Liputan6.com, Jakarta - Kecoa menjadi salah satu serangga yang paling sering membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman, terutama ketika muncul di area dapur yang seharusnya bersih dan bebas dari hama. Selain menjaga kebersihan dan membuang sisa makanan secara rutin, sebagian orang juga mencoba memanfaatkan tanaman beraroma kuat sebagai cara alami untuk membuat lingkungan dapur kurang menarik bagi kecoa. Beberapa tanaman bahkan cukup mudah ditanam dalam pot kecil sehingga tidak membutuhkan banyak ruang.
Penggunaan tanaman aromatik untuk membantu mengurangi keberadaan kecoa tentu lebih menarik bagi orang yang ingin mencoba cara sederhana tanpa langsung bergantung pada bahan kimia. Meski begitu, tanaman bukanlah solusi utama untuk membasmi kecoa, terlebih jika populasinya sudah cukup banyak. Aroma dari tanaman tertentu lebih tepat dipandang sebagai salah satu upaya tambahan untuk membuat area tertentu kurang nyaman bagi kecoa, sembari tetap menjaga kebersihan, mengurangi sumber makanan, dan menutup celah yang dapat menjadi jalan masuk serangga.
Berikut beberapa tanaman yang aromanya tidak disukai kecoa, dirangkum Liputan6 dari berbagai sumber, Selasa (29/9).
Advertisement
1. Daun Mint
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460793/original/049687800_1767316763-Tanaman_Mint_dan_Basil.jpg)
Daun mint dikenal memiliki aroma mentol yang sangat khas dan mudah dikenali, sehingga tanaman ini sering menjadi pilihan untuk ditempatkan di area rumah yang membutuhkan aroma segar. Bagi manusia, wangi mint dapat memberikan kesan bersih dan menyegarkan, sedangkan aroma kuat tersebut juga dapat membantu membuat area tertentu menjadi kurang menarik bagi berbagai jenis serangga, termasuk kecoa.
Tanaman mint relatif mudah ditanam dalam pot sehingga cocok diletakkan di dapur dengan ruang terbatas, misalnya di dekat jendela atau area yang mendapatkan cahaya cukup. Pertumbuhannya juga cukup cepat sehingga pemilik rumah perlu memperhatikan ukuran pot dan memangkasnya secara berkala agar tanaman tetap rapi serta tidak mengganggu aktivitas memasak.
Untuk mendapatkan manfaat aromanya, mint dapat ditempatkan di area yang berpotensi menjadi jalur masuk kecoa, tetapi sebaiknya tidak diletakkan terlalu dekat dengan sumber panas seperti kompor. Tanaman ini tetap perlu dirawat dengan penyiraman yang sesuai dan sirkulasi udara yang baik karena kondisi terlalu lembap justru dapat membuat area dapur menjadi kurang ideal untuk tanaman.
Advertisement
2. Serai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5409233/original/062151000_1762849760-Serai__Lemongrass_.jpg)
Serai merupakan tanaman yang sangat mudah ditemukan di Indonesia dan mempunyai aroma khas yang cukup kuat ketika batangnya diremas atau dipotong. Aroma tersebut berasal dari senyawa aromatik yang terdapat di dalam tanaman, sehingga serai kerap dimanfaatkan bukan hanya sebagai bumbu masakan, tetapi juga sebagai salah satu tanaman yang dapat membantu membuat lingkungan tertentu kurang disukai serangga.
Menanam serai di sekitar dapur memiliki keuntungan tambahan karena batangnya dapat dipanen ketika dibutuhkan untuk memasak berbagai hidangan. Tanaman ini dapat ditanam menggunakan pot berukuran cukup besar dan ditempatkan di dekat pintu atau jendela dapur, terutama pada area yang memungkinkan serangga dari luar masuk ke dalam rumah.
Meskipun demikian, keberadaan tanaman serai tidak berarti kecoa pasti akan menghilang dari dapur karena aroma tanaman bukan metode pembasmian yang bekerja secara langsung terhadap populasi kecoa. Penggunaan serai sebaiknya dilakukan bersamaan dengan kebiasaan membersihkan sisa makanan, mengeringkan area basah, dan memastikan tidak terdapat tempat tersembunyi yang dapat digunakan kecoa untuk berlindung.
3. Kemangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302363/original/035057200_1784542619-Gemini_Generated_Image_twldrntwldrntwld.jpg)
Kemangi mempunyai aroma khas yang cukup kuat dan mudah dikenali, terutama ketika daunnya diremas atau tersentuh. Tanaman ini menarik untuk ditempatkan di dapur karena selain mempunyai aroma yang dapat membantu mengganggu serangga tertentu, kemangi juga dapat dimanfaatkan sebagai lalapan atau pelengkap berbagai masakan sehingga memiliki fungsi ganda bagi penghuni rumah.
Tanaman kemangi dapat ditanam dalam pot kecil maupun wadah tanaman sederhana yang mendapatkan paparan sinar matahari cukup. Penempatannya dapat dilakukan di dekat jendela dapur, tetapi jangan sampai menghalangi sirkulasi udara atau membuat area kerja menjadi sempit, karena dapur tetap membutuhkan ruang yang nyaman untuk aktivitas memasak dan membersihkan peralatan.
Aroma kemangi mungkin membantu membuat lingkungan tertentu menjadi kurang menarik bagi kecoa, tetapi efeknya tidak dapat dianggap sebagai jaminan bahwa kecoa tidak akan masuk ke dalam rumah. Jika kecoa tetap menemukan makanan, air, dan tempat persembunyian, keberadaan satu atau beberapa pot kemangi kemungkinan tidak cukup untuk mengatasi masalah tersebut sehingga kebersihan dapur tetap menjadi faktor penting.
Advertisement
4. Rosemary
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355745/original/075115700_1790141748-2.jpg)
Rosemary merupakan tanaman herbal dengan aroma kuat yang sering digunakan dalam masakan maupun sebagai tanaman hias aromatik. Daunnya memiliki wangi khas yang cukup tajam dan dapat memberikan suasana berbeda pada dapur, sementara aroma tanaman yang intens juga membuat rosemary sering dipertimbangkan sebagai salah satu tanaman yang dapat membantu mengganggu keberadaan beberapa jenis serangga.
Tanaman rosemary lebih cocok ditempatkan di area dapur yang mendapatkan cahaya matahari cukup karena tanaman ini membutuhkan pencahayaan yang baik untuk tumbuh secara optimal. Pot rosemary dapat diletakkan di dekat jendela atau area dengan sirkulasi udara baik, selama posisinya tidak terlalu dekat dengan sumber panas yang dapat membuat tanaman cepat kering atau rusak.
Jika digunakan untuk membantu mengurangi ketertarikan kecoa terhadap area tertentu, rosemary sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang memang memungkinkan aroma tanaman menyebar. Namun, tanaman ini tetap hanya berperan sebagai langkah tambahan dan bukan pengganti perangkap atau metode pengendalian hama ketika kecoa sudah berkembang biak dalam jumlah banyak di dalam rumah.
5. Lavender
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460794/original/087785000_1767316763-Tanaman_Rosemary_dan_Lavender.jpg)
Lavender terkenal dengan aroma khasnya yang sering digunakan dalam produk pewangi, minyak aromaterapi, dan berbagai perlengkapan rumah tangga. Aroma yang kuat tersebut juga membuat lavender kerap dipilih sebagai salah satu tanaman aromatik untuk membantu mengurangi ketertarikan sejumlah serangga terhadap area tertentu, meskipun tingkat efektivitasnya dapat berbeda bergantung pada kondisi lingkungan.
Menempatkan lavender dalam pot di dapur dapat menjadi pilihan apabila area tersebut mempunyai akses terhadap cahaya matahari yang cukup dan sirkulasi udara yang baik. Tanaman ini juga dapat memberikan nilai dekoratif karena bentuk dan warna bunganya membuat dapur terlihat lebih hidup, terutama apabila menggunakan pot kecil yang ditempatkan di dekat jendela.
Lavender tidak sebaiknya dianggap sebagai cara tunggal untuk mengatasi kecoa karena tanaman tersebut tidak menghilangkan sumber makanan maupun tempat persembunyian serangga. Jika dapur memiliki remah makanan, tumpahan minuman manis, tempat sampah terbuka, atau saluran air yang menjadi akses kecoa, masalah tersebut tetap perlu ditangani agar tanaman aromatik dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan yang lebih menyeluruh.
