Liputan6.com, Jakarta - Batang pohon bekas tebang kerap dianggap sampah dan berakhir teronggok begitu saja di sudut halaman. Padahal, dengan sedikit sentuhan kreativitas, material tersebut bisa disulap menjadi tempat duduk yang fungsional dan estetik. Artikel ini menghadirkan inspirasi tempat duduk dari batang pohon bekas di halaman yang dapat dicoba tanpa perlu biaya besar.
Selain menghemat pengeluaran, pemanfaatan batang pohon bekas juga sejalan dengan konsep ramah lingkungan karena mengurangi limbah kayu yang biasanya dibuang atau dibakar begitu saja. Tekstur kayu yang alami turut memberikan nuansa hangat pada halaman, menciptakan suasana yang lebih dekat dengan alam dibandingkan furnitur pabrikan pada umumnya.
Beragam gaya dapat dipilih, mulai dari tampilan rustic yang polos hingga desain berukir yang lebih artistik. Berikut delapan inspirasi tempat duduk dari batang pohon bekas di halaman agar halaman tampil lebih hidup dan nyaman digunakan, dilansir oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (1/7/2026).
Advertisement
1. Kursi Batang Utuh Tanpa Olahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776343/original/063783300_1782875336-Tree_Stump_Garden_Seat.jpg)
Potongan batang pohon berdiameter besar bisa langsung difungsikan sebagai kursi tanpa memerlukan banyak modifikasi tambahan. Permukaan atas cukup diratakan menggunakan gergaji atau ketam kayu, kemudian dihaluskan dengan amplas agar nyaman saat diduduki dan tidak melukai kulit pengguna, terutama anak-anak yang kerap bermain santai di halaman rumah.
Gaya ini paling cocok diterapkan pada halaman bertema natural atau rustic yang mengedepankan kesan alami tanpa banyak sentuhan finishing. Warna dan corak serat kayu asli dibiarkan tampak jelas sehingga karakter batang pohon tetap menjadi daya tarik utama dari tempat duduk tersebut.
Tinggi ideal kursi batang utuh berkisar antara 40 sampai 45 sentimeter agar nyaman digunakan oleh orang dewasa. Pemilihan batang dengan diameter minimal 35 sentimeter juga disarankan supaya area duduk cukup lebar dan stabil ketika ditempatkan di atas tanah maupun paving halaman.
Advertisement
2. Set Meja dan Kursi dari Potongan Batang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776344/original/069487100_1782875336-1a824e4a-86f7-4828-8546-017fee88db2f.jpg)
Beberapa potongan batang dengan tinggi berbeda dapat disusun membentuk satu set meja dan kursi yang serasi. Potongan dengan tinggi sekitar 40 sentimeter berfungsi sebagai kursi, sementara potongan setinggi 55 hingga 60 sentimeter ditempatkan di tengah sebagai meja utama tempat meletakkan minuman atau camilan saat bersantai bersama keluarga.
Jumlah kursi dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari dua hingga enam potongan batang yang disusun mengelilingi meja utama. Susunan ini cocok ditempatkan di halaman belakang sebagai area santai keluarga atau sudut mengobrol bersama tamu yang berkunjung ke rumah pada akhir pekan.
Agar tampilan lebih rapi, sebaiknya pilih batang pohon dengan diameter yang relatif seragam untuk keseluruhan set. Lapisan pelitur atau minyak kayu dapat ditambahkan pada permukaan meja dan kursi supaya warna kayu terlihat lebih mengkilap dan tahan terhadap perubahan cuaca, khususnya saat musim hujan tiba.
3. Bangku Panjang dari Batang Terbelah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776345/original/075380600_1782875336-2240c915-aa91-4ad5-a2b7-75d556805465.jpg)
Batang pohon berdiameter besar dapat dibelah dua secara memanjang menggunakan gergaji mesin untuk menghasilkan bangku panjang yang lebih lega. Bagian datar hasil belahan menghadap ke atas berfungsi sebagai alas duduk, sedangkan sisi melengkung di bawahnya bertindak sebagai kaki penyangga alami.
Bangku model ini cocok ditempatkan di sepanjang pagar atau dinding halaman karena bentuknya yang memanjang mampu menampung beberapa orang sekaligus. Panjang bangku bisa disesuaikan dengan ukuran batang yang tersedia, mulai dari satu meter hingga lebih dari dua meter, tergantung ketersediaan batang pohon bekas di sekitar rumah.
