Sukses

Apple Gandeng Hyundai Garap Mobil Listrik Otonomos?

Liputan6.com, Jakarta - Apple dilaporkan akan menandatangani kemitraan dengan Hyundai untuk menggarap menggarap mobil listrik otonomos dalam waktu dekat. Informasi ini diketahui dari laporan koran lokal Korea Selatan, Korea IT News.

Mengutip laporan dari Reuters, Selasa (12/1/2021), kedua perusahaan akan meneken kerja sama ini pada Maret 2021. Sementara proses produksi akan dilakukan pada 2024 di Amerika Serikat.

Laporan ini menyusul pernyataan Hyundai yang sebelumnya menyebut mereka sedang berada dalam tahap awal pembicaraan dengan Apple mengenai mobil listrik otonomos.

Dengan keluarnya pernyataan itu, saham Hyundai pun disebut naik hingga 20 persen.

Namun dari pernyataan terbaru, Hyundai tidak mengonfirmasi hal tersebut. Perusahaan hanya mengatakan pihaknya menerima sejumlah tawaran kerja sama dari beberapa perusahaan untuk menggarap mobil listrik otonomos.

Sementara pihak Apple belum berkomentar mengenai laporan ini. Kendati demikian, baru-baru ini perusahaan asal Amerika Serikat itu memang dilaporkan berencana untuk memproduksi mobil listrik otonomos. 

2 dari 3 halaman

Apple Mulai Produksi Mobil Otonom pada 2024

Menurut laporan sebelumnya, Apple menargetkan akan memproduksi mobil otonom pada 2024.

Dilansir Reuters, Kamis (24/12/2020), menurut sejumlah sumber, Apple akan menggunakan teknologi baterai yang lebih baik miliknya.

Upaya Apple di industri otomotif dikenal dengan nama Project Titan sejak 2014. Perusahaan mulai merancang kendaraannya sendiri sejak awal.

Namun Apple sempat dilaporkan menangguhkan upaya tersebut, kemudian mengalihkan fokus ke software dan menilai kembali tujuannya.

Doug Field yang sebelumnya bekerja di Tesla, kembali ke Apple untuk mengawasi projek tersebut pada 2018. Ia lalu memberhentikan 190 orang dari tim itu pada 2019.

Sejak saat itu, menurut sumber, Apple telah cukup berkembang sehingga kini bertujuan membuat kendaraan untuk konsumen. Target Apple adalah memproduksi kendaraan pribadi untuk pasar massal.

3 dari 3 halaman

Terobosan Baru

Inti dari strategi Apple saat ini adalah desain baterai baru, yang dapat mengurangi biaya baterai dalam jumlah besar, dan meningkatkan jangkauan kendaraan.

Sejauh ini pihak Apple menolak berkomentar tentang recana atau produk terbarunya.

Membuat kendaraan artinya Apple akan menghadapi tantangan di rantai suplai, meskipun perusahaan memiliki modal besar. CEO Tesla, Elon Musk, membutuhkan waktu 17 tahun sebelum akhirnya mendapatkan keuntungan berkelanjutan dari produksi mobil.

"Jika ada satu perusahaan di planet ini yang memiliki sumber daya untuk melakukannya, itu mungkin adalah Apple. Namun pada saat yang sama, ini bukan ponsel," ungkap seseorang dari tim Project Titan.

Belum ada informasi mengenai perusahaan yang akan merakit mobil Apple. Menurut sumber, Apple kemungkinan akan bergantung pada mitra manufaktur untuk memproduksi kendaraan.

Kendati menargetkan produksi mobil otonom pada 2024, ada kemungkinan proses tersebut akan tertunda karena pandemi Covid-19. Hal ini membuat produksinya bisa saja dimulai pada 2025 atau setelahnya

(Dam/Ysl)