Liputan6.com, Jakarta - Menata rumah bukan hanya soal memilih furnitur dan dekorasi yang menarik. Bagi sebagian masyarakat, posisi setiap elemen di dalam hunian juga berkaitan dengan keseimbangan energi. Karena itu, pantangan feng shui rumah masih menjadi pertimbangan ketika seseorang membangun, membeli, maupun menata ulang tempat tinggal.
Beberapa aturan feng shui berkaitan dengan posisi pintu, kamar tidur, tangga, cermin, hingga kondisi lingkungan di sekitar rumah. Masing-masing dipercaya memengaruhi bagaimana qi atau energi mengalir di dalam hunian. Meski berasal dari tradisi dan kepercayaan, aturan tersebut menarik dipahami karena sering diterapkan dalam penataan rumah sehari-hari.
Berikut ini adalah beberapa pantangan feng shui rumah yang perlu kamu ketahui sebelum menata ruanganmu yang dilansir oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (11/8/2026). Memahami aturan-aturan ini dapat membantu pemilik rumah mempertimbangkan kembali tata letak ruangan agar terasa lebih nyaman, teratur, dan seimbang.
Advertisement
1. Pintu Utama Berhadapan Langsung dengan Cermin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321281/original/053582600_1786436194-2f2cb4eb-6546-4d8a-9334-d4dd1d864aac.jpg)
Dalam feng shui, pintu utama dipandang sebagai salah satu jalur penting masuknya qi ke dalam rumah. Cermin yang dipasang tepat berhadapan dengan pintu dipercaya dapat memantulkan kembali energi yang baru masuk. Akibatnya, qi dianggap tidak sempat menyebar dan mengalir ke berbagai bagian hunian.
Karena alasan tersebut, cermin sebaiknya tidak ditempatkan tepat di depan pintu masuk jika mengikuti prinsip feng shui. Cermin dapat dipasang pada dinding di sisi kanan atau kiri area foyer. Selain mengikuti kepercayaan tersebut, penempatan ini juga membuat cermin tetap berfungsi tanpa menciptakan pantulan langsung ketika pintu dibuka.
Advertisement
2. Pintu Utama Langsung Menghadap Kamar Mandi
Kamar mandi menjadi salah satu area yang mendapat perhatian dalam feng shui karena berkaitan dengan air dan saluran pembuangan. Ketika pintu kamar mandi berada tepat di depan pintu utama, qi yang masuk ke rumah dipercaya langsung mengarah ke area pembuangan sebelum menyebar ke ruangan lain.
Posisi tersebut dapat diatasi tanpa renovasi besar. Pintu kamar mandi dapat selalu ditutup dan area masuknya dibuat lebih privat menggunakan partisi ringan. Menempatkan dekorasi atau tanaman di antara kedua pintu juga dapat membantu menciptakan pemisah visual sekaligus membuat area pintu masuk terasa lebih tertata.
3. Pintu Utama Langsung Menghadap Dapur
Dapur memiliki unsur api yang kuat dalam konsep feng shui. Jika dapur terlihat langsung dari pintu utama, posisi tersebut dianggap kurang ideal karena energi yang masuk melalui pintu utama segera berhadapan dengan area memasak. Kondisi ini dipercaya dapat mengganggu keseimbangan elemen dalam hunian.
Pemilik rumah tidak selalu perlu memindahkan dapur untuk mengatasinya. Partisi, rak terbuka, atau elemen dekoratif dapat ditempatkan sebagai pembatas antara pintu utama dan dapur. Penataan semacam ini juga memberikan keuntungan praktis karena area memasak menjadi sedikit lebih tersembunyi dari pandangan ketika seseorang baru memasuki rumah.
Advertisement
4. Pintu Depan dan Pintu Belakang Berada dalam Satu Garis Lurus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321282/original/057267500_1786436194-d01e06d3-11bb-4789-afb7-1e98e5bcd707.jpg)
Pintu depan dan pintu belakang yang berada tepat pada satu garis lurus termasuk posisi yang sering dihindari dalam feng shui. Qi yang masuk melalui pintu depan dipercaya bergerak terlalu cepat menuju pintu belakang dan kemudian keluar kembali, sehingga tidak sempat menyebar secara optimal.
Jika kondisi tersebut sudah terlanjur ada, pemilik rumah dapat menggunakan furnitur atau partisi untuk memecah jalur lurus tersebut. Rak terbuka, tanaman berukuran sedang, atau meja konsol dapat ditempatkan pada posisi yang tepat. Tujuannya bukan menutup akses, melainkan membuat aliran ruang terasa lebih bertahap.
5. Tangga Tepat Berhadapan dengan Pintu Utama
Tangga yang berada tepat di depan pintu utama menjadi salah satu posisi yang kerap dipersoalkan dalam feng shui. Pintu utama dipandang sebagai jalur masuk qi, sedangkan tangga membuat energi tersebut bergerak cepat menuju lantai atas atau bawah. Posisi tersebut dianggap kurang ideal karena alirannya terlalu langsung.
