Komdigi dan Indosat Luncurkan Aplikasi Sahabat AI, Apa Bedanya dengan Gemini dan ChatGPT?

Komdigi dan Indosat memperkenalkan Sahabat AI, sebuah platform kecerdasan buatan (AI) berbasis aplikasi yang dirancang khusus untuk masyarakat Indonesia.

Diterbitkan 25 Februari 2026, 16:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) resmi memperkenalkan Sahabat AI, sebuah platform kecerdasan buatan (AI) berbasis aplikasi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Inovasi ini menandai langkah strategis dalam membangun ekosistem teknologi yang berdaulat, inklusif, dan berbasis pada nilai-nilai lokal.

Aplikasi Sahabat AI telah tersedia di platform Android dan iOS untuk memudahkan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar dan pelaku usaha hingga instansi publik.

Soal fitur, platform ini hadir dengan kemampuan multi-model dan multi-modal, yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai tugas dalam satu antarmuka, antara lain:

  • Konversi teks ke gambar dan video.
  • Pencarian informasi cerdas.
  • Bantuan pemrograman (coding).
  • Analisis data mendalam secara praktis.

Berbeda dengan platform global lainnya (Gemini dan ChatGPT), Sahabat AI menonjolkan identitas sebagai "Si Paling Indonesia" dengan mengintegrasikan pemahaman mendalam terhadap kekayaan bahasa, budaya, serta konteks sosial masyarakat di tanah air.

Menkomdigi, Meutya Hafid, menegaskan bahwa kehadiran Sahabat AI adalah manifestasi dari kemandirian teknologi nasional. Menurutnya, teknologi tidak boleh menciptakan sekat, melainkan harus membuka akses seluas-luasnya tanpa terhalang perbedaan latar belakang.

"Sahabat AI adalah langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Kita membutuhkan AI yang dibangun dengan bahasa, nilai budaya, dan kepentingan bangsa kita sendiri. Platform ini membuktikan bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan bagi rakyatnya," ujar Meutya Rabu (25/2/2026) di Perpustaan Jakarta.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menggunakan platform ini sebagai bagian dari perjalanan transformasi digital nasional yang memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal.

 

Keamanan dan Etika Berbasis Nilai Lokal

Sahabat AI dilengkapi dengan sistem pengamanan berlapis (guardrails) yang diselaraskan dengan norma sosial dan standar etika di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk menekan persebaran konten negatif dan menjaga ekosistem ruang digital yang sehat dan produktif.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan Sahabat AI merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang inklusif.

"Sahabat-AI hadir bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Kami membangun platform ini dengan keyakinan bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. Dengan sifatnya yang terbuka dan mudah diakses, kami menyediakan fondasi inovasi bagi individu, startup, hingga institusi publik di seluruh penjuru negeri," papar Vikram.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Sahabat AI diharapkan tidak hanya menjadi asisten digital, tetapi juga motor penggerak prioritas nasional dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di masa depan.

 

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)