaman listrik massal tersebut, PT PLN (Persero) tengah melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumatra.

"Saat ini tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, untuk upaya pemulihan sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi," ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto dalam pesan tertulis kepada Liputan6.com.

Menanggapi aksi tersebut, PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Dengan terus memantau informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123.