Untuk mengurangi efek tersebut, area tangga dapat dipisahkan secara visual dari pintu utama menggunakan partisi atau furnitur tertentu. Penataan tersebut juga bermanfaat dari sisi desain interior karena menciptakan area transisi antara pintu masuk dan tangga, sehingga rumah terasa lebih teratur dan tidak langsung mengarahkan pandangan ke bagian dalam.
Advertisement
6. Tempat Tidur Berhadapan Langsung dengan Pintu Kamar
Dalam feng shui, posisi tempat tidur menjadi perhatian penting karena kamar tidur merupakan area untuk beristirahat. Tempat tidur yang berada tepat pada jalur pintu kamar dianggap kurang baik. Dalam pembahasan feng shui populer, posisi ini bahkan dikenal sebagai *coffin position* karena menyerupai posisi benda yang dibawa keluar melalui pintu.
Posisi tempat tidur yang lebih disarankan memungkinkan penghuni melihat pintu tanpa berada tepat di depannya. Jika ruang kamar terbatas, tempat tidur dapat digeser sedikit dari garis pintu. Penataan tersebut juga dapat membuat kamar terasa lebih nyaman karena area tidur tidak langsung berada pada jalur keluar-masuk orang.
7. Cermin Menghadap Langsung ke Tempat Tidur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321283/original/062547900_1786436195-Kamar_Tidur_Cermin_Menghadap_Tempat_Tidur.jpg)
Cermin yang menghadap langsung ke tempat tidur merupakan salah satu pantangan feng shui kamar yang paling banyak dikenal. Dalam kepercayaan tersebut, cermin dianggap memiliki kemampuan memantulkan dan mengaktifkan qi sehingga kurang sesuai ditempatkan berhadapan dengan area yang seharusnya tenang untuk beristirahat.
Jika posisi cermin tidak memungkinkan untuk dipindahkan, salah satu pilihan sederhana adalah menutup permukaannya ketika tidur. Cermin juga dapat ditempatkan pada sisi lemari atau dinding yang tidak langsung menghadap tempat tidur. Dengan begitu, fungsi cermin tetap dapat digunakan tanpa menjadi titik pantulan utama dari area tidur.
Advertisement
8. Kepala Tempat Tidur Berada Tepat di Bawah Jendela
Kepala tempat tidur idealnya memiliki dinding solid sebagai penyangga dalam sejumlah prinsip feng shui. Jendela di belakang kepala tempat tidur dianggap kurang memberikan rasa stabil dibandingkan dinding kokoh. Posisi tersebut juga membuat area kepala lebih terbuka terhadap kondisi dari luar rumah.
Selain pertimbangan feng shui, posisi tersebut dapat memengaruhi kenyamanan penghuni. Cahaya pagi, suara kendaraan, angin, atau perubahan suhu dapat lebih mudah terasa ketika tempat tidur berada tepat di bawah jendela. Jika memungkinkan, tempat tidur sebaiknya dipindahkan sehingga bagian kepalanya bersandar pada dinding yang kokoh.
9. Kepala Tempat Tidur Berada Tepat di Bawah Balok
Balok yang berada tepat di atas tempat tidur dipercaya menciptakan tekanan atau energi berat terhadap orang yang berada di bawahnya. Dalam feng shui, kondisi semacam ini kerap dikaitkan dengan *pressing qi*. Karena itu, posisi tidur tepat di bawah balok biasanya disarankan untuk dihindari.
Jika pemindahan tempat tidur memungkinkan, solusi paling sederhana adalah mengubah orientasinya sehingga tubuh tidak berada tepat di bawah balok. Untuk rumah yang memiliki keterbatasan ruang, desain plafon dapat digunakan untuk menyamarkan balok. Penataan tersebut sekaligus dapat membuat langit-langit terlihat lebih rapi.
Advertisement
10. Sudut Tajam Furnitur Mengarah Langsung ke Tempat Tidur atau Area Duduk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321284/original/055365900_1786436196-Indonesian_Family_Room.jpg)
Furnitur dengan sudut tajam yang mengarah langsung kepada penghuni dikenal dalam pembahasan feng shui sebagai salah satu bentuk *sha qi*. Sudut meja, rak, lemari, maupun elemen interior lain yang mengarah ke tempat tidur atau sofa dianggap dapat menciptakan energi yang kurang menguntungkan.
Penanganannya relatif sederhana karena tidak selalu membutuhkan penggantian furnitur. Posisi meja atau lemari dapat diubah agar sudutnya tidak mengarah langsung ke area yang sering digunakan. Furnitur dengan bentuk lebih membulat juga dapat menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang ingin menerapkan prinsip feng shui secara lebih menyeluruh.
