Pemprov Bali: Waspada Video Hoaks AI Catut Putri Koster

Pemprov Bali meminta masyarakat untuk mewaspadai video hoaks catut Putri Koster.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov Bali memastikan video Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster mengumumkan program undian berhadiah dari BPD Bali adalah hoaks. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan informasi yang diterima di media sosial.

Belakangan marak dibagikan video Putri Koster mengajak mengajak masyarakat mengikuti program undian dalam rangka HUT RI ke-81 berhadiah Rp 2 miliar. Video itu juga disertai tautan pendaftaran untuk mengikuti undian.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Ida Bagus Surja Manuaba menegaskan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar. Pemerintah Provinsi Bali maupun BPD Bali tidak pernah menyelenggarakan ataupun mengumumkan program undian sebagaimana diklaim dalam video yang beredar.

"Setelah kami lakukan analisis, video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Informasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak benar,” ujar Surja Manuaba dilansir akun resmi Pemprov Bali di Facebook.

"Kami minta masyarakat untuk tidak mengklik tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut karena berpotensi disalahgunakan untuk tindakan penipuan maupun pencurian data pribadi," katanya menambahkan.

Surja Manuaba juga mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima dengan mengakses kanal resmi Pemerintah Provinsi Bali maupun BPD Bali.

Menurutnya, kehati-hatian masyarakat dalam menyaring informasi merupakan langkah penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan melindungi masyarakat dari berbagai bentuk penipuan digital.

Pemerintah Provinsi Bali juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan konten serupa yang mengatasnamakan pejabat Pemerintah Provinsi Bali atau instansi pemerintah untuk menawarkan hadiah, investasi, maupun bentuk promosi lainnya yang mencurigakan.

Sumber:

https://www.facebook.com/photo?fbid=1477802967710334&set=a.227256096098367

 

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.