Advertisement
6. Daun Salam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484684/original/012197700_1769481503-Siapkan_Bibit_Unggul_dengan_Stek_Batang.jpg)
Daun salam mempunyai aroma khas yang sudah sangat familiar dalam masakan Indonesia dan biasanya digunakan untuk memberikan aroma pada berbagai hidangan. Karakter aromatik yang kuat membuat daun salam juga sering dikaitkan dengan upaya sederhana untuk membuat beberapa jenis serangga tidak nyaman berada di area tertentu, meskipun penggunaan tanaman ini tidak dapat menggantikan metode pengendalian kecoa yang lebih efektif.
Jika ingin menanamnya sendiri, pohon salam membutuhkan ruang yang lebih besar dibandingkan tanaman seperti mint atau kemangi sehingga lebih cocok ditempatkan di halaman, teras, atau area luar yang berdekatan dengan dapur. Daunnya kemudian dapat dipetik ketika diperlukan untuk memasak, sehingga keberadaan tanaman tetap memberikan manfaat praktis bagi kebutuhan rumah tangga.
Untuk membantu menjaga area dapur tetap kurang menarik bagi kecoa, daun salam dapat menjadi bagian dari strategi berbasis aroma bersama kebersihan lingkungan. Namun, penghuni rumah tetap perlu memastikan makanan tersimpan dalam wadah tertutup, tempat sampah dibersihkan secara rutin, serta tidak terdapat genangan air yang dapat menjadi sumber kelembapan bagi kecoa.
7. Daun Pandan
![[Bintang] Tanaman Apotek Hidup](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/1QBR3Fc2DWJfZsFlUoGOTIMryPQ=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1416098/original/011859700_1479990783-Manfaat_dan_Khasiat_Daun_Pandan.jpg)
Daun pandan dikenal luas karena aromanya yang harum dan sering digunakan untuk memberikan wangi pada nasi, kue, minuman, serta berbagai hidangan tradisional Indonesia. Karakter aromanya yang cukup kuat membuat pandan juga sering digunakan sebagai pilihan tanaman aromatik di rumah, termasuk oleh orang yang ingin membuat area tertentu terasa lebih segar dan kurang menarik bagi serangga.
Tanaman pandan dapat ditanam dalam pot apabila tersedia ruang yang cukup dengan kondisi tanah dan kelembapan yang sesuai. Karena tanaman ini dapat tumbuh cukup lebat, penempatannya perlu diperhatikan agar tidak membuat dapur terasa penuh, sementara lokasi dekat jendela atau area terbuka dapat menjadi pilihan apabila mendapatkan pencahayaan yang memadai.
Pandan tetap tidak dapat dianggap sebagai tanaman pembasmi kecoa karena aromanya tidak secara otomatis menghilangkan sumber masalah. Jika kecoa sudah bersarang di balik lemari, celah dinding, saluran air, atau tempat lembap lainnya, sumber persembunyian tersebut perlu ditemukan dan ditangani agar keberadaan tanaman pandan tidak sekadar menjadi dekorasi tanpa memberikan perubahan berarti terhadap kondisi dapur.
Advertisement
8. Catnip
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324357/original/089712100_1786701195-e0cea6b4-6f62-4fee-94e3-f5e34ed8b40b.jpg)
Catnip merupakan tanaman aromatik yang dikenal karena kandungan nepetalactone di dalamnya, yaitu senyawa yang diketahui memiliki aktivitas sebagai pengusir beberapa jenis serangga. Karakter tersebut membuat catnip menarik untuk dipertimbangkan sebagai salah satu tanaman yang dapat ditempatkan di area tertentu apabila penghuni rumah ingin mencoba pendekatan berbasis tanaman aromatik.
Tanaman catnip dapat ditanam dalam pot dan ditempatkan pada area yang memperoleh pencahayaan cukup, tetapi lokasinya perlu dipilih dengan hati-hati apabila rumah memiliki hewan peliharaan seperti kucing. Catnip dapat memberikan respons tertentu pada sebagian kucing, sehingga tanaman ini sebaiknya tidak ditempatkan sembarangan apabila pemilik rumah tidak ingin kucing mengacak-acak pot atau terlalu sering mendekatinya.