11. Rumah Menghadap Langsung ke Jalan yang Lurus
Dalam feng shui, posisi rumah yang berhadapan langsung dengan jalan lurus menuju pintu utama dikenal sebagai *road sha* atau *lu chong*. Aliran kendaraan dan garis jalan yang mengarah langsung ke rumah dipercaya membawa qi yang terlalu cepat dan kuat menuju bangunan.
Kondisi lingkungan seperti ini tentu tidak selalu dapat diubah, terutama pada rumah yang sudah lama ditempati. Jika mengikuti prinsip feng shui, pagar, tanaman, atau elemen lanskap dapat digunakan sebagai pembatas antara jalan dan pintu utama. Elemen tersebut membantu menciptakan transisi sebelum seseorang atau energi memasuki rumah.
Advertisement
12. Rumah Terlalu Gelap, Pengap, dan Berantakan
Kondisi rumah yang gelap, pengap, dan penuh barang juga kerap dianggap kurang baik dalam feng shui. Hunian yang tidak terawat dipercaya membuat aliran qi menjadi tidak lancar. Karena itu, kebersihan, pencahayaan, sirkulasi udara, dan kerapian menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan rumah yang lebih seimbang.
Penerapannya tidak harus selalu berkaitan dengan renovasi. Membuka jendela secara berkala, memaksimalkan cahaya alami, membuang barang yang tidak terpakai, serta menjaga area berjalan tetap lapang sudah dapat memberikan perubahan. Dari sudut pandang kenyamanan, rumah yang bersih dan memiliki sirkulasi baik juga lebih menyenangkan untuk dihuni.
Pertanyaan Seputar Pantangan Feng Shui Rumah
1. Apa saja pantangan feng shui rumah yang paling umum?
Beberapa pantangan yang paling sering dibahas meliputi cermin yang berhadapan dengan pintu utama, pintu utama menghadap kamar mandi atau dapur, tangga menghadap pintu masuk, serta pintu depan dan belakang yang berada dalam satu garis lurus. Posisi tempat tidur dan kondisi rumah juga menjadi perhatian.
2. Apakah cermin di depan pintu menurut feng shui tidak boleh?
Dalam sejumlah aliran feng shui, cermin yang tepat berhadapan dengan pintu utama dianggap kurang baik karena dipercaya memantulkan qi yang masuk. Jika ingin mengikuti prinsip tersebut, cermin dapat dipindahkan ke dinding samping agar tidak menghadap langsung ke pintu.
3. Mengapa tempat tidur tidak boleh menghadap pintu?
Tempat tidur yang berada tepat pada garis lurus dengan pintu dianggap kurang ideal dalam feng shui karena posisinya berada di jalur pergerakan qi. Tempat tidur biasanya disarankan ditempatkan pada posisi yang memungkinkan penghuni melihat pintu tanpa berada tepat di jalurnya.
4. Apakah rumah yang tidak sesuai feng shui pasti membawa sial?
Tidak ada dasar ilmiah yang membuktikan bahwa pelanggaran aturan feng shui secara otomatis menyebabkan kesialan. Feng shui merupakan tradisi dan sistem kepercayaan dengan berbagai aliran. Karena itu, pantangan tersebut sebaiknya dipahami sebagai pedoman penataan menurut kepercayaan, bukan kepastian mengenai nasib penghuni.
5. Bagaimana cara memperbaiki rumah yang memiliki posisi kurang baik menurut feng shui?
Perubahan sederhana dapat dilakukan terlebih dahulu, seperti memindahkan cermin, mengubah posisi tempat tidur, menambahkan partisi, merapikan barang, serta meningkatkan pencahayaan dan ventilasi. Tidak semua kondisi membutuhkan renovasi. Penyesuaian sebaiknya mempertimbangkan kondisi bangunan dan kenyamanan penghuni.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432608/original/039355600_1764817183-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T072013.095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321280/original/049530700_1786436194-spacejoy-9M66C_w_ToM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324838/original/040704000_1786774202-7e251c6e-380f-4d73-8c03-09b0f4426726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4771297/original/057875400_1710328252-pexels-cottonbro-studio-4108712.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324853/original/048265200_1786774400-_aud.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324680/original/061058300_1786760273-Untitled_design__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324817/original/061529000_1786771758-ChatGPT_Image_15_Agu_2026__12.28.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324788/original/076323600_1786769554-68145bea-ece2-4eca-abc4-84eb04693e6f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4895080/original/085408600_1721293587-ilustrasi_cara_membuat_oralit-20220826-021-daniel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324740/original/079631700_1786766538-Gemini_Generated_Image_kervtykervtykerv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324705/original/049073500_1786762538-4abffaba-be45-4c12-89a9-b66ee519ee21.jpg)