Proses pembelahan batang sebaiknya dilakukan oleh tukang kayu berpengalaman agar hasil potongan rata dan tidak mudah retak di kemudian hari. Setelah dibelah, kayu perlu dikeringkan terlebih dahulu selama beberapa minggu sebelum dipasang permanen sebagai bangku di halaman rumah agar tidak mudah lapuk.
Advertisement
4. Kursi Berukir dengan Motif Tradisional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776346/original/080751600_1782875336-d054cac3-adc1-41a5-872c-debfc977b834.jpg)
Batang pohon juga bisa diolah menjadi kursi berukir dengan motif tradisional khas daerah tertentu, seperti ukiran Jepara, Bali, atau Toraja. Sentuhan ukiran ini menambah nilai seni sekaligus menjadikan kursi sebagai elemen dekoratif utama yang mencuri perhatian, terutama bagi pemilik rumah bergaya etnik.
Proses pengukiran umumnya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kursi batang polos karena melibatkan detail motif yang rumit. Karena itu, kursi berukir biasanya dibuat oleh pengrajin kayu profesional yang sudah terbiasa mengolah batang pohon menjadi karya seni fungsional bernilai jual tinggi.
Pemilihan jenis kayu juga berpengaruh terhadap hasil akhir ukiran. Kayu jati atau mahoni cenderung lebih mudah diukir dan tahan lama dibandingkan kayu lunak, sehingga detail motif tradisional dapat bertahan lebih lama meski sering terpapar sinar matahari dan hujan di halaman terbuka.
5. Kursi Batang dengan Sandaran Kayu Tambahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776347/original/007678600_1782875338-Rustic_Tree_Stump_Chair.jpg)
Batang pohon pendek dapat ditambahkan sandaran dari papan kayu di bagian belakang agar lebih nyaman digunakan dalam waktu lama. Sandaran ini biasanya dipasang dengan sudut kemiringan sekitar 100 hingga 110 derajat mengikuti postur tubuh saat duduk santai berlama-lama menikmati suasana halaman pada sore hari.
Sandaran dapat dibuat dari papan kayu bekas palet atau sisa material konstruksi agar lebih hemat biaya. Pemasangan sandaran menggunakan baut atau paku beton pada bagian dalam batang supaya kokoh dan tidak mudah goyah meski sering terkena hujan dan panas dalam jangka waktu lama.
Pemilihan tinggi sandaran idealnya sekitar 30 sentimeter dari alas duduk agar punggung tersangga dengan baik tanpa membuat postur terlalu tegak. Model ini cocok untuk area halaman yang sering digunakan membaca buku atau menikmati waktu santai di pagi hari sebelum memulai aktivitas.
Advertisement
6. Kursi Batang Berlapis Bantal Outdoor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776348/original/056058400_1782875339-Tropical_Patio_Stump_Seat.jpg)
Menambahkan bantal duduk berbahan tahan air di atas potongan batang membuat tempat duduk terasa lebih empuk dan nyaman digunakan dalam waktu lama. Bahan bantal seperti kanvas atau polyester dipilih karena tidak mudah menyerap air maupun lembap akibat cuaca di luar ruangan.
Pilihan warna bantal dapat disesuaikan dengan tema taman agar tampilan halaman terlihat lebih hidup dan berwarna. Motif polos maupun bermotif etnik sama-sama bisa digunakan, tergantung selera pemilik rumah dan konsep keseluruhan halaman rumah secara umum.
Bantal sebaiknya dilepas dan disimpan di tempat kering saat tidak digunakan atau ketika cuaca sedang hujan agar tidak cepat rusak. Perawatan rutin seperti mencuci sarung bantal secara berkala juga membantu menjaga kebersihan dan keawetan bantal dalam jangka panjang di halaman rumah.
7. Kursi Melingkar Mengelilingi Pohon atau Api Unggun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776349/original/064774300_1782875339-9e202fa7-24f4-461f-8b29-937662df15db.jpg)
Beberapa potongan batang dapat disusun membentuk lingkaran mengelilingi pohon besar atau area api unggun di tengah halaman. Formasi melingkar ini menciptakan ruang berkumpul yang hangat dan akrab, cocok digunakan untuk berbincang bersama keluarga maupun tamu yang berkunjung ke rumah pada malam hari.