Penggunaan catnip untuk membantu mengurangi kecoa tetap perlu ditempatkan dalam konteks yang realistis karena tanaman bukan solusi tunggal untuk infestasi. Jika jumlah kecoa terus meningkat meskipun sudah menggunakan tanaman aromatik, langkah yang lebih penting adalah mencari sumber makanan, air, dan tempat persembunyian kecoa serta memperbaiki celah atau saluran yang dapat menjadi jalur masuk ke dapur.
Tanaman Mana yang Paling Praktis untuk Dapur?
Dari beberapa pilihan tersebut, mint, serai, dan kemangi termasuk tanaman yang relatif mudah dipertimbangkan untuk dapur karena ukurannya dapat disesuaikan dengan penggunaan pot. Ketiganya juga memiliki manfaat tambahan sebagai bahan masakan atau minuman sehingga tidak hanya berfungsi sebagai tanaman aromatik yang diletakkan untuk membantu mengurangi keberadaan serangga.
Rosemary dan lavender dapat menjadi pilihan apabila dapur memiliki pencahayaan yang baik serta ventilasi memadai, sedangkan daun salam dan pandan membutuhkan pertimbangan ruang yang lebih besar. Catnip juga dapat digunakan sebagai pilihan tanaman aromatik, tetapi keberadaannya perlu diperhatikan apabila rumah dihuni kucing karena tanaman tersebut dapat menarik perhatian hewan tersebut.
Pada akhirnya, tanaman aromatik sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari kebiasaan menjaga dapur agar tetap bersih dan tidak menarik bagi kecoa. Menutup makanan, membersihkan remah, mengeringkan genangan air, mencuci tempat sampah, membersihkan saluran pembuangan, dan menutup celah di sekitar pintu atau dinding tetap menjadi langkah penting karena kecoa dapat bertahan ketika masih menemukan makanan, air, dan tempat berlindung.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Dapur yang Aromanya Tidak Disukai Kecoa
1. Apakah tanaman mint bisa mengusir kecoa?
Aroma mint yang kuat dapat membantu membuat area tertentu kurang menarik bagi kecoa, tetapi tanaman ini tidak dapat dianggap sebagai pembasmi kecoa secara langsung.
2. Apakah serai efektif untuk mengatasi kecoa?
Serai mempunyai aroma kuat yang dapat membantu mengganggu serangga, tetapi penggunaannya sebaiknya menjadi bagian dari upaya pencegahan dan bukan satu-satunya cara mengatasi kecoa.
3. Tanaman apa yang cocok diletakkan di dapur?
Mint, kemangi, dan serai termasuk pilihan praktis karena dapat ditanam dalam pot dan relatif mudah dimanfaatkan dalam kebutuhan rumah tangga.
4. Apakah lavender dapat membunuh kecoa?
Lavender bukan tanaman pembasmi kecoa, tetapi aromanya yang kuat dapat membantu membuat lingkungan tertentu kurang menarik bagi sebagian serangga.
5. Apakah tanaman saja cukup untuk menghilangkan kecoa?
Tidak, karena kecoa tetap dapat bertahan jika menemukan sumber makanan, air, kelembapan, dan tempat persembunyian di dalam rumah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426401/original/044620800_1764304062-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-28T112538.162.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360171/original/015599500_1790593922-Cek_Fakta_-_Sri_Mulyani_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290555/original/019424000_1753145219-1000011471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360387/original/004149700_1790642777-8a984fa6-2157-42ed-948f-19a03e7608df.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336588/original/048843200_1788166989-2b16fa11-1670-4e28-b029-72a189aecfd4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328026/original/073347700_1787133074-Sekat_Roster_dan_Tanaman_untuk_Dapur_Kecil.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545159/original/051884000_1775128207-Daun_Bawang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7666456/original/071189700_1780460359-Desain_Dapur_Kecil_Minimalis_dengan_Kombinasi_Roster_dan_Tanaman_Model_Industrial_Sentuhan_Taman.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6909758/original/022329600_1779680385-Gemini_Generated_Image_yt1wuvyt1wuvyt1w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452941/original/037536600_1766463264-jendela_dapur_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478030/original/086626700_1768888289-Menanam_Serai_di_Polybag__Gemini_AI__5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6204557/original/049952600_1779083399-unnamed__26_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3489688/original/061950800_1624347499-side-view-basket-full-red-onions-wooden-background_141793-5655.jpg)