Jumlah potongan batang yang digunakan bisa disesuaikan dengan luas halaman, mulai dari empat hingga delapan kursi mengelilingi titik pusat. Jarak antar kursi sebaiknya diatur agar tidak terlalu berdekatan sehingga suasana tetap nyaman saat digunakan bersama banyak orang sekaligus di satu waktu.
Penempatan area api unggun perlu memperhatikan jarak aman dari kursi kayu maupun tanaman di sekitarnya guna mencegah risiko kebakaran. Penggunaan alas batu atau pasir di bawah titik api juga disarankan agar panas tidak merambat ke permukaan tanah maupun akar pohon.
Advertisement
8. Kursi Batang dengan Sentuhan Cat Warna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776350/original/071407800_1782875339-2fe22a95-b362-46b5-95b9-ba48df85d48f.jpg)
Batang pohon yang dicat dengan warna cerah bisa menjadi titik fokus atau focal point di halaman bergaya minimalis. Warna seperti kuning mustard, biru laut, atau hijau tosca sering dipilih karena mampu menghidupkan suasana halaman yang didominasi warna kayu dan hijau tanaman.
Sebelum dicat, permukaan kayu perlu diamplas terlebih dahulu agar cat menempel merata dan tidak mudah mengelupas seiring waktu. Penggunaan cat berbahan dasar minyak atau cat khusus outdoor juga disarankan karena lebih tahan terhadap paparan sinar matahari dan air hujan sepanjang tahun.
Teknik pengecatan ini juga membantu melindungi kayu dari serangan rayap dan jamur yang biasa muncul akibat kelembapan udara di luar ruangan. Lapisan cat perlu diperbarui setiap satu hingga dua tahun sekali agar warna tetap cerah dan kayu tetap terlindungi dengan baik.
Pertanyaan Seputar Inspirasi Tempat Duduk Dari Batang Pohon Bekas
1. Jenis kayu apa yang paling awet untuk tempat duduk dari batang pohon bekas?
Kayu jati, mahoni, dan merbau termasuk jenis yang paling awet karena memiliki serat rapat dan kandungan minyak alami yang membuatnya tahan terhadap rayap serta perubahan cuaca di luar ruangan.
2. Berapa lama batang pohon perlu dikeringkan sebelum dijadikan kursi?
Batang pohon umumnya perlu dikeringkan selama dua hingga empat minggu di tempat teduh dan bersirkulasi udara baik agar kadar air di dalam kayu berkurang dan kursi tidak mudah retak setelah dipasang.
3. Apakah kursi dari batang pohon bekas aman digunakan dalam jangka panjang?
Kursi tersebut aman digunakan dalam jangka panjang selama melalui proses pengeringan yang tepat serta mendapat lapisan pelindung seperti pernis atau cat khusus outdoor secara berkala.
4. Bagaimana cara mencegah kursi batang pohon cepat lapuk?
Cara mencegahnya meliputi pelapisan dengan cairan anti-rayap, penempatan di area yang tidak selalu lembap, serta pembersihan rutin dari kotoran dan air hujan yang menggenang di permukaan kayu.
5. Apakah tempat duduk dari batang pohon bekas cocok untuk semua gaya halaman?
Tempat duduk ini cukup fleksibel dan bisa disesuaikan dengan berbagai gaya halaman, mulai dari rustic, minimalis, hingga etnik tradisional, tergantung pada finishing dan tambahan aksesori yang digunakan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776342/original/029731500_1782875335-17452513-1f24-42ea-b2e4-d22dfdedd250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776271/original/026101900_1782872931-Inspirasi_Pendopo_Mini_untuk_Rumah_Pedesaan_Gaya_Minimalis_Modern.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8778687/original/015300700_1782876182-d2b898b1-092f-4780-9220-3b017022283a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511262/original/085360700_1771903081-cropped-432a023f-0a92-4ae4-9008-e35c5a0aba97.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776339/original/008410800_1782875296-stainless.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782156/original/023105800_1782878081-fransisca-zagita-uh5D2EWGN_A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782150/original/095901200_1782877989-henrik-l-pSrbsvmIxSU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8780917/original/023323500_1782876946-hl1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516274/original/061657400_1782441714-zH0rwLwOvyVoxWBB1h5IYuzl4gbIf7IgoPziLcbe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776279/original/072600700_1782873059-HL_tanaman.jpg)